ADVERTISEMENT
Selasa, Mei 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Menjelang HUT RI ke-80, Pedagang Bendera di Mimika Keluhkan Sepi Pembeli

“Dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini lebih sepi. Mungkin karena banyak pedagang ditambah bendera pada tahun sebelumnya masih disimpan jadi bisa digunakan tahun ini”.

9 Agustus 2025
0
Menjelang HUT RI ke-80, Pedagang Bendera di Mimika Keluhkan Sepi Pembeli

Rudi, seorang pedagang bendera di Timika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah pedagang Bendera Merah Putih di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengeluhkan penjualan sepi.

Pantauan koranpapua.id pada Sabtu 9 Agustus 2025 menunjukkan, para pedagang bendera berjejer di beberapa titik sepanjang Jalan Cenderawasih.

ADVERTISEMENT

Sebagian dari mereka tampak berusaha menyapa pengendara agar singgah, sementara lainnya duduk menunggu pembeli.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Salah satu pedagang atas nama Rudi, mengaku mulai berjualan sejak 28 Juli 2025. Namun hingga kini, penjualannya masih sepi.

Baca Juga

Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

“Belum ada peningkatan penjualan, mungkin karena banyak yang jualan juga. Bahkan di awal-awal saya jualan tidak ada pembeli sama sekali,” ujarnya.

Rudi mengaku biasanya ia berjualan kacamata keliling, namun beralih menjual bendera karena momen peringatan kemerdekaan.

Barang dagangannya ia dapat dari seorang pemasok dan dijual dengan sistem bagi hasil.

Meski harga bendera tahun ini tidak berbeda dengan tahun lalu, minat beli masyarakat dinilainya menurun.

Rudi menduga persaingan antarpenjual yang cukup tinggi ditambah minimnya niat masyarakat untuk memasang bendera menjadi salah satu penyebab.

“Dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini lebih sepi. Mungkin karena banyak pedagang ditambah bendera pada tahun sebelumnya masih disimpan jadi bisa digunakan tahun ini,” katanya.

Rudi berharap, penjualan bendera bisa meningkat menjelang puncak peringatan 17 Agustus. Ia berpesan kepada sesama pedagang untuk tetap bersabar menghadapi situasi ini.

“Sekarang jualan apapun sepi, jadi sabar saja. Pasti bukan saya saja yang merasakan,” tuturnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

25 Mei 2026
Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

25 Mei 2026
Polisi Dalami Dugaan Pengrusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika, Kapolres: Anggota Terlibat Ditindak Tegas

Polisi Dalami Dugaan Pengrusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika, Kapolres: Anggota Terlibat Ditindak Tegas

25 Mei 2026
Dirjen Bimas Kristen: Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Bawa Pesan Kerukunan dari Tanah Papua

Dirjen Bimas Kristen: Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Bawa Pesan Kerukunan dari Tanah Papua

25 Mei 2026
Uskup Timika Pimpin Perayaan Pentakosta di Fakfak, Suasana Lintas Iman Sangat Terasa

Uskup Timika Pimpin Perayaan Pentakosta di Fakfak, Suasana Lintas Iman Sangat Terasa

25 Mei 2026
Penyelesaian Konflik Papua: KWI Soroti Luka Sosial dan Tolak Pendekatan Keamanan

Penyelesaian Konflik Papua: KWI Soroti Luka Sosial dan Tolak Pendekatan Keamanan

25 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    710 shares
    Bagikan 284 Tweet 178
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Grup 6 Kopassus Bermarkas di Timika, Kolonel Richard Arnold Y. Sangari Jabat Komandan Pertama

Grup 6 Kopassus Bermarkas di Timika, Kolonel Richard Arnold Y. Sangari Jabat Komandan Pertama

10 Juta Bendera Merah Putih Berkibar di Wilayah Provinsi Papua Tengah

10 Juta Bendera Merah Putih Berkibar di Wilayah Provinsi Papua Tengah

Dua Ruko di Jalan Hasanuddin Timika Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

Dua Ruko di Jalan Hasanuddin Timika Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id