ADVERTISEMENT
Kamis, Januari 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Tahun 2025 Kemenkes Akan Periksa 3.300 Sample Kaki Gajah di Mimika

Sesuai hasil survei terakhir tahun 2016, ditemukan kasus di Limau Asri dengan angka penularan diatas 1 persen, satu kasus kronis di Waa Banti, satu kasus sesuai laporan Puskesmas Timika.

20 November 2024
0
Tahun 2025 Kemenkes Akan Periksa 3.300 Sample Kaki Gajah di Mimika

Kamaludin, Kasie P2P Dinkes Mimika. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Mimika akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 3.300 warga Mimika pada tahun 2025 sebagai bagian dari Transmission Assessment Survey (TAS) tahap-1 filariasis atau kaki gajah.

Pelayanan TAS-1 ini merupakan tindaklanjut dari Pre TAS Filariasis kepada 660 orang dewasa di tiga lokasi berbeda yang berlangsung dari tanggal 6 sampai 8 November 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

Ketiga lokasi ini yakni, Kelurahan Koperapoka wilayah Puskesmas Timika Distrik Mimika Baru, Kampung Limau Asri Timur dan Kampung Limau Asri Barat wilayah Puskesmas Limau Asri, Distrik Iwaka.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Demikian disampaikan oleh Reynold Ubra, Kepala Dinkes Mimika melalui Kamal, Kepala Seksi Pengendalian Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Mimika kepada koranpapua.id, di Timika, Rabu 20 November 2024.

Baca Juga

Kasus Penikaman di Jalan Ahmad Yani Timika, Kapolres Minta Warga Percayakan ke Polisi

Situasi Keamanan di Jalan Ahmad Yani Timika Memanas, Satu Anggota Brimob Terkena Anak Panah

Ia menjelaskan Kemenkes melakukan survey awal untuk filariasis di tiga kampung ini untuk melihat efektivitas program Pemberian Obat Massal (POM) kaki gajah. Apakah terjadi transmisi kepada orang dewasa atau tidak.

Namun dengan pengambilan sample darah, tidak ada yang reaktif positif maka untuk tahap Pre TAS filariasi dinyatakan lulus dengan angka 0.

Dengan Pre TAS angka 0 maka Mimika akan masuk TAS-1 yang direncanakan program ini mulai berjalan pada Februari 2025 mendatang.

Kamal menjelaskan pengambilan sample terhadap 3,300 orang dewasa yang tersebar di 30 kampung di Kabupaten Mimika. Penentuan kampung langsung dari Kementerian Kesehatan.

“Tugas kami Dinkes hanya menyampaikan data kampung, data penduduk. Sementara lokus kampung dan kepala keluarga mana saja untuk ambil samplenya dari Kemenkes,” jelas Kamal.

Ia mencontohkan jika nanti dari 30 kampung, Koperapoka menjadi salah satu pengambilan sample dengan kuota 100 dari 500 Kepala Keluarga (KK), maka untuk mencapai angka 100 orang akan ditentukan kembali rumah mana saja yang diambil samplenya.

Sistem dalam TAS-1 akan ada interval rumah. Dalam menjalankan program TAS-1, tetap melibatkan petugas kesehatan Puskesmas setempat, aparat kampung, kader dan aparat keamanan TNI-Polri.

Sistem pengambilan sample masih sama dengan Pre TAS Filariasi yakni, menggunakan alat tes cepat pada siang hari.  Dan yang diketahui hasilnya reaktif, kembali dijadwalkan pengambilan sample pada malam hari pukul 22.00 WIT.

Ia mengakui penanganan filariasis ini mengalami suatu kemajuan yang dari awal hanya pemberian obat massal kini masuk tahap Pre TAS.

Memasuki tahap TAS-1, ia berharap masyarakat bisa menerima program ini, ketika petugas datang di rumah untuk melakukan pemeriksaan.

“Kita mohon jangan menolak petugas. Karena ini pemeriksaan kesehatan sangat bagus. Kalau ada satu kasus yang kita temukan maka ada indikasi 100 kasus terpapar yang belum bergejala,” jelasnya.

Kasus kaki gajah ini menular kepada orang lain melalui media gigitan nyamuk apa saja.

Dikatakan, lewat TAS-1 ini jika menemukan cacing dalam tubuh merupakan suatu hal baik supaya langsung dikasih minum obat, sebagai langkah pencegahan untuk mematikan cacing dalam tubuh.

Dengan demikian menghindari terkena kaki gajah, payudara atau buah zakar membengkak. Dikatakan, program ini sangat baik bagi masyarakat sebab biaya pengobatan secara mandiri sangat mahal.

