ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Bappeda Mimika FGD Penjaringan Data SIDA, Petrus Yumte: Daya Saing Inovasi Mimika Peringkat Bawah

Data Maret 2024, tingkat kemiskinan di Mimika masih tinggi, karena itu inovasi dalam pemberdayaan masyarakat, terutama di sektor ekonomi lokal seperti UMKM sangat dibutuhkan.

11 September 2024
0
Bappeda Mimika FGD Penjaringan Data SIDA, Petrus Yumte: Daya Saing Inovasi Mimika Peringkat Bawah

Foto bersama Petrus Yumte, Pj Sekda Mimika. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Papua Tengah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) membahas penjaringan data penyusunan dokumen roadmap Sistem Informasi Daerah (SIDA) 2025-2029

FGD yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Rabu 11 September 2024 diikuti pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala distrik di lingkup Pemkab Mimika.

ADVERTISEMENT

Melalui FGD ini diharapkan dapat menjaring data dalam rangka menyusun peta pengembangan inovasi daerah di Mimika melalui peningkatan kapasitas daerah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Petrus Yumte, Pj Sekda Mimika ketika membuka kegiatan itu mengatakan, inovasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing, kualitas layanan publik, serta kemajuan suatu daerah.

Baca Juga

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

Hanya Beberapa Menit dari Kota Timika, Kampung Nawaripi Masih Bergelut dengan Banjir dan Jalan Rusak

Inovasi daerah menjadi sangat krusial dalam menyikapi tantangan pembangunan saat ini.

Seperti yang diamanatkan dalam PP 38 2017, inovasi daerah tidak hanya berpusat pada bidang teknologi.

Tetapi juga mencakup berbagai aspek pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

Petrus mengatakan Pemkab Mimika perlu merancang dan mengimplementasikan inovasi yang dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

Karena sebagai salah satu kabupaten yang kaya akan sumber daya alam, Mimika memiliki banyak potensi yang belum tergali secara optimal.

Dengan inovasi yang terarah, bisa mengatasi berbagai kendala yang selama ini menjadi penghambat pembangunan.

Diantaranya, keterbatasan infrastruktur, akses teknologi, serta permasalahan sosial ekonomi yang terus menjadi tantangan, termasuk angka kemiskinan.

Dijelaskan, berdasarkan data Maret 2024, tingkat kemiskinan di Mimika masih tinggi, karena itu inovasi dalam pemberdayaan masyarakat, terutama di sektor ekonomi lokal seperti UMKM sangat dibutuhkan.

Dengan dukungan inovasi, UMKM dapat memiliki akses yang lebih luas terhadap pasar, teknologi, dan permodalan, sehingga mampu menggerakkan perekonomian lokal secara lebih dinamis.

Petrus menambahkan, sektor UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebab Mimika memiliki berbagai produk unggulan yang berasal dari sektor pertanian, perikanan, dan kerajinan tangan.

Termasuk produk-produk seperti kopi, kakao, ikan segar, hasil laut, serta kerajinan ukir dan anyaman yang khas dari masyarakat adat.

“Itu semua adalah contoh produk unggulan yang memiliki potensi untuk dipasarkan secara lebih luas, baik di pasar Nasional maupun Internasional,” timpalnya.

Namun demikian kata Petrus, pelaku UMKM di Mimika masih menghadapi berbagai kendala.

Mulai dari keterbatasan modal, minimnya akses pasar, hingga rendahnya kemampuan dalam menggunakan teknologi digital untuk pemasaran.

“Disinilah peran inovasi menjadi sangat vital. Pemerintah harus memberikan dukungan berupa pelatihan keterampilan, akses permodalan, serta fasilitas digitalisasi bagi pelaku UMKM sehingga produk unggulan kita dapat bersaing di pasar yang lebih luas,” katanya.

Penguatan sektor pariwisata yang memanfaatkan keindahan alam Mimika, seperti pegunungan, hutan mangrove dan keanekaragaman hayati juga bisa menjadi sumber inovasi baru yang akan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi daerah.

Dikatakan berdasarkan data terbaru, Kabupaten Mimika masih berada di peringkat bawah dalam hal daya saing inovasi.

Hal ini menandakan bahwa semua stakeholder perlu bekerja lebih keras dalam menciptakan kebijakan-kebijakan inovatif yang bisa mendorong kemajuan di berbagai sektor.

Petrus mengingatkan kepada semua peserta agar melalui penyusunan roadmap sistem inovasi daerah, dapat menciptakan kerangka kerja yang jelas dalam mengembangkan inovasi yang terfokus pada kebutuhan daerah.

Pada kesempatan itu, Petrus juga mengajak seluruh pemangku kepentingan yang hadir dalam FGD untuk berperan aktif dalam memberikan masukan sehingga roadmap yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan dan potensi Kabupaten Mimika. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

10 Juli 2026
Hanya Beberapa Menit dari Kota Timika, Kampung Nawaripi Masih Bergelut dengan Banjir dan Jalan Rusak

Hanya Beberapa Menit dari Kota Timika, Kampung Nawaripi Masih Bergelut dengan Banjir dan Jalan Rusak

10 Juli 2026
Jadikan Lumbung Logistik, Satgas Pamtas RI-PNG Yon Parako 462 Borong Hasil Kebun Warga Dekai

Jadikan Lumbung Logistik, Satgas Pamtas RI-PNG Yon Parako 462 Borong Hasil Kebun Warga Dekai

10 Juli 2026
Harapan Mimika ke Istana Terhenti, Nikolaus Timakonama Gugur di Seleksi Akhir Paskibraka Nasional

Harapan Mimika ke Istana Terhenti, Nikolaus Timakonama Gugur di Seleksi Akhir Paskibraka Nasional

10 Juli 2026
Cegah Kesalahan Administrasi, BPKAD Mimika Bekali PPK dan Bendahara OPD Tata Kelola Keuangan

Cegah Kesalahan Administrasi, BPKAD Mimika Bekali PPK dan Bendahara OPD Tata Kelola Keuangan

10 Juli 2026
Padat Karya Rp3 Miliar, Distrik Jita Pasang 100 Lampu Jalan di 10 Kampung

Padat Karya Rp3 Miliar, Distrik Jita Pasang 100 Lampu Jalan di 10 Kampung

10 Juli 2026

POPULER

  • Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

    Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    673 shares
    Bagikan 269 Tweet 168
  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Berkabung Atas Tewasnya Pilot Nicholas: AMA Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan di Papua

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bupati Mimika Kritik Keras Kinerja Pejabat: “Sudah Dikasih Jabatan, Malas Masuk Kantor”

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Panglima TNI Pimpin Kenaikan Pangkat 23 Prajurit di Timika

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post
Lanjutkan Pemasangan Jaringan Air Bersih, Dinas PUPR Mimika Gelontorkan Rp63 Miliar Lebih

Lanjutkan Pemasangan Jaringan Air Bersih, Dinas PUPR Mimika Gelontorkan Rp63 Miliar Lebih

Anak Tujuh Tahun Dilaporkan Tenggelam di Sungai Distrik Atsj Asmat

Anak Tujuh Tahun Dilaporkan Tenggelam di Sungai Distrik Atsj Asmat

Sekda Keerom Akhirnya Ditahan, Diduga Terlibat Korupsi Dana Bansos Rp18 Miliar Lebih

Brigpol Johan Herik Tewas Ditembak KKB di Lanny Jaya, Satu Warga Sipil Dirawat di RSUD Tiom

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id