ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

Yoseph meminta pihak Keuskupan Timika mengambil langkah untuk menyurati Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan teguran kepada Panglima TNI atas tindakan tidak beretika itu.

29 April 2026
0
Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah, Yoseph Temorubun. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Tindakan oknum yang masuk ke halaman gereja hingga ke ruang privat Pastor Paroki Katedral Tiga Raja Timika, dinilai tidak beretika.

Tindakan itu sangat tidak sopan, apalagi dilakukan prajurit jelang kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabumin Raka di Kabupaten Mimika, pada 21 April 2026 lalu.

ADVERTISEMENT

“Kami mengecam keras tindakan oknum prajurit TNI. Itu tindakan yang tidak beretika dan jauh dari kata sopan santun,” tegas Yoseph Temorubun, SH, Direktur YLBH Papua Tengah dalam keterangannya, Rabu 29 April 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Yoseph, informasi yang diterima pihaknya juga menyebutkan bahwa, para oknum TNI tidak saja masuk ke halaman gereja, tetapi masuk sampai ke kamar tidur (tempat istirahat) para pastor.

Baca Juga

Natalius Pigai Desak 10 Persen Saham Freeport Jadi Hak Papua Tengah

500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

“Kamar pastor itu ruang privat, bukan ruang publik. Apalagi masuk tanpa memberitahukan terlebih dahulu ke Satpam,” tegas Yoseph.

Terkait dengan peristiwa ini, Yoseph mendesak agar Presiden Prabowo selaku Panglima Tertinggi TNI untuk segera meminta maaf kepada pihak Keuskupan Timika.

Dikatakan, tindakan oknum TNI bisa ditafsir umat dan masyarakat sebagai bentuk intimidasi nyata kepada para Imam Katolik di Keuskupan Timika.

Padahal, para Imam Katolik sebagai wakil Kristus di dunia, selain menjadi penjaga iman umat, juga adalah gembala yang mengemban tugas menyampaikan pesan-pesan kenabian.

“Aparat keamanan silahkan saja bertamu di Gereja Katedral bila ada keperluan dengan pastor. Tetapi tidak boleh masuk sampai ke ruang privat pastor,” pungkasnya.

Yoseph meminta pihak Keuskupan Timika mengambil langkah untuk menyurati Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memberikan teguran kepada Panglima TNI atas tindakan tidak beretika itu.

“Negara melalui aparat keamanan hadir untuk melindungi masyarakat. Tidak boleh aparat masuk ke wilayah gereja seperti yang terjadi di Katedral Timika”.

“Kejadian ini menunjukkan bahwa negara terang-tetang masuk mencampuri urusan agama,” ujar Yoseph yang juga Praktisi Hukum jebolan Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon.

Ia menegaskan, negara harus membedakan mana Tupoksinya dan mana wilayah kerja agama.

“Lembaga keagamaan buka musuh negara yang harus dijadikan aparat sasaran untuk melakukan tindakan teror atau intimidasi,” sesal Yoseph.

Yoseph mengingatkan bahwa, pimpinan gereja Katolik Keuskupan Timika seperti juga para imam Katolik seluruh dunia, berkewajiban menyampaikan pesan kenabian dan seruan moral atas perilaku buruk dan ketidakadilan negara terhadap umat dan rakyat.

Karena itu, Yoseph menilai kejadian di Gereja Katedral Tiga Raja Timika, menunjukkan negara terkesan bersikap otoriter terhadap para pemimpin gereja.

Dan apabila itu yang terjadi bisa berpotensi memicu protes umat dan warga terhadap perilaku aparat.

“Hasil investigasi YLBH Papua Tengah diperoleh laporan bahwa setiap misa baik hari Minggu maupun misa harian selalu saja ada orang yang tidak dikenal hadir dalam gereja,” katanya.

Bahkan menurut kesaksian dari Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria (THS-THM) Katedral Tiga Raja Timika, ada saja orang tidak dikenal datang ke gereja.

Setiap misa mereka mengambil posisi di tempat yang tersembunyi dan memotret secara diam-diam saat Uskup Timika memimpin ibadah. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Natalius Pigai Desak 10 Persen Saham Freeport Jadi Hak Papua Tengah

25 Agustus 2026
500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

25 Agustus 2026
Karhutla di Papua Tengah Capai 396 Hektare, Kabupaten Nabire Terjadi di Tujuh Distrik

Karhutla di Papua Tengah Capai 396 Hektare, Kabupaten Nabire Terjadi di Tujuh Distrik

25 Agustus 2026
Polisi Sita 288 Liter Miras Lokal dari Penumpang KM Leuser di Pelabuhan Pomako Timika

Polisi Sita 288 Liter Miras Lokal dari Penumpang KM Leuser di Pelabuhan Pomako Timika

25 Agustus 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pengukuran IPM Sampai Tingkat Kampung, Fokus SDM dan Ekonomi Lokal 2026

Realisasi Fisik dan Keuangan di Bawah 40 Persen, Waktu Kejar Target Tinggal Tiga Bulan

25 Agustus 2026
Target 50 Persen Tak Tercapai, Serapan Otsus Mimika Baru 29 Persen, Tahap Kedua Terancam Gagal

Target 50 Persen Tak Tercapai, Serapan Otsus Mimika Baru 29 Persen, Tahap Kedua Terancam Gagal

25 Agustus 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    632 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Kontraktor OAP Palang Kantor BPBJ Mimika, Desak Bupati Turun Tangan

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Polres Mimika Minta Bantuan Brimob

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Distrik Jila Berduka: Satu Warga Tewas, Satu Dilempar ke Jurang, Sembilan Perempuan Dibawa Kelompok Bersenjata

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Perkuat Ketahanan Keluarga, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, dan Rujuk

Perkuat Ketahanan Keluarga, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, dan Rujuk

Dua Warga Sipil Ditembak KKB: Korban Kondisi Sadar, Kini Dirawat di RSUD Dekai

Dua Warga Sipil Ditembak KKB: Korban Kondisi Sadar, Kini Dirawat di RSUD Dekai

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Hadirkan Kebahagiaan untuk Anak-Anak Perbatasan Boven Digoel

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Hadirkan Kebahagiaan untuk Anak-Anak Perbatasan Boven Digoel

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id