ADVERTISEMENT
Sabtu, Januari 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

APBD-P Mimika 2024 Ditetapkan Rp7,293 Triliun, Fraksi Demokrat Sampaikan Sejumlah Catatan ke Pemerintah

Terkait rencana roling jabatan, Fraksi Partai Demokrat menilai pemerintah perlu melihat anak-anak Amungme-Kamoro yang telah memenuhi pangkat dan golongan untuk diberikan jabatan.

3 Oktober 2024
0
APBD-P Mimika 2024 Ditetapkan Rp7,293 Triliun, Fraksi Demokrat Sampaikan Sejumlah Catatan ke Pemerintah

Marthinus Walilo Anggota DPRD Mimika mewakili Fraksi Partai Demokrat. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Mimika Tahun 2024 telah ditetapkan sebesar Rp7.293.781.587.041,70.

Penetapan angka itu setelah mendapatkan persetujuan tujuh fraksi dalam Rapat Paripurna IV Masa Sidang III DPRD Mimika, Rabu 2 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

Dengan besaran APBD-P yang cukup fantasistis ini, mendorong Fraksi Partai Demokrat menyampaikan sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Marthinus Walilo, Anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat pada Rapat Paripurna itu mengatakan, Pemkab Mimika diminta secepatnya melakukan pembebasan seluruh lahan yang sudah dibangun kantor pemerintahan.

Baca Juga

Gotong Royong Masyarakat Topiyai: “Yuu Waita” dan Rekreasi di Hari Puncak Muspasme ke-VIII

Perwakilan Pengurus Provinsi Papua Tengah Pastikan Hadir di Rakernas PB POSSI

Dengan adanya pembebasan lahan, maka semua lahan tersebut dapat diinventarisir menjadi aset tetap pemerintah.

Pemkab Mimika juga diminta untuk membangun 1.000 unit rumah layak huni yang diberikan secara merata kepada masyarakat Mimika dengan penghasilan rendah, dan tidak hanya difokuskan bagi Orang Asli Papua (OAP).

Pemerintah diminta secepatnya melakukan uji coba pengairan air bersih di salah satu kelurahan atau distrik, sehingga menjadi wilayah percontohan.

“Ini bertujuan agar ada kemajuan dari program pemerintah terhadap air bersih yang sampai ini saat masih dinanti-nantikan masyarakat Mimika,” jelasnya.

Fraksi Partai Demokrat juga meminta Bagian Pemerintahan Setda Mimika melakukan kontrol terhadap kinerja 18 kepala distrik.

Pengontrolan kinerja ini sangat penting, mengingat anggaran yang dialokasikan ke pemerintah distrik cukup besar, namun tata kelola administrasi dan program kemasyarakatan di beberapa distrik tidak berjalan.

“Tugas pelayanan kepala distrik jarang di tempat tugas, tetapi tetap melakukan penggunaan anggaran,” katanya.

Fraksi Partai Demokrat mendesak untuk merevisi waktu pembuangan sampah, titik pembuangan sampah serta sanksi penegakan hukumnya.

“Satpol PP difungsikan untuk melakukan pengawasan dan penegakan terhadap Perda Sampah,” pungkasnya.

Mengenai dana Otsus untuk pembiayaan mahasiswa asli Mimika, Fraksi Demokrat menilai selama ini selalu bermasalah.

Karena itu perlu ditinjau langsung sarana dan prasarana di asrama mahasiswa yang ada di luar Timika, sekaligus melihat status keaktifan mahasiswa di kampus.

“Kami meminta penambahan anggaran untuk beasiswa mahasiswa yang ada di luar dan di Timika. Termasuk perhatian pemerintah untuk alokasi dana khusus untuk seragam sekolah harus merata ke wilayah pegunungan,” timpalnya.

