ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Peluru KKB Kembali Menewaskan Dua Tukang Ojek di Puncak, Berikut Identitas Korban

Jenazah korban belum dievakuasi, dikarenakan akses jalan yang tidak memungkinkan, akibat dari putusnya jembatan penghubung antara Distrik Sinak dan Distrik Mageabume.

22 November 2024
0
Peluru KKB Kembali Menewaskan Dua Tukang Ojek di Puncak, Berikut Identitas Korban

Dua warga sipil yang dilaporkan ditembak KKB di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi teror dengan melakukan penembakan di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.

Kali ini peluru yang ditembakan KKB menewaskan Imran dan Asrun Eko Putra, warga sipil yang berprofesi sebagai tukang ojek di wilayah itu.

ADVERTISEMENT

Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz-2024 dalam siaran pers, Jumat 22 November 2024 membenarkan penembakan tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Dapat kami sampaikan bahwa, telah terjadi pembunuhan terhadap dua warga sipil yang merupakan tukang ojek, di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Kamis 21 November 2024.

Baca Juga

Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

Penembakan yang dilakukan KKB itu terjadi sekitar pukul 13:00 WIT.

Sementara itu, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024 menjelaskan, saat kejadian, ada saksi berinisial TT yang melihat pembunuhan itu.

Menurut saksi, setelah ditembak, kedua warga sipil itu kemudian dibacok menggunakan parang. Saksi kemudian menuju ke Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.

Setibanya di Sinak, saksi TT langsung menceritakan kejadian tersebut kepada saksi P dan kemudian sekira pukul 16.30 WIT, saksi P melaporkan informasi kejadian tersebut ke Mapolsek Sinak.

Bayu menambahkan, jenazah korban belum dievakuasi, dikarenakan akses jalan yang tidak memungkinkan, akibat dari putusnya jembatan penghubung antara Distrik Sinak dan Distrik Mageabume.

Sesuai rencana proses evakuasi akan dilakukan pada hari ini jumat 22 November 2024.

“Hingga saat ini tim kami dari Satgas Ops Damai Catenz-2024 wilayah Puncak telah meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi adanya aksi susulan dan telah melakukan upaya-upaya kepolisian untuk mengejar para pelaku,” tutupnya.

Berikut identitas kedua korban.

  1. Imran, tempat tanggal lahir di Gowa, pada 02 Februari 2001, berjenis kelamin laki-laki, agama Islam.
    Alamat sesuai KTP yaitu, Botokappong, RT.002.RW.002 Kampung Tinggimae, Distrik Barombong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.
  2. Asrun Eko Putra, tempat tanggal lahir di Bawakung, 20 Desember 2000, berjenis kelamin laki-laki dan beragama islam.
    Berstatus kawin dan beralamat di Kolongkong, Desa Bontosunggu Kecamatan Gai Esong Utara. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

13 September 2026
Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

13 September 2026
Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

13 September 2026
Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
KPU Distribusi Logistik Pilkada Mimika Mulai Tanggal 23 November 2024

Polres Mimika Siap Kawal Distribusi Logistik Sampai ke TPS, Ini Jadwalnya

DLH Mimika Adakan Pelatihan Pengelolaan Sampah, Hadirkan Pemateri dari Kementerian Lingkungan Hidup

Habiskan Rp3 Triliun APBD untuk Belanja Pegawai, Pemkab Mimika Lakukan Pendataan dan Penataan Pegawai

Habiskan Rp3 Triliun APBD untuk Belanja Pegawai, Pemkab Mimika Lakukan Pendataan dan Penataan Pegawai

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id