ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Tanggapi Situasi Papua Terkini, TPNPB Layangkan Sembilan Tuntutan ke Prabowo dan DPR RI

16 Oktober 2025
0

Sebby Sambom, Juru Bicara TPNPB-OPM.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Presiden Prabowo diminta menghentikan serangan udara menggunakan drone, pesawat tempur Super Tucano asal Brasil dan pesawat Cassa asal Spanyol.

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Indonesia melalui TNI-Polri terus melakukan berbagai cara dan upaya untuk membatasi ruang gerak kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang belakangan terus melakukan aksi teror.

Menghadapi gempuran yang terus dilakukan aparat TNI-Polri, mendorong manajemen Markas Pusat Komando Nasional (Komnas) Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) untuk menyampaikan sembilan tuntutan.

ADVERTISEMENT

Dalam tuntutan yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu, kelompok seperatis meminta untuk mengambil langkah tegas soal status Papua dan penghentian kekerasan di wilayah konflik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mayor Jenderal Teryanus Sato, Kepala Staf Umum TPNPB dalam keterangannya, Rabu 15 Oktober 2025 mengatakan, sembilan tuntutan itu merupakan pernyataan sikap TPNPB dalam menanggapi situasi dan kondisi di Papua saat ini.

Baca Juga

Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

“Menyikapi semua yang terjadi dari tanah Papua, kami akan menyatakan sikap,” kata dia.

Sebby Sambom, Juru bicara TPNPB meneruskan sembilan poin tuntutan yang mereka keluarkan secara resmi, salah satunya yakni terkait dengan status Papua sebagai Daerah Operasi Militer (DOM).

“Presiden dan DPR segera umumkan status Papua, apakah masuk dalam wilayah DOM atau tidak,” ujar Sebby.

Berikut sembilan poin tuntutan TPNPB yang ditujukan ke Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI:

  1. Status Papua

Pemerintah diminta segera mengumumkan status Papua, apakah termasuk dalam wilayah Daerah Operasi Militer (DOM) atau tidak.

  1. Penghentian Serangan Udara

Presiden Prabowo diminta menghentikan serangan udara menggunakan drone, pesawat tempur Super Tucano asal Brasil dan pesawat Cassa asal Spanyol.

Termasuk bom buatan Serbia dan Amerika yang digunakan untuk membombardir permukiman warga dan wilayah pengungsian.

  1. Kepatuhan terhadap Hukum Humaniter Internasional

TPNPB mendesak Prabowo mematuhi hukum perang dalam operasi darat dan udara. Mereka menuding tindakan brutal militer telah menimbulkan banyak korban sipil Papua.

  1. Akses dan Bantuan Kemanusiaan

Lembaga kemanusiaan lokal, nasional, dan internasional diminta turun langsung meninjau kondisi lebih dari 100 ribu pengungsi akibat konflik bersenjata antara TPNPB dan militer Indonesia, serta segera memberikan bantuan kemanusiaan.

  1. Pengembalian Fasilitas Sipil

Militer Indonesia diminta mengembalikan gedung gereja, sekolah, dan rumah warga yang saat ini dijadikan pos militer di berbagai wilayah Papua.

  1. Akses Jurnalis Internasional

TPNPB mendesak pemerintah membuka akses bagi jurnalis internasional agar dapat melaporkan langsung situasi konflik.

“Kami juga mendesak kepada Presiden Prabowo Subianto agar membuka akses masuk bagi jurnalis internasional untuk melaporkan langsung situasi perang di Papua,” ujar Sebby.

  1. Penggunaan Pesawat Sipil

Mereka meminta militer menghentikan penggunaan pesawat sipil untuk pengiriman pasukan maupun logistik perang di wilayah konflik.

  1. Penyelesaian Konflik Bersenjata

TPNPB menuntut pemerintah menyelesaikan konflik bersenjata yang telah berlangsung lebih dari 63 tahun sebelum berbicara mengenai konflik internasional seperti Palestina–Israel atau Ukraina–Rusia.

  1. Penghentian Pelibatan Sipil

Panglima TNI Agus Subiyanto diminta menghentikan pelibatan bantuan Polisi (Banpol) dan Komponen Cadangan (Komcad) dalam misi intelijen di wilayah konflik bersenjata Papua.

“Demikian pernyataan ini secara resmi kami umumkan ke publik untuk dapat menjadi perhatian dan dapat dilaksanakannya. Tuhan Leluhur bangsa Papua memberkati kita semua,” kata Sebby. (*)

Penulis: Jessica Putri

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

13 September 2026
Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

13 September 2026
Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026
Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Dua Mobil Polisi Rusak, Satu Mobil PDAM Dibakar, Tiga Warga Terkena Lemparan Batu

Dua Mobil Polisi Rusak, Satu Mobil PDAM Dibakar, Tiga Warga Terkena Lemparan Batu

Pasca Aksi Saling Serang di Kwamki Narama, Sembilan Warga Dilaporkan Terluka

Pasca Aksi Saling Serang di Kwamki Narama, Sembilan Warga Dilaporkan Terluka

Wakil Gubernur Papua Selatan Terpilih Sebagai Ketua Umum Flobamora Pertama di Tanah Animha

Wakil Gubernur Papua Selatan Terpilih Sebagai Ketua Umum Flobamora Pertama di Tanah Animha

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id