ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

BASS Berganti GENTING, Sekretaris DP3AKB Mimika: Cara Penanganan Stunting Satu OPD Satu Anak

"Jadi sistemnya uang 15.000 ini diberikan kepada kader untuk belanja. Setelah masak serahkan kepada anak tersebut untuk makan siang. Makanan yang dimasak didampingi ahli gizi Puskesmas setempat”.

17 Maret 2025
0
BASS Berganti GENTING, Sekretaris DP3AKB Mimika: Cara Penanganan Stunting Satu OPD Satu Anak

Supia Narawena, Sekretaris DP3AKB Mimika. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Program Bapak Asuh Anak Stunting (BASS) yang diturunkan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, kini berubah nama menjadi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

GENTING merupakan salah satu gerakan gotong royong masyarakat dalam mewujudkan generasi sehat, cerdas, kuat dan tidak stunting, sebagai upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia.

Priska Kuum, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Mimika melalui Supia Narawena, Sekretaris DP3AKB menjelaskan, dengan berganti nama dari BAAS menjadi GENTING, maka penanganan cara penurunan stunting juga berubah.

Dijelaskan, sebelumnya penanganan stunting dilakukan dengan langsung membagi bahan pangan berupa susu, telur atau kacang hijau kepada keluarga yang anaknya stunting.

Baca Juga

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Karena cara itu dianggap kurang tepat sasaran, maka melalui program GENTING, salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diberikan tanggung jawab menolong satu anak stunting, dengan memberikan makan siang.

Makanan siang yang sudah dimasak para kader dengan harga Rp15 ribu per porsi itu, diberikan selama 30 hari.

Untuk sumber dananya berasal dari masing-masing OPD berdasarkan kebijakan pimpinan.

“Kalau berikan susu harus yang standar sesuai rekomendasi Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika,” kata Supia kepada koranpapua.id, belum lama ini.

Dijelaskan, alasan pengalihan BASS ke GENTING, karena selama ini telur, susu atau kacang hijau yang diberikan pemerintah dinilai kurang tepat sasaran.

Pasalnya, bantuan tersebut setelah dimasak atau susunya diputar malah dikonsumsi oleh semua anggota keluarga.

Kondisi ini mengakibatkan setelah bantuan makanan bergizi dipakai habis, berat badan anak yang stunting tidak mengalami peningkatan.

“Jadi sistemnya uang 15.000 ini diberikan kepada kader untuk belanja. Setelah masak serahkan kepada anak tersebut untuk makan siang. Makanan yang dimasak didampingi ahli gizi Puskesmas setempat,” jelas Supia.

Pemberian makanan bergizi dalam program GENTING, selain oleh pemerintah daerah, para pengusaha dapat berpartisipasi menjadi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Supia mengakui pada tahun 2024 pihaknya telah melaksanakan pelantikan Bapak Asuh Anak Stunting, dimana didalamnya termasuk PT Freeport Indonesia.

“Tahun ini meskipun masih tahap sosialisasi, kalau sudah ada dananya tetap lanjutkan bapak asuh anak stunting. Intinya sebelumnya dalam bentuk bantuan Bama, sekarang kita ganti dengan siapkan makanan siap santap,” pungkasnya.

Dikatakan, tahun 2024, Dinas Sosial membagikan telur ayam dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan membagikan DOC ayam broiler untuk masyarakat.

Dalam pembagian ini didampingi oleh Priska Kuum, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Mimika.

Ia berharap dengan adanya program ini dapat memperbaiki gizi anak-anak yang mengalami stunting agar tumbuh sehat dan cerdas. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Musrenbang Otsus 2026, Pj Sekda Mimika Ingatkan OPD Harus Mampu Jawab Kebutuhan Masyarakat OAP

Musrenbang Otsus 2026, Pj Sekda Mimika Ingatkan OPD Harus Mampu Jawab Kebutuhan Masyarakat OAP

Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako Amankan 153 Liter Sopi dari Penumpang KM Sirimau

Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako Amankan 153 Liter Sopi dari Penumpang KM Sirimau

Buat Keributan WNA Asal Mesir Ditangkap, Saat Diperiksa Ternyata Miliki Ganja 23,52 Gram

Buat Keributan WNA Asal Mesir Ditangkap, Saat Diperiksa Ternyata Miliki Ganja 23,52 Gram

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id