ADVERTISEMENT
Minggu, Juni 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Kasus Kaburnya 19 Napi di Lapas Nabire, Polisi Temukan Puluhan Telepon Genggam, Sajam dan Atribut Separatis

Masyarakat Nabire juga diimbau untuk memberikan dukungan dengan melaporkan kepada pihak berwajib, apabila memiliki informasi terkait Napi yang kabur.

4 Juni 2025
0

Aparat temukan sejumlah senjata tajam dan puluhan handphone di dalam Lapas Kelas IIB Nabire. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire, Papua Tengah kembali menjadi pusat perhatian publik menyusul insiden kaburnya 19 Narapidana (Napi) pada 2 Juni 2025.

Kekhawatiran masyarakat kian meningkat setelah aparat kepolisian mengungkap temuan mengejutkan di dalam Lapas tersebut.

ADVERTISEMENT

Dalam operasi gabungan yang digelar setelah insiden pelarian, pihak berwenang menemukan puluhan telepon genggam illegal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Termasuk sejumlah senjata tajam (Sajam), dan atribut yang diduga terkait dengan gerakan separatis serta simbol Bintang Kejora.

Baca Juga

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

Razia ini merupakan respons atas indikasi lemahnya pengawasan di Lapas Nabire serta meningkatnya kekhawatiran publik.

AKBP Samuel D. Tatiratu, Kapolres Nabire, mengungkapkan bahwa razia gabungan melibatkan 235 personel dari Polda Papua Tengah, Polres Nabire, Satuan Brimob Yon C, dan Kodim Nabire.

“Pada saat pelaksanaan, kami menemukan sejumlah barang bukti, antara lain 38 unit ponsel, Sajam berupa pisau, parang, celurit, dan alat-alat besi lainnya, gunting, obeng, serta beberapa noken bercorak Bintang Kejora,” jelas AKBP Tatiratu dalam keterangannya, Rabu 4 Juni 2025.

Dikatakan, 19 Napi yang kabur telah merencanakan pelarian secara matang.

Beberapa diantaranya merupakan Napi kasus kriminal berat, dan puluhan lainnya diduga terlibat dalam jaringan separatisme atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Penegakan Hukum dan Dukungan Masyarakat

Terkait kepemilikan senjata tajam dan atribut terlarang, pihak kepolisian akan melakukan pendalaman untuk mengusut keterkaitannya dengan insiden pelarian para Napi.

“Kami juga melakukan pencarian dan penyisiran hingga ke daerah kilometer 100,” tambah AKBP Tatiratu.

Kapolres menegaskan bahwa upaya penegakan hukum ini tidak dapat dilakukan sendiri. Ia mengharapkan dukungan dan sinergi antara TNI-Polri dan instansi terkait.

Masyarakat Nabire juga diimbau untuk memberikan dukungan dengan melaporkan kepada pihak berwajib, apabila memiliki informasi terkait Napi yang kabur, sesuai dengan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang telah disebarkan.

“Hal ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak mereka dan mempercepat proses penangkapan,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

6 Juni 2026
Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

6 Juni 2026
Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

6 Juni 2026
Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

6 Juni 2026
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

5 Juni 2026
Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

5 Juni 2026

POPULER

  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    846 shares
    Bagikan 338 Tweet 212
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post

Kecelakaan Maut di Timika, Tiga Korban Meninggal Dunia, Sopir Diduga Mabuk

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, DLH Mimika dan Freeport Kolaborasi Perangi Polusi Sampah Plastik

Gallery Foto DLH Mimika dan Freeport Gelar Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id