ADVERTISEMENT
Senin, Mei 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

DLH Akan Evaluasi Kontraktor RTH, Frans Kambu: Kerja Tidak Sesuai Target Diganti yang Serius

Frans berharap ada dukungan dari ketua RT, lurah dan distrik untuk mengingatkan warga membuang sampah, mulai pukul 18.00 sampai 06.00 WIT.

19 November 2024
0
DLH Akan Evaluasi Kontraktor RTH, Frans Kambu: Kerja Tidak Sesuai Target Diganti yang Serius

Frans Kambu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika turun memantau kebersihan RTH di Jalan Cenderawasih bersama petugas kebersihan, Selasa 19 November 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, koranpapua.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah akan mengevaluasi kinerja kontraktor yang diberikan pekerjaan menangani pembersihan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Sesuai rencana, evaluasi akan dilaksanakan Bulan Desember 2024. Kontraktor yang kinerjanya dinilai tidak sesuai target, akan diganti dengan kontraktor lain yang mau bekerja lebih serius.

ADVERTISEMENT

Frans Kambu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika mengungkapkan dilakukan evaluasi terhadap pihak ketiga, untuk mengetahui keseriusan dan kesesuaian kerja seperti yang tertuang dalam kontrak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Frans mengakui dalam penanganan kebersihan RTH, dirinya langsung turun bersama petugas kebersihan untuk melihat langsung kesungguhan tenaga kerja dari pihak penyedia jasa.

Baca Juga

Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

“Hari ini saya turun sama-sama dengan petugas kebersihan. Setiap sampah yang dikumpulkan langsung diangkat masuk dalam mobil press sampah,” jelas Frans kepada koranpapua.id yang ditemui di Jalan Cenderawasih, Selasa 19 November 2024.

Ia mengakui para pekerja pembersih RTH dari depan Gereja Katedral Tiga Raja sampai Bundaran Petrosea, sudah ada yang diganti dengan pekerja yang baru.

“Pekerja yang kita hentikan dan ganti dengan saudara-saudara kita orang Papua. Semua ini saya akan evaluasi di Desember 2024,” katanya.

Frans memastikan dalam evaluasi nanti ada kontraktor Papua yang bekerja main-main, konsekuensinya diberhentikan kemudian diganti dengan pengusaha OAP yang lain.

“Sekarang ini begitu banyak penawaran kerja dari kontraktor OAP yang antre di kantor dan mereka siap mau kerja,” tegasnya.

Ia berharap kontraktor yang sudah mendapat pekerjaan harus lebih memperhatikan kualitas kerja di lapangan jika ingin kontraknya dilanjutkan.

“Sampah sisa potongan rumput, pangkas bunga dan sampah sapu jalan langsung diangkut dan dibuang di TPS SP2, bukan membiarkan terus di jalan atau di median jalan. Kalau kita kerja serius kota ini bersih,” kata Frans.

Selain menekankan kepada kontraktor bekerja serius bersihkan RTH, kepada masyarakat Mimika, Frans berharap jangan lagi membuang sampah di sembarang tempat supaya kondisi kota yang bersih bisa bertahan sepanjang hari.

Dikatakan, mulai tahun depan untuk lebih sefty, DLH akan membagikan pakaian seragam kepada pekerja.

“Pekerja bekerja dengan hati untuk menciptakan kota ini tetap bersih bukan hanya karena uang,” pesannya.

Sebagai instansi yang menangani kebersihan, Frans berharap ada dukungan dari ketua RT, lurah dan distrik untuk mengingatkan warga membuang sampah, mulai pukul 18.00 sampai 06.00 WIT. Di luar dari jam tersebut sampah disimpan sementara di rumah.

Dikatakan, DLH sudah memasang papan informasi jam pembuangan sampah di sejumlah titik dalam kota, termasuk memasang police line.

“Kita bersyukur sudah mulai kurang warga buang sampah di luar jam angkut. Contohnya di depan Lapangan Jayanti. Kita harap itu bisa dipertahankan,” harapnya.

Jika masyarakat ingin wajah Kota Timika bebas sampah dan tanpa aroma busuk, maka buanglah sampah sesuai waktu yang telah ditentukan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

25 Mei 2026
Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

25 Mei 2026
Polisi Dalami Dugaan Pengrusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika, Kapolres: Anggota Terlibat Ditindak Tegas

Polisi Dalami Dugaan Pengrusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika, Kapolres: Anggota Terlibat Ditindak Tegas

25 Mei 2026
Dirjen Bimas Kristen: Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Bawa Pesan Kerukunan dari Tanah Papua

Dirjen Bimas Kristen: Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Bawa Pesan Kerukunan dari Tanah Papua

25 Mei 2026
Uskup Timika Pimpin Perayaan Pentakosta di Fakfak, Suasana Lintas Iman Sangat Terasa

Uskup Timika Pimpin Perayaan Pentakosta di Fakfak, Suasana Lintas Iman Sangat Terasa

25 Mei 2026
Penyelesaian Konflik Papua: KWI Soroti Luka Sosial dan Tolak Pendekatan Keamanan

Penyelesaian Konflik Papua: KWI Soroti Luka Sosial dan Tolak Pendekatan Keamanan

25 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    708 shares
    Bagikan 283 Tweet 177
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Mulai Besok Aspro PSSI Regional Papua Tengah Gelar Piala Soeratin U-15

Mulai Besok Aspro PSSI Regional Papua Tengah Gelar Piala Soeratin U-15

Di Debat Kedua, AIYE Komitmen Turunkan Kemiskinan, Stunting dan Tingkatkan IPM-Pendidikan

Di Debat Kedua, AIYE Komitmen Turunkan Kemiskinan, Stunting dan Tingkatkan IPM-Pendidikan

Tahun 2025 Kemenkes Akan Periksa 3.300 Sample Kaki Gajah di Mimika

Tahun 2025 Kemenkes Akan Periksa 3.300 Sample Kaki Gajah di Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id