ADVERTISEMENT
Sabtu, Juni 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Kementerian HAM Serukan Hentikan Kekerasan Bersenjata di Papua

Dalam konflik bersenjata di Kabupaten Lanny Jaya misalnya, ribuan warga sipil terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi massal. Selain itu, dua warga lainnya juga dilaporkan hilang pasca konflik tersebut.

20 November 2025
0
Kementerian HAM Serukan Hentikan Kekerasan Bersenjata di Papua

Munafrizal Manan (foto :Ist/koranpapua.id )

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) kembali menyerukan agar kekerasan bersenjata di seluruh wilayah Papua dihentikan.

Seruan ini disampaikan Munafrizal Manan, Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kementerian HAM dalam keterangan tertulisnya, Rabu 19 November 2025.

ADVERTISEMENT

Desakan untuk hentikan kekerasan senjata ini, setelah timbulnya korban akibat operasi militer yang berlangsung di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Manan menilai, kekerasan bersenjata hanya akan memperburuk situasi yang ada, dan akan menciptakan lingkaran kekerasan yang tidak berkesudahan.

Baca Juga

Polres Mimika Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Empat Lokasi, Konvoi Koordinasi Polisi

Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

“Setiap konflik bersenjata akan selalu membuat masyarakat sipil menjadi korban. Kekerasan bersenjata yang terjadi sering menimbulkan gelombang pengungsi dari kalangan warga sipil tidak bersenjata,” ucap Manan.

Dalam konflik bersenjata di Kabupaten Lanny Jaya misalnya, ribuan warga sipil terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi massal. Selain itu, dua warga lainnya juga dilaporkan hilang pasca konflik tersebut.

Oleh karena itu, Manan menyarankan agar paradigma militeristik yang selama ini digunakan oleh para pihak yang berkonflik untuk segera ditinggalkan.

“Diganti dengan pendekatan dialog dan kemanusiaan sebagai jalan resolusi konflik,” tutur Manan.

Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP), Theo Hesegem mengatakan, operasi di Lanny Jaya dilakukan tanpa peringatan dan terjadi ketika warga sedang bersiap menuju gereja.

“Helikopter menembaki area perkebunan dan pemukiman,” pada 10 November 2025 lalu.

YKKMP mencatat 28 rumah warga rusak berat, 25 di antaranya merupakan honai tradisional.

Sementara itu, seluruh aktivitas sosial mulai dari sekolah, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan ekonomi berhenti total. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Polres Mimika Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Empat Lokasi, Konvoi Koordinasi Polisi

13 Juni 2026
Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

13 Juni 2026
Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari: 120 Peserta Wakili Puncak, Berlomba di Lima Kategori

13 Juni 2026
Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

13 Juni 2026
Cerdaskan Anak-anak Papua, Gubernur Mathius Luncurkan Kartu Pace Mace

Cerdaskan Anak-anak Papua, Gubernur Mathius Luncurkan Kartu Pace Mace

13 Juni 2026
Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Pegaf Rp4,2 Miliar, Kejaksaan Tahab Dua Tersangka

Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Pegaf Rp4,2 Miliar, Kejaksaan Tahab Dua Tersangka

13 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    599 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    883 shares
    Bagikan 353 Tweet 221
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Nekat Daftarkan 11 Sekolah Dasar Fiktif ke Dapodik, Bertahun-tahun Terima Dana Operasional

Nekat Daftarkan 11 Sekolah Dasar Fiktif ke Dapodik, Bertahun-tahun Terima Dana Operasional

Siswa SMP Marsudirini Muntilan Asal Timika-Papua Kunjungi Polsek Ngaglik

Siswa SMP Marsudirini Muntilan Asal Timika-Papua Kunjungi Polsek Ngaglik

Siswa SMP Marsudirini Muntilan Asal Timika-Papua Kunjungi Polsek Ngaglik

Keterbukaan Informasi Pilar Penting Menjaga Stabilitas Sosial dan Sarana Kepercayaan Masyakat kepada Pemerintah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id