Kepada Dinas Perhubungan, jalan alternatif dari Petrosie menuju Jalan Hasannudin agar diberlakukan satu jalur, jika belum ada pelebaran. Ini dikarenakan jalur tersebut sangat sering terjadi kecelakaan.

“Ini sebagai aspirasi masyarakat yang bermukim sepanjang jalan itu, bahwa selalu terjadi kecelakaan setiap harinya, akibat dari padatnya lalu lintas di jalur jalan yang sempit,” bebernya.

Pendataan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Sosial sejak tahun 2009 dan diperbaharui tahun 2013 perlu direvisi kembali, dikarenakan setelah sekian tahun, data itu saja yang dipakai.

“Hal ini akan mengurangi jatah bagi penerima manfaat masyarakat yang berpenghasilan rendah,” jelasnya.

Dan terkait rencana roling jabatan, Fraksi Partai Demokrat menilai pemerintah perlu melihat anak-anak Amungme-Kamoro yang telah memenuhi pangkat dan golongan untuk diberikan jabatan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gotong Royong Masyarakat Topiyai: “Yuu Waita” dan Rekreasi di Hari Puncak Muspasme ke-VIII

Gotong Royong Masyarakat Topiyai: “Yuu Waita” dan Rekreasi di Hari Puncak Muspasme ke-VIII

30 Januari 2026
Perwakilan Pengurus Provinsi Papua Tengah Pastikan Hadir di Rakernas PB POSSI

Perwakilan Pengurus Provinsi Papua Tengah Pastikan Hadir di Rakernas PB POSSI

30 Januari 2026
Kanwil Kemenkum Papua Barat Berencana Buka Pos Bankum di 84 Kampung di Kaimana

Kanwil Kemenkum Papua Barat Berencana Buka Pos Bankum di 84 Kampung di Kaimana

30 Januari 2026
Papua Basis Utama Pengembangan Bioetanol untuk Bahan Baku Bensin

Papua Basis Utama Pengembangan Bioetanol untuk Bahan Baku Bensin

30 Januari 2026
Pangdam XVII/Cenderawasih Tekankan Pentingnya Kesehatan Otak Prajurit

Pangdam XVII/Cenderawasih Tekankan Pentingnya Kesehatan Otak Prajurit

30 Januari 2026
Pertimbangan Kemanusiaan, Polres Mimika Pulangkan 21 Tahanan Konflik Kwamki Narama

Pertimbangan Kemanusiaan, Polres Mimika Pulangkan 21 Tahanan Konflik Kwamki Narama

30 Januari 2026

POPULER

  • Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

    Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

    734 shares
    Bagikan 294 Tweet 184
  • Aksi Begal Sadis di Timika, Seorang Pelajar Kehilangan Tangan Akibat Tebasan Parang

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Situasi Keamanan di Jalan Ahmad Yani Timika Memanas, Satu Anggota Brimob Terkena Anak Panah

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Seorang Mahasiswa di KM Gunung Dempo

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Kasus Penikaman di Jalan Ahmad Yani Timika, Kapolres Minta Warga Percayakan ke Polisi

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
Next Post
Kondisinya Miris, Pj Bupati: Pemkab Mimika Berencana Jadikan Sentra Pendidikan Sekolah Percontohan di Indonesia

Kondisinya Miris, Pj Bupati: Pemkab Mimika Berencana Jadikan Sentra Pendidikan Sekolah Percontohan di Indonesia

Ikut Bimtek Penguatan Kapasitas, Pansel DPRK Diingatkan Bekerja Sesuai Aturan dan Ingat Sumpah Janji

Ikut Bimtek Penguatan Kapasitas, Pansel DPRK Diingatkan Bekerja Sesuai Aturan dan Ingat Sumpah Janji

Ancaman Penyanderaan Kembali Mencuat, Satgas ODC-2024 Perketat Penjagaan di Wilayah Papua

Ancaman Penyanderaan Kembali Mencuat, Satgas ODC-2024 Perketat Penjagaan di Wilayah Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id