ADVERTISEMENT
Selasa, April 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Dogiyai

Incar Tambang Emas Kapiraya, Kapal Tongkang Angkut Alat Berat Sandar di Muara Wumuka, Lemasko Minta Dihentikan

“Apakah kasus ini harus terjadi lagi, jadi Lemasko sebagai lembaga adat mendesak Pemkab Mimika untuk tampil sebagai pemadam sebelum terjadi konflik yang lebih besar”.

22 Juli 2025
0
Incar Tambang Emas Kapiraya, Kapal Tongkang Angkut Alat Berat Sandar di Muara Wumuka, Lemasko Minta Dihentikan

Terlihat kapal tongkang sedang mengangkut alat berat saat sandar di sungai Kampung Wumuka, Selasa 22 Juli 2025. (foto Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Lokasi tambang emas di Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kini menjadi incaran para investor illegal.

Kampung kecil yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Dogiyai itu, belakangan ini mulai berdatangan orang ‘muka baru’.

ADVERTISEMENT

Mereka mengincar lokasi tambang emas yang selama ini dikelola secara tradisional oleh masyarakat setempat, untuk dirubah pengelolaannya dengan cara yang lebih modern.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Terkait rencana para investor untuk mengumpul gepokan rupiah di wilayah itu, bisa dilihat dari masuknya beberapa kapal tongkang yang saat ini terpakir sementara di sungai Kampung Wumuka.

Baca Juga

Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Bandara Nabire: Dari ATR ke Boeing untuk Konektivitas Papua Tengah

Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

Kapal-kapal tersebut diketahui sedang mengangkut beberapa alat berat yang nantinya akan diturunkan di lokasi tambang emas Kapiraya.

Melihat beroperasinya kapal-kapal tersebut, mendorong para tetua adat dan tokoh masyarakat Kapiraya, melaporkan hal itu ke Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko).

Lemasko yang menjadi payung bagi masyarakat Kamoro di Kabupaten Mimika, akhirnya angkat bicara terkait hal ini.

Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko secara tegas menolak rencana para investor illegal mengeruk Sumber Daya Alam (SDA) berupa emas yang berada di wilayah Kapiraya.

Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Polres Mimika untuk segera mengambil langkah tegas menghentikan para investor illegal yang akan masuk ke tambang emas Kapiraya.

Karena menurutnya, jika ini dibiarkan akan berdampak kerusakan semakin parah pada aliran Sungai Wakia dan mengakibatkan sumber air masyarakat terganggu.

Persoalan lain yang akan muncul akibat pembukaan tambang emas menggunakan alat berat yakni, bisa terjadi konflik antara warga Kapiraya yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Dogiyai.

“Tahun 2024 sekitar bulan Agustus pernah terjadi konflik disana. Sejumlah rumah di Wakia dibakar dan ratusan warga mengungsi”.

“Ini sebagai akibat dari tambang emas, jadi kalau bisa Pemkab Mimika dan Polres Mimika segera mengambil sikap tegas,” kata Marianus kepada koranpapua.id, Selasa 22 Juli 2025 malam.

Dikatakan, konflik antarwarga yang terjadi kala itu dipicu oleh klaim batas wilayah yang menjadi lokasi tambang emas antara warga Mimika dan Dogiyai.

“Apakah kasus ini harus terjadi lagi, jadi Lemasko sebagai lembaga adat mendesak Pemkab Mimika untuk tampil sebagai pemadam sebelum terjadi konflik yang lebih besar,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Bandara Nabire: Dari ATR ke Boeing untuk Konektivitas Papua Tengah

Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Bandara Nabire: Dari ATR ke Boeing untuk Konektivitas Papua Tengah

21 April 2026
Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

Sinergi Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Warga Bahu-Membahu Evakuasi Jenazah

21 April 2026
Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

21 April 2026
Wapres Gibran Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun: Langkah Awal Perkuat Pembangunan Sektor Pendidikan

Wapres Gibran Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Antonius Welerubun: Langkah Awal Perkuat Pembangunan Sektor Pendidikan

21 April 2026
Uskup Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Tegas Menolak Perluasan Perkebunan Sawit dan PSN

Perkuat Misi YPPK, Uskup Timika: Ide Sudah Didiskusikan, Saatnya Bersinergi Nyata

20 April 2026
Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

20 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    598 shares
    Bagikan 239 Tweet 150
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kode Wanita Berjaket Loreng Terekam CCTV Sebelum Gedung RSUD Paniai Terbakar

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post

Dinkes Mimika Percepat Pembentukan UPTD, Reynold: Mimika Penyumbang 30 Persen Kasus Malaria di Papua

Mayjen Rudi Puruwito: Banyak Warga Sinak Mengungsi Karena Takut Ancaman KKB

Mayjen Rudi Puruwito: Banyak Warga Sinak Mengungsi Karena Takut Ancaman KKB

Program Rumah Layak Huni Rp450 Juta di Mimika Diduga Salah Sasaran, Bupati Siap Lakukan Evaluasi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id