ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Tahun 2025 Kemenkes Akan Periksa 3.300 Sample Kaki Gajah di Mimika

Sesuai hasil survei terakhir tahun 2016, ditemukan kasus di Limau Asri dengan angka penularan diatas 1 persen, satu kasus kronis di Waa Banti, satu kasus sesuai laporan Puskesmas Timika.

20 November 2024
0
Tahun 2025 Kemenkes Akan Periksa 3.300 Sample Kaki Gajah di Mimika

Kamaludin, Kasie P2P Dinkes Mimika. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Mimika akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 3.300 warga Mimika pada tahun 2025 sebagai bagian dari Transmission Assessment Survey (TAS) tahap-1 filariasis atau kaki gajah.

Pelayanan TAS-1 ini merupakan tindaklanjut dari Pre TAS Filariasis kepada 660 orang dewasa di tiga lokasi berbeda yang berlangsung dari tanggal 6 sampai 8 November 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

Ketiga lokasi ini yakni, Kelurahan Koperapoka wilayah Puskesmas Timika Distrik Mimika Baru, Kampung Limau Asri Timur dan Kampung Limau Asri Barat wilayah Puskesmas Limau Asri, Distrik Iwaka.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Demikian disampaikan oleh Reynold Ubra, Kepala Dinkes Mimika melalui Kamal, Kepala Seksi Pengendalian Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Mimika kepada koranpapua.id, di Timika, Rabu 20 November 2024.

Baca Juga

Distrik Tembagapura Gelar Sepekan Perayaan HUT Ke-81 RI di Wa Banti, Hadirkan Lomba hingga Konser

SMAN 2 Nabire Bangkit, Wakili Papua Tengah di Final Nasional LCC Empat Pilar MPR RI

Ia menjelaskan Kemenkes melakukan survey awal untuk filariasis di tiga kampung ini untuk melihat efektivitas program Pemberian Obat Massal (POM) kaki gajah. Apakah terjadi transmisi kepada orang dewasa atau tidak.

Namun dengan pengambilan sample darah, tidak ada yang reaktif positif maka untuk tahap Pre TAS filariasi dinyatakan lulus dengan angka 0.

Dengan Pre TAS angka 0 maka Mimika akan masuk TAS-1 yang direncanakan program ini mulai berjalan pada Februari 2025 mendatang.

Kamal menjelaskan pengambilan sample terhadap 3,300 orang dewasa yang tersebar di 30 kampung di Kabupaten Mimika. Penentuan kampung langsung dari Kementerian Kesehatan.

“Tugas kami Dinkes hanya menyampaikan data kampung, data penduduk. Sementara lokus kampung dan kepala keluarga mana saja untuk ambil samplenya dari Kemenkes,” jelas Kamal.

Ia mencontohkan jika nanti dari 30 kampung, Koperapoka menjadi salah satu pengambilan sample dengan kuota 100 dari 500 Kepala Keluarga (KK), maka untuk mencapai angka 100 orang akan ditentukan kembali rumah mana saja yang diambil samplenya.

Sistem dalam TAS-1 akan ada interval rumah. Dalam menjalankan program TAS-1, tetap melibatkan petugas kesehatan Puskesmas setempat, aparat kampung, kader dan aparat keamanan TNI-Polri.

Sistem pengambilan sample masih sama dengan Pre TAS Filariasi yakni, menggunakan alat tes cepat pada siang hari.  Dan yang diketahui hasilnya reaktif, kembali dijadwalkan pengambilan sample pada malam hari pukul 22.00 WIT.

Ia mengakui penanganan filariasis ini mengalami suatu kemajuan yang dari awal hanya pemberian obat massal kini masuk tahap Pre TAS.

Memasuki tahap TAS-1, ia berharap masyarakat bisa menerima program ini, ketika petugas datang di rumah untuk melakukan pemeriksaan.

“Kita mohon jangan menolak petugas. Karena ini pemeriksaan kesehatan sangat bagus. Kalau ada satu kasus yang kita temukan maka ada indikasi 100 kasus terpapar yang belum bergejala,” jelasnya.

Kasus kaki gajah ini menular kepada orang lain melalui media gigitan nyamuk apa saja.

Dikatakan, lewat TAS-1 ini jika menemukan cacing dalam tubuh merupakan suatu hal baik supaya langsung dikasih minum obat, sebagai langkah pencegahan untuk mematikan cacing dalam tubuh.

Dengan demikian menghindari terkena kaki gajah, payudara atau buah zakar membengkak. Dikatakan, program ini sangat baik bagi masyarakat sebab biaya pengobatan secara mandiri sangat mahal.

“Program pelayanan TAS filariasis ini tidak selalu ada. Jadi adanya momen ini kita manfaatkan secara baik karena gratis,” harapnya.

