ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ada 9 Ribu Pasukan TNI di Papua. Ini Penjelasan Kapuspen TNI

“Bagaimana prioritas pertahanan, kalau kita punya uang, beli kapal, pesawat, masih lima sampai 10 datang tahun. Siapa bisa prediksi tidak ada perang satu sampai tiga tahun yang akan datang”.

16 Juli 2025
0
Bantah Sebby Sambom, Puspen TNI: Tidak Benar Guru dan Nakes yang Diserang di Yahukimo Terafiliasi Militer

Mayjen Kristomei Sianturi, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Mayjen Kristomei Sianturi, Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Kapuspen TNI) menyebutkan, saat ini terdapat 9 ribu pasukan TNI yang berdinas di Papua.

Dengan jumlah yang ada, jika disebarkan di seluruh tanah Papua yang sangat luas maka tidak kelihatan, karena tidak sebanding dengan luas wilayah.

ADVERTISEMENT

“Kalau disebar di Papua seluas itu, gak sebanding jumlahnya. Kalau dilihat di titik-titik di peta itu gak kelihatan,” ujar Kristomei di Subden Mabes TNI, Jalan Medan Merdeka Pusat, Jakarta Pusat, Selasa 15 Juli 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal ini disampaikan Kristomei menjawab kritikan dari Koalisi Masyarakat Sipil terkait pembangunan 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di seluruh Indonesia, termasuk di Papua.

Baca Juga

Polisi di Timika Tangkap Dua Pengedar dan Sita Ratusan Paket Sabu

Hardiknas 2026 di Mimika Jadi Momentum Refleksi, Pendidikan Harus Memanusiakan Manusia

Kristomei menjelaskan bahwa pembangunan Yonif TP salah satunya terfokus di Papua, dikarenakan jika membandingkan luas Papua dan jumlah penempatan pasukan maka sebenarnya hal itu masih belum ideal.

Ia menyampaikan, TNI menganut Sistem Perlindungan Rakyat Semesta (Sishanrata). Oleh karena itu, anggaran pertahanan saat ini difokuskan untuk program ketahanan pangan.

Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi terjadinya perang pada masa yang akan datang.

Dengan jumlah anggaran pertahanan Rp139,2 triliun yang terbilang terbatas, pemerintah memutuskan memprioritaskan memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM).

“Bagaimana prioritas pertahanan, kalau kita punya uang, beli kapal, pesawat, masih lima sampai 10 datang tahun. Siapa bisa prediksi tidak ada perang satu sampai tiga tahun yang akan datang,” katanya.

Kristomei pun menyebut, dengan kondisi dunia yang semakin rawan perang, keputusan untuk membentuk Yonif TP sangat tepat.

Selain bisa bertugas menjaga konservasi, keberadaan mereka juga berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan Nasional agar kebutuhan dalam negeri bisa dipasok sendiri.

“Faktanya Iran serang Israel, Rusia dan Ukraina, India dan Pakistan, India serang Myanmar, paling cepat dilakukan dengan budget terbatas ya pembangunan Batalyon TP,” terangnya.

Mantan Kapendam Jaya tersebut menambahkan, rekrutmen prajurit tahun ini memang diperuntukkan untuk memenuhi struktur Yonif TP.

“Penambahan hanya terjadi di tingkat pembangunan teritorial, ada 100 TP yang dibentuk. Untuk mengawalnya butuh 20 ribu tamtama dan 1.300 bintara,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polisi di Timika Tangkap Dua Pengedar dan Sita Ratusan Paket Sabu

Polisi di Timika Tangkap Dua Pengedar dan Sita Ratusan Paket Sabu

2 Mei 2026
Hardiknas 2026 di Mimika Jadi Momentum Refleksi, Pendidikan Harus Memanusiakan Manusia

Hardiknas 2026 di Mimika Jadi Momentum Refleksi, Pendidikan Harus Memanusiakan Manusia

2 Mei 2026
Gelar Unjuk Rasa di DPRK Mimika, KNPB Desak Hentikan Konflik Bersenjata di Papua

Gelar Unjuk Rasa di DPRK Mimika, KNPB Desak Hentikan Konflik Bersenjata di Papua

1 Mei 2026
Pemprov Papua Tengah Bahas Pengendalian Inflasi, Harga Pangan di Intan Jaya Jadi Sorotan

Pemprov Papua Tengah Bahas Pengendalian Inflasi, Harga Pangan di Intan Jaya Jadi Sorotan

1 Mei 2026
Mengenang Sejarah Integrasi ke NKRI, BMP-RI Papua Tengah Gelar Apel Akbar dan Pawai 1 Mei

Mengenang Sejarah Integrasi ke NKRI, BMP-RI Papua Tengah Gelar Apel Akbar dan Pawai 1 Mei

1 Mei 2026
Ketahuan Lakukan Pelanggaran, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite ke SPBU Sempan Timika

Pertamina Masih Pertahankan Harga BBM Per 1 Mei 2026, Ini Daftar Harganya

1 Mei 2026

POPULER

  • Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    643 shares
    Bagikan 257 Tweet 161
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Dewan Pers dan Kejaksaan RI Teken Nota Kesepahaman

Dewan Pers dan Kejaksaan RI Teken Nota Kesepahaman

Penerbangan Langsung Jakarta–Timika–Nabire Segera Dibuka, Gunakan Pesawat Berbadan Besar

Penerbangan Langsung Jakarta–Timika–Nabire Segera Dibuka, Gunakan Pesawat Berbadan Besar

Layani Antar Pulang Pasien OAP Kurang Mampu, RSUD Mimika Luncurkan Program “Sa Antar Ko”

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id