ADVERTISEMENT
Selasa, September 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

TPNPB Instruksikan Tembak Pesawat Sipil yang Mengangkut Senjata ke Wilayah Pedalaman

“Kami berikan peringatan sekali lagi untuk pesawat anda tidak memuat anggota TNI-Polri dan juga kami tidak mengijinkan anda tidak membawa senjata dalam pesawat-pesawat anda”.

2 April 2025
0
TPNPB Instruksikan Tembak Pesawat Sipil yang Mengangkut Senjata ke Wilayah Pedalaman

Sebby Sambom, Juru Bicara TPNPB. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengeluarkan pernyataan tegas yang ditujukan kepada pekerja pendatang, termasuk bupati, gubernur dan pilot asing untuk tidak mengangkut senjata menggunakan pesawat sipil.

TPNPB berjanji akan menembak pesawat yang terbukti membawa senjata. Terkait dengan aksi ini, TPNPB menyatakan siap untuk bertanggungjawab di Pengadilan Kriminal Internasional.

ADVERTISEMENT

Pernyataan keras ini disampaikan Sebby Sambom, Juru Bicara TPNPB dalam video streaming yang diterima koranpapua.id, Rabu 2 April 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam video yang sudah beredar luas di masyarakat itu, Sembby juga mengistruksikan kepada anak buahnya untuk menembak pesawat TNI-Polri termasuk pesawat sipil yang membawa senjata ke tempat-tempat yang masuk dalam wilayah perang.

Baca Juga

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

Peringatan keras Sembby ini dikeluarkan setelah pihak TPNPB mendapatkan video percakapan antara seorang pilot asing dengan Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli yang membahas tentang senjata untuk keperluan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di area konflik bersenjata.

“Saya Sembby Sambom mengeluarkan peringatan keras kepada semua bupati asli Papua, gubernur asli Papua dan pilot-pilot asing dari Eropa, Amerika, Australia dan juga pilot Indonesia dan pilot orang asli Papua yang menerbangkan pesawat ke kampung-kampung di daerah-daerah terpelosok pedalaman dan pegunungan”.

“Kami berikan peringatan sekali lagi untuk pesawat anda tidak memuat anggota TNI-Polri dan juga kami tidak mengijinkan anda tidak membawa senjata dalam pesawat-pesawat anda”.

“Jika itu ketahunan maka kami sudah perintahkan untuk pesawat-pesawat itu ditembak dan resiko akan ditanggung sendiri,” demikian pernyataan Sebby.

Dikatakan peringatan semacam ini selalu disampaikan TPNPB setiap minggu, bulan dan tahun, sebagai bagian untuk menghargai hukum Internasional.

Masih dalam video yang sama, Sebby juga menyampaikan kepada para kepala daerah agar mempunyai hati untuk orang Papua.

“Mulutmu bisa untuk NKRI tapi hati jangan untuk NKRI, karena apapun kita masih hidup akan berjuang terus sampai Papua akan Merdeka,” pungkasnya.

Sembby juga menegaskan kepada Bupati Yahukimo untuk membayar penggunaan beberapa Lapangan Terbang (Lapter), karena menurut Sembby Lapter yang ada di wilayah itu dibangun oleh pihaknya.

“Pos po situ kami yang bangun kami Gereja NRC dari CG Belanda dari Gidi hubungan dengan Australia dari GKI. Kami yang bangun gereja-gereja di wilayah itu. Jadi disitu wilayah pelayanan kami. Katolik tidak ada disana, Katolik hanya ada di Oksibil saja, jadi kita yang buka-buka lapangan itu” jelasnya.

TPNPB juga mengklaim bahwa saat ini pihaknya sudah mencatat semua kelakuan kepala daerah yang tidak berpihak kepada TPNPB.

Catatan tersebut akan dibuka kembali di pengadilan ketika nanti Papua dinyatakan merdeka.

“Perjuangan ini tidak main-main nanti. Kita akan merekam semua tindakan anda (kepala daerah). Setelah papua merdeka kita akan tangkap anda sekalian,” tegasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

Kabut Asap Selimuti Timika, Anggota DPRK Mariunus Tandiseno Desak Dinkes Bagikan Masker

28 September 2026
233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

233 Liter Sopi Diamankan dari KM Sirimau di Pomako, Diduga untuk Dijual di Timika

28 September 2026
Kejari Mimika Tetapkan Penyedia PT FJP Tersangka Korupsi Gerai Maritim

Kejari Mimika Tetapkan Penyedia PT FJP Tersangka Korupsi Gerai Maritim

28 September 2026
Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

28 September 2026
Delapan Fraksi Setujui APBD-P Mimika Rp6,1 Triliun, Pemkab Diminta Percepat Realisasi

Delapan Fraksi Setujui APBD-P Mimika Rp6,1 Triliun, Pemkab Diminta Percepat Realisasi

28 September 2026
Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

28 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kebakaran Hutan dan Rawa-Rawa Merusak Ekosistem Tanah Papua

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • “Rumah Nyabu” di Timika Digerebek, Polisi Sita Sabu dan Uang Rp4,45 Juta

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Warga Bela Alama Gotong Royong Babat Hutan Siapkan Lahan Bangun Sekolah Dasar

Warga Bela Alama Gotong Royong Babat Hutan Siapkan Lahan Bangun Sekolah Dasar

Febriani, Remaja 11 Tahun yang Terseret Ombak Saat Berlibur di Perairan Kekwa Ditemukan Meninggal Dunia

Febriani, Remaja 11 Tahun yang Terseret Ombak Saat Berlibur di Perairan Kekwa Ditemukan Meninggal Dunia

Mendagri Tegaskan ASN dan Kepala Daerah Dilarang Absen pada Hari Pertama Kerja usai Lebaran

Mendagri Tegaskan ASN dan Kepala Daerah Dilarang Absen pada Hari Pertama Kerja usai Lebaran

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id