ADVERTISEMENT
Minggu, April 19, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Kasus Kaburnya 19 Napi di Lapas Nabire, Polisi Temukan Puluhan Telepon Genggam, Sajam dan Atribut Separatis

Masyarakat Nabire juga diimbau untuk memberikan dukungan dengan melaporkan kepada pihak berwajib, apabila memiliki informasi terkait Napi yang kabur.

4 Juni 2025
0

Aparat temukan sejumlah senjata tajam dan puluhan handphone di dalam Lapas Kelas IIB Nabire. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire, Papua Tengah kembali menjadi pusat perhatian publik menyusul insiden kaburnya 19 Narapidana (Napi) pada 2 Juni 2025.

Kekhawatiran masyarakat kian meningkat setelah aparat kepolisian mengungkap temuan mengejutkan di dalam Lapas tersebut.

ADVERTISEMENT

Dalam operasi gabungan yang digelar setelah insiden pelarian, pihak berwenang menemukan puluhan telepon genggam illegal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Termasuk sejumlah senjata tajam (Sajam), dan atribut yang diduga terkait dengan gerakan separatis serta simbol Bintang Kejora.

Baca Juga

Kapolresta Rilis Pengungkapan Terbesar Narkoba di Empat Bulan Pertama 2026, Mencapai 8,3 Kg

Tambang Ilegal di Papua, Bukan Sekadar Isu Hukum, Ini Prespektif Berbeda Mantan Kapolda Papua

Razia ini merupakan respons atas indikasi lemahnya pengawasan di Lapas Nabire serta meningkatnya kekhawatiran publik.

AKBP Samuel D. Tatiratu, Kapolres Nabire, mengungkapkan bahwa razia gabungan melibatkan 235 personel dari Polda Papua Tengah, Polres Nabire, Satuan Brimob Yon C, dan Kodim Nabire.

“Pada saat pelaksanaan, kami menemukan sejumlah barang bukti, antara lain 38 unit ponsel, Sajam berupa pisau, parang, celurit, dan alat-alat besi lainnya, gunting, obeng, serta beberapa noken bercorak Bintang Kejora,” jelas AKBP Tatiratu dalam keterangannya, Rabu 4 Juni 2025.

Dikatakan, 19 Napi yang kabur telah merencanakan pelarian secara matang.

Beberapa diantaranya merupakan Napi kasus kriminal berat, dan puluhan lainnya diduga terlibat dalam jaringan separatisme atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Penegakan Hukum dan Dukungan Masyarakat

Terkait kepemilikan senjata tajam dan atribut terlarang, pihak kepolisian akan melakukan pendalaman untuk mengusut keterkaitannya dengan insiden pelarian para Napi.

“Kami juga melakukan pencarian dan penyisiran hingga ke daerah kilometer 100,” tambah AKBP Tatiratu.

Kapolres menegaskan bahwa upaya penegakan hukum ini tidak dapat dilakukan sendiri. Ia mengharapkan dukungan dan sinergi antara TNI-Polri dan instansi terkait.

Masyarakat Nabire juga diimbau untuk memberikan dukungan dengan melaporkan kepada pihak berwajib, apabila memiliki informasi terkait Napi yang kabur, sesuai dengan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang telah disebarkan.

“Hal ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak mereka dan mempercepat proses penangkapan,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kapolresta Rilis Pengungkapan Terbesar Narkoba di Empat Bulan Pertama 2026, Mencapai 8,3 Kg

Kapolresta Rilis Pengungkapan Terbesar Narkoba di Empat Bulan Pertama 2026, Mencapai 8,3 Kg

18 April 2026
Tambang Ilegal di Papua, Bukan Sekadar Isu Hukum, Ini Prespektif Berbeda Mantan Kapolda Papua

Tambang Ilegal di Papua, Bukan Sekadar Isu Hukum, Ini Prespektif Berbeda Mantan Kapolda Papua

18 April 2026
Polisi Ungkap Pembunuhan Berencana di Mimika, Libatkan Seorang Wanita, Pencetus Konflik di Kwamki Narama

Polisi Ungkap Pembunuhan Berencana di Mimika, Libatkan Seorang Wanita, Pencetus Konflik di Kwamki Narama

18 April 2026
Kajati Papua Resmikan Rumdis Rp1,5 Miliar, Bupati Mimika: Bukan Gratifikasi

Kajati Papua Resmikan Rumdis Rp1,5 Miliar, Bupati Mimika: Bukan Gratifikasi

18 April 2026
Program Bedah Rumah Serentak se-Papua Diluncurkan 27 April 2026, 500 Unit Setiap Kabupaten

Program Bedah Rumah Serentak se-Papua Diluncurkan 27 April 2026, 500 Unit Setiap Kabupaten

18 April 2026
Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

18 April 2026

POPULER

  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post

Kecelakaan Maut di Timika, Tiga Korban Meninggal Dunia, Sopir Diduga Mabuk

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, DLH Mimika dan Freeport Kolaborasi Perangi Polusi Sampah Plastik

Gallery Foto DLH Mimika dan Freeport Gelar Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id