ADVERTISEMENT
Kamis, April 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Tahun 2025 Kemenkes Akan Periksa 3.300 Sample Kaki Gajah di Mimika

Sesuai hasil survei terakhir tahun 2016, ditemukan kasus di Limau Asri dengan angka penularan diatas 1 persen, satu kasus kronis di Waa Banti, satu kasus sesuai laporan Puskesmas Timika.

20 November 2024
0
Tahun 2025 Kemenkes Akan Periksa 3.300 Sample Kaki Gajah di Mimika

Kamaludin, Kasie P2P Dinkes Mimika. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Mimika akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 3.300 warga Mimika pada tahun 2025 sebagai bagian dari Transmission Assessment Survey (TAS) tahap-1 filariasis atau kaki gajah.

Pelayanan TAS-1 ini merupakan tindaklanjut dari Pre TAS Filariasis kepada 660 orang dewasa di tiga lokasi berbeda yang berlangsung dari tanggal 6 sampai 8 November 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

Ketiga lokasi ini yakni, Kelurahan Koperapoka wilayah Puskesmas Timika Distrik Mimika Baru, Kampung Limau Asri Timur dan Kampung Limau Asri Barat wilayah Puskesmas Limau Asri, Distrik Iwaka.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Demikian disampaikan oleh Reynold Ubra, Kepala Dinkes Mimika melalui Kamal, Kepala Seksi Pengendalian Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Mimika kepada koranpapua.id, di Timika, Rabu 20 November 2024.

Baca Juga

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Ia menjelaskan Kemenkes melakukan survey awal untuk filariasis di tiga kampung ini untuk melihat efektivitas program Pemberian Obat Massal (POM) kaki gajah. Apakah terjadi transmisi kepada orang dewasa atau tidak.

Namun dengan pengambilan sample darah, tidak ada yang reaktif positif maka untuk tahap Pre TAS filariasi dinyatakan lulus dengan angka 0.

Dengan Pre TAS angka 0 maka Mimika akan masuk TAS-1 yang direncanakan program ini mulai berjalan pada Februari 2025 mendatang.

Kamal menjelaskan pengambilan sample terhadap 3,300 orang dewasa yang tersebar di 30 kampung di Kabupaten Mimika. Penentuan kampung langsung dari Kementerian Kesehatan.

“Tugas kami Dinkes hanya menyampaikan data kampung, data penduduk. Sementara lokus kampung dan kepala keluarga mana saja untuk ambil samplenya dari Kemenkes,” jelas Kamal.

Ia mencontohkan jika nanti dari 30 kampung, Koperapoka menjadi salah satu pengambilan sample dengan kuota 100 dari 500 Kepala Keluarga (KK), maka untuk mencapai angka 100 orang akan ditentukan kembali rumah mana saja yang diambil samplenya.

Sistem dalam TAS-1 akan ada interval rumah. Dalam menjalankan program TAS-1, tetap melibatkan petugas kesehatan Puskesmas setempat, aparat kampung, kader dan aparat keamanan TNI-Polri.

Sistem pengambilan sample masih sama dengan Pre TAS Filariasi yakni, menggunakan alat tes cepat pada siang hari.  Dan yang diketahui hasilnya reaktif, kembali dijadwalkan pengambilan sample pada malam hari pukul 22.00 WIT.

Ia mengakui penanganan filariasis ini mengalami suatu kemajuan yang dari awal hanya pemberian obat massal kini masuk tahap Pre TAS.

Memasuki tahap TAS-1, ia berharap masyarakat bisa menerima program ini, ketika petugas datang di rumah untuk melakukan pemeriksaan.

“Kita mohon jangan menolak petugas. Karena ini pemeriksaan kesehatan sangat bagus. Kalau ada satu kasus yang kita temukan maka ada indikasi 100 kasus terpapar yang belum bergejala,” jelasnya.

Kasus kaki gajah ini menular kepada orang lain melalui media gigitan nyamuk apa saja.

Dikatakan, lewat TAS-1 ini jika menemukan cacing dalam tubuh merupakan suatu hal baik supaya langsung dikasih minum obat, sebagai langkah pencegahan untuk mematikan cacing dalam tubuh.

Dengan demikian menghindari terkena kaki gajah, payudara atau buah zakar membengkak. Dikatakan, program ini sangat baik bagi masyarakat sebab biaya pengobatan secara mandiri sangat mahal.

“Program pelayanan TAS filariasis ini tidak selalu ada. Jadi adanya momen ini kita manfaatkan secara baik karena gratis,” harapnya.

Kamal mengakui meskipun dalam Pre TAS Filariasis selama tiga hari di tiga tempat berbeda, semuanya negatif bukan berarti Mimika bebas kaki gajah.

Salah satu langkah mudah mencegah filariasis yakni, tetap menjaga kebersihan lingkungan agar bebas dari gigitan nyamuk.

“Menjaga kebersihan menjadi penting, karena meskipun suatu saat Mimika dinyatakan bebas kaki gajah, tetapi mempunyai potensi penularan dari masyarakat luar yang datang berkunjung atau singgah sementara di Timika yang dengan cacing kaki gajah,” pungkasnya.

Dimana pada saat nyamuk menggigit yang bersangkutan dan nyamuk yang sama bisa menularkan kepada orang lain lewat gigitannya.

Masalah penyakit menular di Mimika selain malaria dari gigitan nyamuk anopheles, Demam Berdarah Dengue dari gigitan nyamuk Aides, kaki gajah juga bersumber dari gigitan semua nyamuk.

Sesuai hasil survei terakhir tahun 2016, ditemukan kasus di Limau Asri dengan angka penularan diatas 1 persen, satu kasus kronis di Waa Banti, satu kasus sesuai laporan Puskesmas Timika.

Terdapat satu kasus yang awalnya ditangani RSMM kemudian dilanjutkan penanganan oleh Puskesmas Pasar Sentral dan dua kasus di Puskesmas Limau Asri.

Atas temuan kasus-kasus ini sehingga ada program Pemberian Obat Massal (POM).

Meski demikian, ia bersyukur berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pasien kronis, darahnya sudah negatif atau tanpa cacing, namun kondisi kakinya tetap membesar.

“Orang dengan kaki gajah tidak akan sembuh meskipun dioperasi, hanya menjaga kebersihan dan kesehatannya agar tidak terluka,” katanya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

29 April 2026
Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

29 April 2026
Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

29 April 2026
Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

29 April 2026
TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

29 April 2026
Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

29 April 2026

POPULER

  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Soeratin Cup U15 Resmi Bergulir di Timika, Claus: Semua Pemain Harus Bermimpi Pakai Kostum Timnas Garuda

Soeratin Cup U15 Resmi Bergulir di Timika, Claus: Semua Pemain Harus Bermimpi Pakai Kostum Timnas Garuda

Tokoh Agama, Pekerja Sosial dan TKSK di Mimika Diberi Tambahan Pengetahuan Seputar LK3

Tokoh Agama, Pekerja Sosial dan TKSK di Mimika Diberi Tambahan Pengetahuan Seputar LK3

Wamendagri Ribka Haluk Tinjau Uji Coba Pemberian Makanan Sehat di SDN Dobonsolo Sentani

Wamendagri Ribka Haluk Tinjau Uji Coba Pemberian Makanan Sehat di SDN Dobonsolo Sentani

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id