ADVERTISEMENT
Rabu, Juli 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Komisi III DPRK Mimika Desak Evaluasi Kinerja Kapus, Buka Layanan 24 Jam Kurangi Antrian di RSUD

"Selama ini mereka kembali ke kota selama dua bulan, tetapi aktivitasnya tidak termonitor secara maksimal. Padahal mereka tetap menerima haknya sebagai tenaga kesehatan”.

9 Juli 2026
0
Komisi III DPRK Mimika Desak Evaluasi Kinerja Kapus, Buka Layanan 24 Jam Kurangi Antrian di RSUD

Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur, SE, menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika.

Hal itu disampaikannya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan dan manajemen RSUD Mimika, Kamis 9 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

RDP tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan lapangan Komisi III ke sejumlah Puskesmas dan RSUD Mimika yang menemukan berbagai persoalan dalam pelayanan kesehatan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Herman mengatakan, terdapat beberapa poin penting yang menjadi kesepakatan bersama dalam rapat tersebut.

Baca Juga

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

Salah satunya adalah mendorong Dinas Kesehatan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Puskesmas (Kapus) yang dinilai tidak menjalankan tugas secara optimal.

“Kami meminta Dinas Kesehatan segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kepala-kepala Puskesmas yang tidak berada di tempat atau tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya,” tegas Herman.

Selain itu, Komisi III juga menyoroti masih belum meratanya infrastruktur kesehatan, terutama di wilayah pesisir dan pegunungan.

Menurut Herman, pembangunan fasilitas kesehatan di daerah terpencil harus menjadi prioritas dalam perencanaan strategis pemerintah daerah agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang setara.

Puskesmas Diusulkan Buka 24 Jam

Salah satu rekomendasi utama Komisi III adalah mendorong Puskesmas, khususnya di wilayah perkotaan, agar dapat memberikan pelayanan selama 24 jam.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi penumpukan pasien di RSUD Mimika yang saat ini berstatus sebagai rumah sakit rujukan.

“Kalau pelayanan dasar di Puskesmas berjalan optimal selama 24 jam, masyarakat tidak perlu langsung datang ke rumah sakit. Dengan begitu, beban pelayanan di RSUD bisa berkurang,” ujarnya.

Tenaga Kesehatan Pesisir Diusulkan Bertugas di Kota saat Rotasi  

Herman juga menyoroti sistem penempatan tenaga kesehatan di wilayah pesisir dan pegunungan yang selama ini bekerja secara bergiliran.

Menurutnya, ketika tenaga kesehatan tersebut kembali ke Kota Timika selama masa rotasi, mereka seharusnya tetap diberdayakan dengan ditempatkan di Puskesmas yang membutuhkan tambahan tenaga.

“Selama ini mereka kembali ke kota selama dua bulan, tetapi aktivitasnya tidak termonitor secara maksimal. Padahal mereka tetap menerima haknya sebagai tenaga kesehatan,” tegas Herman.

“Karena itu kami mengusulkan agar selama berada di kota mereka ditempatkan di Puskesmas yang membutuhkan pelayanan 24 jam,” lanjut Herman.

Ia menilai langkah tersebut akan meningkatkan efektivitas pemanfaatan sumber daya manusia di sektor kesehatan sekaligus mencegah kekosongan tenaga medis di fasilitas pelayanan kesehatan.

Evaluasi Internal Dinas Kesehatan

Komisi III juga meminta Dinas Kesehatan melakukan evaluasi internal secara menyeluruh, termasuk penempatan tenaga kesehatan sesuai kompetensi dan kebutuhan di setiap fasilitas pelayanan kesehatan.

Menurut Herman, penataan SDM yang tepat akan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan tidak ada Puskesmas yang mengalami kekurangan tenaga medis.

“Kami ingin penempatan tenaga kesehatan benar-benar berdasarkan kebutuhan dan kompetensi, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal,” katanya.

Perkuat Sinergi Dinas Kesehatan dan RSUD Mimika

Herman menambahkan, RDP kali ini juga menjadi tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang sempat menemukan perbedaan data antara DPRK dan pihak RSUD.

Namun, menurutnya, persoalan tersebut kini telah diselesaikan karena adanya proses transisi kepemimpinan di RSUD Mimika.

Ia berharap komunikasi antara DPRK, Dinas Kesehatan, dan RSUD Mimika semakin solid demi meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

“Yang paling penting adalah kolaborasi dan sinergi. Semua pihak memiliki komitmen yang sama, yaitu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Mimika,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

21 Juli 2026
Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

21 Juli 2026
BPKP Papua Tengah Dorong RSUD Mimika Wujudkan Tata Kelola BLUD yang Bersih dan Akuntabel

BPKP Papua Tengah Dorong RSUD Mimika Wujudkan Tata Kelola BLUD yang Bersih dan Akuntabel

21 Juli 2026
Tembus Pedalaman Papua, Satgas Pasgat Koroway Batu Layani Pengobatan Gratis dan Edukasi Kesehatan

Tembus Pedalaman Papua, Satgas Pasgat Koroway Batu Layani Pengobatan Gratis dan Edukasi Kesehatan

21 Juli 2026
Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

21 Juli 2026
Diduga Kendalikan Jaringan Sabu dari Dalam Lapas, Tiga Warga Binaan Dilimpahkan ke Kejari Mimika

168 Calon Jemaah Haji Mimika Masuk Estimasi Kuota 2027, Diminta Segera Verifikasi

21 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    901 shares
    Bagikan 360 Tweet 225
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Pererat Persatuan di Puncak Jaya, Satgas Pasgat Dukung Jalan Sehat Kebangsaan

Pererat Persatuan di Puncak Jaya, Satgas Pasgat Dukung Jalan Sehat Kebangsaan

Perkuat Sektor Pertanian, Pemprov Papua Kembangkan Sentra Produksi Cabai di Lima Kabupaten

Perkuat Sektor Pertanian, Pemprov Papua Kembangkan Sentra Produksi Cabai di Lima Kabupaten

Tim Pengendalian Program Kemhan RI Tinjau Proses Pembangunan Sarana Prasana di Lanud YKU Timika

Tim Ekspedisi Ilmiah Indonesia Temukan Cadangan Emas Jumlah Besar di Pegunungan Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id