TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika resmi membuka Turnamen Badminton Antar Profesi Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025.
Ajang yang berlangsung pada 16–23 November 2025 di GOR Smash Badminton Arena ini mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” dan diikuti puluhan tenaga kesehatan dari berbagai organisasi profesi.
Sejak laga perdana dimulai, atmosfer GOR langsung pecah oleh riuh sorakan penonton. Para tenaga kesehatan yang hadir sebagai pendukung kompak memberikan dukungan kepada rekan mereka.
Sementara tepuk tangan dan teriakan penyemangat menggema setiap kali terjadi reli panjang atau smash keras dari para pemain. Suasana meriah ini membuat jalannya turnamen semakin hangat dan penuh sportivitas.
Kegiatan dibuka oleh Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Mimika, Martina Siska Magai, yang mengapresiasi antusiasme peserta dari 11 organisasi profesi kesehatan.

“Luar biasa, teman-teman dari 11 organisasi profesi punya inisiatif sendiri untuk merayakan HKN melalui turnamen badminton. Ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga mempererat kebersamaan,” ujarnya.
Martina juga berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya.
“Harapan kami, ke depan semakin banyak agenda yang menjalin tali kasih dan memperkuat solidaritas antarorganisasi profesi kesehatan,” tambahnya.
52 Pasang Atlet Ramaikan Turnamen
Ketua Panitia, Budi Darmawan, menyampaikan bahwa turnamen tahun ini diikuti 52 pasang peserta, terdiri dari 21 pasang ganda putra, 16 pasang ganda putri, dan 15 pasang ganda campuran.
Katanya, turnamen ini memperebutkan total hadiah Rp15 juta, ditambah voucher menginap di Hotel Horison Diana dan Horison Ultima.
“Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antarprofesi kesehatan, mempromosikan hidup sehat, serta menumbuhkan sportivitas. Ini tahun kedua penyelenggaraan dan harapannya bisa terus berlanjut menjadi agenda tahunan,” jelasnya.
Sorakan dari rekan-rekan sesama profesi semakin memeriahkan pertandingan. Beberapa penonton bahkan membawa keluarga mereka untuk memberikan dukungan langsung kepada tim mereka.
11 Organisasi Profesi Terlibat
Sebanyak 11 organisasi profesi kesehatan ikut ambil bagian dalam turnamen ini, yaitu: IDI, PDGI, IAI, PATELKI, PPNI, PAFI, IBI, PERSAGI, PARI, IAKMI, dan HAKLI.
Panitia berharap turnamen ini dapat menjadi momentum memperkuat kolaborasi dan solidaritas antartenaga kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










