ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Rubrik Kesehatan

Bersama Cegah Campak di Kabupaten Mimika

Lengkapi imunisasi, pakai masker, terapkan PHBS, dan waspadai gejala untuk melindungi anak serta ibu hamil.

22 September 2025
0
Bersama Cegah Campak di Kabupaten Mimika

Grafik kejadian kasus campak tahun 2023 -2025 di Kabupaten Mimika. ( Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Tim Promosi Kesehatan Kabupaten Mimika

Saat ini beberapa Provinsi di Indonesia sedang terjadi peningkatan kasus campak atau measles. Bahkan merengut nyawa sebanyak 20 anak di daerah Madura sejak bulan Februari sampai Agustus 2025.

Di kabupaten Mimika sampai tanggal 18 September terdapat 138 kasus terduga campak, dan tiap hari terus bertambah 5 – 6 kasus baru.

Campak adalah penyakit yang sangat menular, ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan muncul ruam kemerahan di kulit. Penyakit ini mudah sekali menyebar melalui udara ketika penderita batuk atau bersin. Dikatakan mudah menular karena 1 (satu) penderita campak bisa menularkan kepada 17-18 orang yang belum/tidak lengkap imunisasi campak.

Baca Juga

Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

Bahaya Kabut Asap: Anak dan Lansia Perlu Perlindungan Ekstra

Campak berbahaya, terutama bagi anak-anak balita, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah.

Komplikasi yang dapat terjadi antara lain:

  1. Radang paru-paru.
  2. Radang otak
  3. Diare berat
  4. Kematian bila tidak segera ditangani.

Bila seorang ibu hamil terkena campak, risikonya antara lain:

  • Keguguran atau kematian janin dalam kandungan.
  • Persalinan prematur.
  • Bayi lahir dengan berat badan rendah.
  • Kadang-kadang dapat menyebabkan kematian bayi baru lahir.

Karena itu, mari kita cegah campak bersama dengan langkah-langkah berikut:

  1. Pastikan anak-anak mendapatkan imunisasi campak/MR sesuai jadwal:
    • Dosis pertama pada usia 9 bulan.
    • Dosis kedua pada usia 18 bulan.
    • Dosis ketiga pada saat anak masuk kelas 1 SD melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
    • Jika belum mendapatkan imunisasi campak, silahkan menghubungi Puskesmas / posyandu/ kader posyandu di wilayah bapak ibu.
  1. Bila ada gejala ruam merah disertai demam, segera bawa anak atau anggota keluarga ke fasilitas kesehatan.
  2. Hindari kontak langsung dengan penderita campak untuk mencegah penularan.
  3. Terapkan PHBS/ perilaku hidup bersih dan sehat di rumah dan lingkungan sekitarnya terutama Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.
  4. Jangan Lupa pakai MASKER, ingat virus campak menular melalui udara (droplet).
  5. Bagi ibu hamil, penting untuk menjaga kesehatan, menghindari kontak dengan penderita campak, dan memeriksakan kehamilan secara teratur di fasilitas kesehatan.

Dengan menjaga kesehatan dan mengikuti imunisasi, kita melindungi diri sendiri, keluarga, dan seluruh masyarakat dari bahaya campak. Salam Sehat !

 

Sumber :

Data Surveilance Dinas Kesehatan tahun 2025

Kementerian Kesehatan RI. (2025, Agustus 28). Kematian 20 anak jadi ancaman serius: Pemerintah dorong imunisasi massal campak. Kemkes.go.id. https://www.kemkes.go.id (Diakses 19 September 2025)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Buku petunjuk teknis surveilans campak-rubela. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Wabup Mimika Emanuel Kemong Ingatkan ASN Stop Minta Jabatan, Tunjukkan Kinerja

Wabup Mimika Emanuel Kemong Ingatkan ASN Stop Minta Jabatan, Tunjukkan Kinerja

TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati Dua Intelijen di Yahukimo, TNI Sebut Korban Warga Sipil

TPNPB-OPM Klaim Tembak Mati Dua Intelijen di Yahukimo, TNI Sebut Korban Warga Sipil

Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Nabire Kembali Diguncang Gempa Hari Ini, BMKG Sebut Akibat Adanya Aktivitas Sesar Anjak Weyland

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id