ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Komisi III DPRK Mimika Desak Evaluasi Kinerja Kapus, Buka Layanan 24 Jam Kurangi Antrian di RSUD

"Selama ini mereka kembali ke kota selama dua bulan, tetapi aktivitasnya tidak termonitor secara maksimal. Padahal mereka tetap menerima haknya sebagai tenaga kesehatan”.

9 Juli 2026
0
Komisi III DPRK Mimika Desak Evaluasi Kinerja Kapus, Buka Layanan 24 Jam Kurangi Antrian di RSUD

Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur, SE, menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika.

Hal itu disampaikannya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan dan manajemen RSUD Mimika, Kamis 9 Juli 2026.

RDP tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan lapangan Komisi III ke sejumlah Puskesmas dan RSUD Mimika yang menemukan berbagai persoalan dalam pelayanan kesehatan.

Herman mengatakan, terdapat beberapa poin penting yang menjadi kesepakatan bersama dalam rapat tersebut.

Baca Juga

Anggota DPR Papua Tengah Nancy Raweyai: Pendidikan Kunci Perubahan di Mimika

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 36 Botol Miras Ilegal ke Oksibil

Salah satunya adalah mendorong Dinas Kesehatan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Puskesmas (Kapus) yang dinilai tidak menjalankan tugas secara optimal.

“Kami meminta Dinas Kesehatan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kepala-kepala Puskesmas yang tidak berada di tempat atau tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya,” tegas Herman.

Selain itu, Komisi III juga menyoroti masih belum meratanya infrastruktur kesehatan, terutama di wilayah pesisir dan pegunungan.

Menurut Herman, pembangunan fasilitas kesehatan di daerah terpencil harus menjadi prioritas dalam perencanaan strategis pemerintah daerah agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang setara.

Puskesmas Diusulkan Buka 24 Jam

Salah satu rekomendasi utama Komisi III adalah mendorong Puskesmas, khususnya di wilayah perkotaan, agar dapat memberikan pelayanan selama 24 jam.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi penumpukan pasien di RSUD Mimika yang saat ini berstatus sebagai rumah sakit rujukan.

“Kalau pelayanan dasar di Puskesmas berjalan optimal selama 24 jam, masyarakat tidak perlu langsung datang ke rumah sakit. Dengan begitu, beban pelayanan di RSUD bisa berkurang,” ujarnya.

Tenaga Kesehatan Pesisir Diusulkan Bertugas di Kota saat Rotasi  

Herman juga menyoroti sistem penempatan tenaga kesehatan di wilayah pesisir dan pegunungan yang selama ini bekerja secara bergiliran.

Menurutnya, ketika tenaga kesehatan tersebut kembali ke Kota Timika selama masa rotasi, mereka seharusnya tetap diberdayakan dengan ditempatkan di Puskesmas yang membutuhkan tambahan tenaga.

“Selama ini mereka kembali ke kota selama dua bulan, tetapi aktivitasnya tidak termonitor secara maksimal. Padahal mereka tetap menerima haknya sebagai tenaga kesehatan,” tegas Herman.

“Karena itu kami mengusulkan agar selama berada di kota mereka ditempatkan di Puskesmas yang membutuhkan pelayanan 24 jam,” lanjut Herman.

Ia menilai langkah tersebut akan meningkatkan efektivitas pemanfaatan sumber daya manusia di sektor kesehatan sekaligus mencegah kekosongan tenaga medis di fasilitas pelayanan kesehatan.

Evaluasi Internal Dinas Kesehatan

Komisi III juga meminta Dinas Kesehatan melakukan evaluasi internal secara menyeluruh, termasuk penempatan tenaga kesehatan sesuai kompetensi dan kebutuhan di setiap fasilitas pelayanan kesehatan.

Menurut Herman, penataan SDM yang tepat akan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan tidak ada Puskesmas yang mengalami kekurangan tenaga medis.

“Kami ingin penempatan tenaga kesehatan benar-benar berdasarkan kebutuhan dan kompetensi, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal,” katanya.

Perkuat Sinergi Dinas Kesehatan dan RSUD Mimika

Herman menambahkan, RDP kali ini juga menjadi tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang sempat menemukan perbedaan data antara DPRK dan pihak RSUD.

Namun, menurutnya, persoalan tersebut kini telah diselesaikan karena adanya proses transisi kepemimpinan di RSUD Mimika.

Ia berharap komunikasi antara DPRK, Dinas Kesehatan, dan RSUD Mimika semakin solid demi meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

“Yang paling penting adalah kolaborasi dan sinergi. Semua pihak memiliki komitmen yang sama, yaitu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Mimika,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

20 Oktober 2026
Anggota DPR Papua Tengah Nancy Raweyai: Pendidikan Kunci Perubahan di Mimika

Anggota DPR Papua Tengah Nancy Raweyai: Pendidikan Kunci Perubahan di Mimika

20 Oktober 2026
Bahaya Kabut Asap: Anak dan Lansia Perlu Perlindungan Ekstra

Bahaya Kabut Asap: Anak dan Lansia Perlu Perlindungan Ekstra

20 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 36 Botol Miras Ilegal ke Oksibil

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 36 Botol Miras Ilegal ke Oksibil

20 Oktober 2026
Pemkab Mimika Dorong Perencanaan Kampung Berbasis Kebutuhan Warga

Pemkab Mimika Dorong Perencanaan Kampung Berbasis Kebutuhan Warga

20 Oktober 2026
DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

20 Oktober 2026

POPULER

  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    645 shares
    Bagikan 258 Tweet 161
  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Kepala Puskesmas Atuka Apresiasi Monev Dinkes Mimika, Dorong Perbaikan Layanan

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    514 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
  • Waspada Influenza! Kenali 8 Gejala dan Cara Mencegahnya

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
  • Polisi Amankan 12 Motor Diduga Hasil Curanmor di Mimika, Dua Remaja Ditangkap

    512 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Pererat Persatuan di Puncak Jaya, Satgas Pasgat Dukung Jalan Sehat Kebangsaan

Pererat Persatuan di Puncak Jaya, Satgas Pasgat Dukung Jalan Sehat Kebangsaan

Perkuat Sektor Pertanian, Pemprov Papua Kembangkan Sentra Produksi Cabai di Lima Kabupaten

Perkuat Sektor Pertanian, Pemprov Papua Kembangkan Sentra Produksi Cabai di Lima Kabupaten

Tim Pengendalian Program Kemhan RI Tinjau Proses Pembangunan Sarana Prasana di Lanud YKU Timika

Tim Ekspedisi Ilmiah Indonesia Temukan Cadangan Emas Jumlah Besar di Pegunungan Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id