Kamal mengakui meskipun dalam Pre TAS Filariasis selama tiga hari di tiga tempat berbeda, semuanya negatif bukan berarti Mimika bebas kaki gajah.

Salah satu langkah mudah mencegah filariasis yakni, tetap menjaga kebersihan lingkungan agar bebas dari gigitan nyamuk.

“Menjaga kebersihan menjadi penting, karena meskipun suatu saat Mimika dinyatakan bebas kaki gajah, tetapi mempunyai potensi penularan dari masyarakat luar yang datang berkunjung atau singgah sementara di Timika yang dengan cacing kaki gajah,” pungkasnya.

Dimana pada saat nyamuk menggigit yang bersangkutan dan nyamuk yang sama bisa menularkan kepada orang lain lewat gigitannya.

Masalah penyakit menular di Mimika selain malaria dari gigitan nyamuk anopheles, Demam Berdarah Dengue dari gigitan nyamuk Aides, kaki gajah juga bersumber dari gigitan semua nyamuk.

Sesuai hasil survei terakhir tahun 2016, ditemukan kasus di Limau Asri dengan angka penularan diatas 1 persen, satu kasus kronis di Waa Banti, satu kasus sesuai laporan Puskesmas Timika.

Terdapat satu kasus yang awalnya ditangani RSMM kemudian dilanjutkan penanganan oleh Puskesmas Pasar Sentral dan dua kasus di Puskesmas Limau Asri.

Atas temuan kasus-kasus ini sehingga ada program Pemberian Obat Massal (POM).

Meski demikian, ia bersyukur berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pasien kronis, darahnya sudah negatif atau tanpa cacing, namun kondisi kakinya tetap membesar.

“Orang dengan kaki gajah tidak akan sembuh meskipun dioperasi, hanya menjaga kebersihan dan kesehatannya agar tidak terluka,” katanya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Distrik Tembagapura Gelar Sepekan Perayaan HUT Ke-81 RI di Wa Banti, Hadirkan Lomba hingga Konser

Distrik Tembagapura Gelar Sepekan Perayaan HUT Ke-81 RI di Wa Banti, Hadirkan Lomba hingga Konser

3 Agustus 2026
SMAN 2 Nabire Bangkit, Wakili Papua Tengah di Final Nasional LCC Empat Pilar MPR RI

SMAN 2 Nabire Bangkit, Wakili Papua Tengah di Final Nasional LCC Empat Pilar MPR RI

3 Agustus 2026
Upaya Pengiriman 95 Gram Ganja ke Timika Digagalkan di Bandara Sentani

Upaya Pengiriman 95 Gram Ganja ke Timika Digagalkan di Bandara Sentani

3 Agustus 2026
Dinkes Mimika Mulai Kampanye Germas dan PHBS di Kelurahan Koperapoka

Dinkes Mimika Mulai Kampanye Germas dan PHBS di Kelurahan Koperapoka

3 Agustus 2026
Polres Mimika Kerahkan 231 Personel Amankan Aksi KNPB di Timika

Polres Mimika Kerahkan 231 Personel Amankan Aksi KNPB di Timika

3 Agustus 2026
KNPB Timika Klaim 125 Ribu Warga Papua Mengungsi, Desak Pemerintah Tempuh Solusi Damai

KNPB Timika Klaim 125 Ribu Warga Papua Mengungsi, Desak Pemerintah Tempuh Solusi Damai

3 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    645 shares
    Bagikan 258 Tweet 161
  • “Babi Saja Naik Pesawat,” Bupati Nabire Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Papua

    610 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • 12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

    583 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • Tiga Tahun Harumkan Nama Papua di Panggung Reggae Dunia: Dave Baransano Masih Berjuang Sendiri, Butuh Dukungan

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Wamen PPN Ingatkan Kepala Daerah, Jangan Kelola Dana Otsus di Luar Perencanaan

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Taruna Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Penyebabnya

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Soeratin Cup U15 Resmi Bergulir di Timika, Claus: Semua Pemain Harus Bermimpi Pakai Kostum Timnas Garuda

Soeratin Cup U15 Resmi Bergulir di Timika, Claus: Semua Pemain Harus Bermimpi Pakai Kostum Timnas Garuda

Tokoh Agama, Pekerja Sosial dan TKSK di Mimika Diberi Tambahan Pengetahuan Seputar LK3

Tokoh Agama, Pekerja Sosial dan TKSK di Mimika Diberi Tambahan Pengetahuan Seputar LK3

Wamendagri Ribka Haluk Tinjau Uji Coba Pemberian Makanan Sehat di SDN Dobonsolo Sentani

Wamendagri Ribka Haluk Tinjau Uji Coba Pemberian Makanan Sehat di SDN Dobonsolo Sentani

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id