ADVERTISEMENT
Rabu, April 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

TPNPB Instruksikan Tembak Pesawat Sipil yang Mengangkut Senjata ke Wilayah Pedalaman

“Kami berikan peringatan sekali lagi untuk pesawat anda tidak memuat anggota TNI-Polri dan juga kami tidak mengijinkan anda tidak membawa senjata dalam pesawat-pesawat anda”.

2 April 2025
0
TPNPB Instruksikan Tembak Pesawat Sipil yang Mengangkut Senjata ke Wilayah Pedalaman

Sebby Sambom, Juru Bicara TPNPB. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengeluarkan pernyataan tegas yang ditujukan kepada pekerja pendatang, termasuk bupati, gubernur dan pilot asing untuk tidak mengangkut senjata menggunakan pesawat sipil.

TPNPB berjanji akan menembak pesawat yang terbukti membawa senjata. Terkait dengan aksi ini, TPNPB menyatakan siap untuk bertanggungjawab di Pengadilan Kriminal Internasional.

ADVERTISEMENT

Pernyataan keras ini disampaikan Sebby Sambom, Juru Bicara TPNPB dalam video streaming yang diterima koranpapua.id, Rabu 2 April 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam video yang sudah beredar luas di masyarakat itu, Sembby juga mengistruksikan kepada anak buahnya untuk menembak pesawat TNI-Polri termasuk pesawat sipil yang membawa senjata ke tempat-tempat yang masuk dalam wilayah perang.

Baca Juga

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

Peringatan keras Sembby ini dikeluarkan setelah pihak TPNPB mendapatkan video percakapan antara seorang pilot asing dengan Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli yang membahas tentang senjata untuk keperluan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di area konflik bersenjata.

“Saya Sembby Sambom mengeluarkan peringatan keras kepada semua bupati asli Papua, gubernur asli Papua dan pilot-pilot asing dari Eropa, Amerika, Australia dan juga pilot Indonesia dan pilot orang asli Papua yang menerbangkan pesawat ke kampung-kampung di daerah-daerah terpelosok pedalaman dan pegunungan”.

“Kami berikan peringatan sekali lagi untuk pesawat anda tidak memuat anggota TNI-Polri dan juga kami tidak mengijinkan anda tidak membawa senjata dalam pesawat-pesawat anda”.

“Jika itu ketahunan maka kami sudah perintahkan untuk pesawat-pesawat itu ditembak dan resiko akan ditanggung sendiri,” demikian pernyataan Sebby.

Dikatakan peringatan semacam ini selalu disampaikan TPNPB setiap minggu, bulan dan tahun, sebagai bagian untuk menghargai hukum Internasional.

Masih dalam video yang sama, Sebby juga menyampaikan kepada para kepala daerah agar mempunyai hati untuk orang Papua.

“Mulutmu bisa untuk NKRI tapi hati jangan untuk NKRI, karena apapun kita masih hidup akan berjuang terus sampai Papua akan Merdeka,” pungkasnya.

Sembby juga menegaskan kepada Bupati Yahukimo untuk membayar penggunaan beberapa Lapangan Terbang (Lapter), karena menurut Sembby Lapter yang ada di wilayah itu dibangun oleh pihaknya.

“Pos po situ kami yang bangun kami Gereja NRC dari CG Belanda dari Gidi hubungan dengan Australia dari GKI. Kami yang bangun gereja-gereja di wilayah itu. Jadi disitu wilayah pelayanan kami. Katolik tidak ada disana, Katolik hanya ada di Oksibil saja, jadi kita yang buka-buka lapangan itu” jelasnya.

TPNPB juga mengklaim bahwa saat ini pihaknya sudah mencatat semua kelakuan kepala daerah yang tidak berpihak kepada TPNPB.

Catatan tersebut akan dibuka kembali di pengadilan ketika nanti Papua dinyatakan merdeka.

“Perjuangan ini tidak main-main nanti. Kita akan merekam semua tindakan anda (kepala daerah). Setelah papua merdeka kita akan tangkap anda sekalian,” tegasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

28 April 2026
KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

28 April 2026
RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

28 April 2026
Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

28 April 2026
Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

28 April 2026
Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

28 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Warga Bela Alama Gotong Royong Babat Hutan Siapkan Lahan Bangun Sekolah Dasar

Warga Bela Alama Gotong Royong Babat Hutan Siapkan Lahan Bangun Sekolah Dasar

Febriani, Remaja 11 Tahun yang Terseret Ombak Saat Berlibur di Perairan Kekwa Ditemukan Meninggal Dunia

Febriani, Remaja 11 Tahun yang Terseret Ombak Saat Berlibur di Perairan Kekwa Ditemukan Meninggal Dunia

Mendagri Tegaskan ASN dan Kepala Daerah Dilarang Absen pada Hari Pertama Kerja usai Lebaran

Mendagri Tegaskan ASN dan Kepala Daerah Dilarang Absen pada Hari Pertama Kerja usai Lebaran

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id