ADVERTISEMENT
Jumat, Juli 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Dogiyai

Incar Tambang Emas Kapiraya, Kapal Tongkang Angkut Alat Berat Sandar di Muara Wumuka, Lemasko Minta Dihentikan

“Apakah kasus ini harus terjadi lagi, jadi Lemasko sebagai lembaga adat mendesak Pemkab Mimika untuk tampil sebagai pemadam sebelum terjadi konflik yang lebih besar”.

22 Juli 2025
0
Incar Tambang Emas Kapiraya, Kapal Tongkang Angkut Alat Berat Sandar di Muara Wumuka, Lemasko Minta Dihentikan

Terlihat kapal tongkang sedang mengangkut alat berat saat sandar di sungai Kampung Wumuka, Selasa 22 Juli 2025. (foto Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Lokasi tambang emas di Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kini menjadi incaran para investor illegal.

Kampung kecil yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Dogiyai itu, belakangan ini mulai berdatangan orang ‘muka baru’.

ADVERTISEMENT

Mereka mengincar lokasi tambang emas yang selama ini dikelola secara tradisional oleh masyarakat setempat, untuk dirubah pengelolaannya dengan cara yang lebih modern.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Terkait rencana para investor untuk mengumpul gepokan rupiah di wilayah itu, bisa dilihat dari masuknya beberapa kapal tongkang yang saat ini terpakir sementara di sungai Kampung Wumuka.

Baca Juga

Permudah Lacak Arus Masuk dan Keluar Anggaran, KPK Usul Rekening Dana Otsus Papua Dipisah dari APBD

Pemberhentian Pejabat Bawaslu Intan Jaya, DKPP Periksa Sepuluh Penyelenggara Pemilu Papua Tengah

Kapal-kapal tersebut diketahui sedang mengangkut beberapa alat berat yang nantinya akan diturunkan di lokasi tambang emas Kapiraya.

Melihat beroperasinya kapal-kapal tersebut, mendorong para tetua adat dan tokoh masyarakat Kapiraya, melaporkan hal itu ke Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko).

Lemasko yang menjadi payung bagi masyarakat Kamoro di Kabupaten Mimika, akhirnya angkat bicara terkait hal ini.

Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko secara tegas menolak rencana para investor illegal mengeruk Sumber Daya Alam (SDA) berupa emas yang berada di wilayah Kapiraya.

Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Polres Mimika untuk segera mengambil langkah tegas menghentikan para investor illegal yang akan masuk ke tambang emas Kapiraya.

Karena menurutnya, jika ini dibiarkan akan berdampak kerusakan semakin parah pada aliran Sungai Wakia dan mengakibatkan sumber air masyarakat terganggu.

Persoalan lain yang akan muncul akibat pembukaan tambang emas menggunakan alat berat yakni, bisa terjadi konflik antara warga Kapiraya yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Dogiyai.

“Tahun 2024 sekitar bulan Agustus pernah terjadi konflik disana. Sejumlah rumah di Wakia dibakar dan ratusan warga mengungsi”.

“Ini sebagai akibat dari tambang emas, jadi kalau bisa Pemkab Mimika dan Polres Mimika segera mengambil sikap tegas,” kata Marianus kepada koranpapua.id, Selasa 22 Juli 2025 malam.

Dikatakan, konflik antarwarga yang terjadi kala itu dipicu oleh klaim batas wilayah yang menjadi lokasi tambang emas antara warga Mimika dan Dogiyai.

“Apakah kasus ini harus terjadi lagi, jadi Lemasko sebagai lembaga adat mendesak Pemkab Mimika untuk tampil sebagai pemadam sebelum terjadi konflik yang lebih besar,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Mimika Ukir Sejarah, Sabet Juara Umum Perdana MTQ I Papua Tengah

Permudah Lacak Arus Masuk dan Keluar Anggaran, KPK Usul Rekening Dana Otsus Papua Dipisah dari APBD

17 Juli 2026
Pemberhentian Pejabat Bawaslu Intan Jaya, DKPP Periksa Sepuluh Penyelenggara Pemilu Papua Tengah

Pemberhentian Pejabat Bawaslu Intan Jaya, DKPP Periksa Sepuluh Penyelenggara Pemilu Papua Tengah

17 Juli 2026
Lemasko Dorong Kapolres Mimika Gelar Dialog Besar dengan Tokoh Adat dan Kepala Suku

Lemasko Dorong Kapolres Mimika Gelar Dialog Besar dengan Tokoh Adat dan Kepala Suku

17 Juli 2026
Kepkam Nawaripi: Kantor Tidak Layak Pakai, Bangun Gedung Serbaguna untuk Dukung Pelayanan Warga

Kepkam Nawaripi: Kantor Tidak Layak Pakai, Bangun Gedung Serbaguna untuk Dukung Pelayanan Warga

17 Juli 2026
Pengedar 20 Paket Sabu Diciduk saat Menunggu Pembeli di SP2 Timika

Pengedar 20 Paket Sabu Diciduk saat Menunggu Pembeli di SP2 Timika

16 Juli 2026
Akhiri Ketergantungan dari Jawa, Pempus Petakan Peran Papua Jadi Kawasan Penyangga Ketahanan Pangan dan Energi

Akhiri Ketergantungan dari Jawa, Pempus Petakan Peran Papua Jadi Kawasan Penyangga Ketahanan Pangan dan Energi

16 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Amankan Pria 49 Tahun Terduga Pelaku Rudapaksa Anak 12 Tahun di SP4

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    728 shares
    Bagikan 291 Tweet 182
Next Post

Dinkes Mimika Percepat Pembentukan UPTD, Reynold: Mimika Penyumbang 30 Persen Kasus Malaria di Papua

Mayjen Rudi Puruwito: Banyak Warga Sinak Mengungsi Karena Takut Ancaman KKB

Mayjen Rudi Puruwito: Banyak Warga Sinak Mengungsi Karena Takut Ancaman KKB

Program Rumah Layak Huni Rp450 Juta di Mimika Diduga Salah Sasaran, Bupati Siap Lakukan Evaluasi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id