“Program pelayanan TAS filariasis ini tidak selalu ada. Jadi adanya momen ini kita manfaatkan secara baik karena gratis,” harapnya.

Kamal mengakui meskipun dalam Pre TAS Filariasis selama tiga hari di tiga tempat berbeda, semuanya negatif bukan berarti Mimika bebas kaki gajah.

Salah satu langkah mudah mencegah filariasis yakni, tetap menjaga kebersihan lingkungan agar bebas dari gigitan nyamuk.

“Menjaga kebersihan menjadi penting, karena meskipun suatu saat Mimika dinyatakan bebas kaki gajah, tetapi mempunyai potensi penularan dari masyarakat luar yang datang berkunjung atau singgah sementara di Timika yang dengan cacing kaki gajah,” pungkasnya.

Dimana pada saat nyamuk menggigit yang bersangkutan dan nyamuk yang sama bisa menularkan kepada orang lain lewat gigitannya.

Masalah penyakit menular di Mimika selain malaria dari gigitan nyamuk anopheles, Demam Berdarah Dengue dari gigitan nyamuk Aides, kaki gajah juga bersumber dari gigitan semua nyamuk.

Sesuai hasil survei terakhir tahun 2016, ditemukan kasus di Limau Asri dengan angka penularan diatas 1 persen, satu kasus kronis di Waa Banti, satu kasus sesuai laporan Puskesmas Timika.

Terdapat satu kasus yang awalnya ditangani RSMM kemudian dilanjutkan penanganan oleh Puskesmas Pasar Sentral dan dua kasus di Puskesmas Limau Asri.

Atas temuan kasus-kasus ini sehingga ada program Pemberian Obat Massal (POM).

Meski demikian, ia bersyukur berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pasien kronis, darahnya sudah negatif atau tanpa cacing, namun kondisi kakinya tetap membesar.

“Orang dengan kaki gajah tidak akan sembuh meskipun dioperasi, hanya menjaga kebersihan dan kesehatannya agar tidak terluka,” katanya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kasus Penikaman di Jalan Ahmad Yani Timika, Kapolres Minta Warga Percayakan ke Polisi

Kasus Penikaman di Jalan Ahmad Yani Timika, Kapolres Minta Warga Percayakan ke Polisi

28 Januari 2026
Situasi Keamanan di Jalan Ahmad Yani Timika Memanas, Satu Anggota Brimob Terkena Anak Panah

Situasi Keamanan di Jalan Ahmad Yani Timika Memanas, Satu Anggota Brimob Terkena Anak Panah

28 Januari 2026
Tiga Tahun Beruntun Masuk KEN, TIFA Siap Bawa Seni Papua ke Panggung Internasional

Tiga Tahun Beruntun Masuk KEN, TIFA Siap Bawa Seni Papua ke Panggung Internasional

28 Januari 2026
Gelar Dapur Rakyat, Kogabwilhan III Sajikan Makanan Siap Santap untuk Ribuan Warga Pegunungan Bintang

Gelar Dapur Rakyat, Kogabwilhan III Sajikan Makanan Siap Santap untuk Ribuan Warga Pegunungan Bintang

28 Januari 2026
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Seorang Mahasiswa di KM Gunung Dempo

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Seorang Mahasiswa di KM Gunung Dempo

28 Januari 2026
Masuk Enam Provinsi Terbaik se-Indonesia, Papua Tengah Raih UHC Award 2026 Kategori Utama

Masuk Enam Provinsi Terbaik se-Indonesia, Papua Tengah Raih UHC Award 2026 Kategori Utama

28 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Seorang Mahasiswa di KM Gunung Dempo

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Situasi Keamanan di Jalan Ahmad Yani Timika Memanas, Satu Anggota Brimob Terkena Anak Panah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Kasus Penikaman di Jalan Ahmad Yani Timika, Kapolres Minta Warga Percayakan ke Polisi

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
Next Post
Soeratin Cup U15 Resmi Bergulir di Timika, Claus: Semua Pemain Harus Bermimpi Pakai Kostum Timnas Garuda

Soeratin Cup U15 Resmi Bergulir di Timika, Claus: Semua Pemain Harus Bermimpi Pakai Kostum Timnas Garuda

Tokoh Agama, Pekerja Sosial dan TKSK di Mimika Diberi Tambahan Pengetahuan Seputar LK3

Tokoh Agama, Pekerja Sosial dan TKSK di Mimika Diberi Tambahan Pengetahuan Seputar LK3

Wamendagri Ribka Haluk Tinjau Uji Coba Pemberian Makanan Sehat di SDN Dobonsolo Sentani

Wamendagri Ribka Haluk Tinjau Uji Coba Pemberian Makanan Sehat di SDN Dobonsolo Sentani

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id