ADVERTISEMENT
Sabtu, Juni 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Nekat Daftarkan 11 Sekolah Dasar Fiktif ke Dapodik, Bertahun-tahun Terima Dana Operasional

Meski fiktif, namun 11 sekolah ini justru terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) lengkap dengan nama kepala sekolah, guru, dan siswanya.

20 November 2025
0
Nekat Daftarkan 11 Sekolah Dasar Fiktif ke Dapodik, Bertahun-tahun Terima Dana Operasional

Simson Wandik (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id– Aksi yang dilakukan sejumlah oknum di Kabupaten Tolikara Provinsi Papua Pegunungan, terbilang berani.

Mereka nekat mendaftarkan 11 Sekolah Dasar (SD) berstatus Negeri ‘fiktif’ ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

ADVERTISEMENT

Sebanyak 11 SD fiktif ini diketahui setelah Simson Wandik, Plt Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah distrik di Kabupaten Tolikara, baru-baru ini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kunjungan tersebut, 11 SD Negeri itu tidak ditemukan gedung sekolah, rumah guru termasuk sarana prasarana yang mendukung keberadaan sekolah tersebut.

Baca Juga

Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

Cerdaskan Anak-anak Papua, Gubernur Mathius Luncurkan Kartu Pace Mace

Meski fiktif, namun 11 sekolah ini justru terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) lengkap dengan nama kepala sekolah, guru, dan siswanya.

Dengan terdaftarnya di Dapodik, 11 sekolah ini juga menerima dana operasional selama bertahun-tahun tanpa adanya aktivitas belajar mengajar.

Berikut 11 nama sekolah yang ditemukan fiktif

SD Inpres Yogweme

SD Negeri Wina

SD Inpres Yali

SD Inpres Gelok

SD Negeri Gatini

SD Negeri Tinalome

SD Negeri Abena

SD Inpres Umaga

SD Negeri Pokegi

SD Inpres Arigi

SD Negeri Kagineri.

“Saya melakukan kunjungan ke beberapa distrik dan menemukan ada 11 sekolah negeri fiktif. Sekolah ini tidak ada gedung sekolah, rumah guru, apalagi sarana dan prasarana,” ujar Simson dalam keteranganya, Rabu 19 November 2025.

“Anehnya di Dapodik terdaftar lengkap, baik administrasi hingga operasional berjalan lancar,” pungkasnya.

Dalam kunjungan itu, Simson juga menemukan belasan sekolah dalam kondisi rusak dan harus direnovasi.

“Ada 30 sekolah yang saya datangi. Dari jumlah itu, saya mendapati bahwa 11 sekolah fiktif dan 19 sekolah lainnya rusak parah dan harus diperbaiki agar anak-anak kita di sana bisa sekolah dengan layak,” terangnya.

Akibat sekolah fiktif ini, ratusan anak tidak mendapatkan pendidikan, karena sekolah tersebut tidak ada bangunan sekolah dan tenaga pengajar.

“Dampak dari sekolah fiktif ini, puluhan anak-anak tidak bisa sekolah. Mereka tidak tahu menulis, membaca, menghitung,” jelasnya.

Dengan temuan sekolah fiktif dan rusak, Simson sudah melapor ke Bupati Tolikara dan menyurat ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk membantu proses pembangunan sekolah. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Polres Mimika Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Empat Lokasi, Konvoi Koordinasi Polisi

13 Juni 2026
Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

13 Juni 2026
Ratusan Warga Timika Padati CFD, Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari: 120 Peserta Wakili Puncak, Berlomba di Lima Kategori

13 Juni 2026
Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

13 Juni 2026
Cerdaskan Anak-anak Papua, Gubernur Mathius Luncurkan Kartu Pace Mace

Cerdaskan Anak-anak Papua, Gubernur Mathius Luncurkan Kartu Pace Mace

13 Juni 2026
Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Pegaf Rp4,2 Miliar, Kejaksaan Tahab Dua Tersangka

Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Pegaf Rp4,2 Miliar, Kejaksaan Tahab Dua Tersangka

13 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    599 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    883 shares
    Bagikan 353 Tweet 221
Next Post
Siswa SMP Marsudirini Muntilan Asal Timika-Papua Kunjungi Polsek Ngaglik

Siswa SMP Marsudirini Muntilan Asal Timika-Papua Kunjungi Polsek Ngaglik

Siswa SMP Marsudirini Muntilan Asal Timika-Papua Kunjungi Polsek Ngaglik

Keterbukaan Informasi Pilar Penting Menjaga Stabilitas Sosial dan Sarana Kepercayaan Masyakat kepada Pemerintah

Gallery Foto FKDM Mimika Gelar Aksi Sosial Gerakan Kemanusiaan Donor Darah

Gallery Foto FKDM Mimika Gelar Aksi Sosial Gerakan Kemanusiaan Donor Darah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id