ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Dinas Kesehatan Papua Tengah Gerak Cepat Turunkan Tim Investigasi Campak ke Dogiyai

Apabila ditemukan anggota keluarga mengalami demam disertai ruam kemerahan, segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan dini.

18 Juli 2026
0
Dinas Kesehatan Papua Tengah Gerak Cepat Turunkan Tim Investigasi Campak ke Dogiyai

Tim investigasi Dinkes Provinsi Papua Tengah saat melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap anak-anak di Kampung Modio, Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

DOGIYAI, Koranpapua.id- Informasi dugaan ditemukan kasus campak di Kabupaten Dogiyai, langsung direspon cepat Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah.

Langkah cepat itu dilakukan dengan menurunkan tim ivestigasi langsung ke Kampung Modio, Distrik Mapia Tengah, Dogiyai, lokasi yang dilaporkan adanya temuan dugaan campak.

ADVERTISEMENT

Tim investigasi dipimpin Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Papua Tengah, Yohanes Kayame, selanjutnya melakukan penyelidikan epidemiologi dan pendampingan teknis di lokasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam pelaksanaan ivestigasi di lapangan, tim Dinkes Papua Tengah bekerja sama dengan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai.

Baca Juga

Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

Bahas Pemberantasan Korupsi, Kapolda se-Papua Raya dan Ketua KPK RI Bertemu di Jayapura

Adapun tim Dinkes Dogiyai yang juga turun ke lokasi yakni, dr. Nila dan Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Yulita Keiya. Ikut juga tenaga kesehatan Noak Boma, Selpian Pigai, Berta Keiya bersama petugas Puskesmas setempat.

Kolaborasi antardua tim yang juga melibatkan pemerintah kampung dan tokoh masyarakat itu, bertujuan untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar, transparan, dan dapat diterima oleh warga.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Papua Tengah, Yohanes Kayame, S.KM., M.Kes mengatakan pembentukan tim ini adalah wujud komitmen nyata dalam memperkuat sistem kewaspadaan dini.

“Setiap informasi yang masuk ditindaklanjuti dengan penyelidikan berbasis fakta dan data yang akurat, bukan sekadar asumsi, guna mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB),” kata Yohanes Kayame seperti dikutip, Sabtu 18 Juli 2026.

Menurutnya, di lapangan tim melakukan serangkaian langkah teknis meliputi verifikasi dan validasi kasus, penelusuran riwayat penyakit.

Termasuk melakukan pencarian kasus tambahan, pengecekan status imunisasi, hingga pengambilan sampel sesuai pedoman resmi Kementerian Kesehatan.

Dalam kesempatan itu, masyarakat yang dikunjungi juga diberikan pemahaman mengenai tanda gejala campak, pentingnya melengkapi imunisasi dasar, serta cara mencegah penularan di lingkungan sekitar.

Menurutnya, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pelatihan dan penguatan kapasitas bagi petugas kesehatan di tingkat kabupaten dan Puskesmas, agar cepat respon terhadap informasi penyakit menular yang berkembang di masyarakat.

Meski demikian, Yohanes menuturkan dalam pelaksanaannya, tim menghadapi kendala berupa penolakan dari sebagian keluarga terkait proses investigasi pada kasus anak yang meninggal dunia.

Setelah melalui pendekatan yang penuh rasa hormat, persuasif, serta dukungan tokoh masyarakat dan pemerintah kampung, hambatan tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

Tim tetap menjalankan tugas sesuai prosedur tanpa mengabaikan nilai kemanusiaan dan adat istiadat yang berlaku di masyarakat setempat.

Pihaknya mengimbau seluruh masyarakat, terutama warga di sekitar lokasi yang diduga terjadi penyebaran campak, agar tidak panik, namun tetap waspada.

Apabila ditemukan anggota keluarga mengalami demam disertai ruam kemerahan, segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan dini.

“Lengkapi jadwal imunisasi anak-anak kita, karena itu adalah perlindungan paling efektif. Dengan kerja sama seluruh elemen, kita pastikan penanganan berjalan maksimal dan penyakit tidak menyebar lebih luas,” ujar Yohanes. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

Tiga Anggota KKB Yahukimo Tewas Diterjang Peluru Satgas ODC-2026

18 Juli 2026
Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

18 Juli 2026
Bahas Pemberantasan Korupsi, Kapolda se-Papua Raya dan Ketua KPK RI Bertemu di Jayapura

Bahas Pemberantasan Korupsi, Kapolda se-Papua Raya dan Ketua KPK RI Bertemu di Jayapura

18 Juli 2026
Dinas Kesehatan Papua Tengah Gerak Cepat Turunkan Tim Investigasi Campak ke Dogiyai

Dinas Kesehatan Papua Tengah Gerak Cepat Turunkan Tim Investigasi Campak ke Dogiyai

18 Juli 2026
Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Desa Pujer Baru: Langkah Bersama Menuju Masyarakat Sehat

Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Desa Pujer Baru: Langkah Bersama Menuju Masyarakat Sehat

17 Juli 2026
Dihadapkan Penolakan hingga Ancaman Keamanan, BPS Mimika: Pendataan SE 2026 Baru 41 Persen

Dihadapkan Penolakan hingga Ancaman Keamanan, BPS Mimika: Pendataan SE 2026 Baru 41 Persen

17 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    796 shares
    Bagikan 318 Tweet 199
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Amankan Pria 49 Tahun Terduga Pelaku Rudapaksa Anak 12 Tahun di SP4

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    732 shares
    Bagikan 293 Tweet 183
Next Post
Bahas Pemberantasan Korupsi, Kapolda se-Papua Raya dan Ketua KPK RI Bertemu di Jayapura

Bahas Pemberantasan Korupsi, Kapolda se-Papua Raya dan Ketua KPK RI Bertemu di Jayapura

Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id