ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Miliki TUK, Gapensi Mimika Layani Uji Kompetensi Pencetakan SKK Konstruksi Sipil dan SBU

Kehadiran TUK untuk membantu memperpendek jarak uji kompetensi yang dilakukan oleh kontraktor dari delapan kabupaten di Papua Tengah.

17 Agustus 2024
0
Miliki TUK, Gapensi Mimika Layani Uji Kompetensi Pencetakan SKK Konstruksi Sipil dan SBU

Donbosko Pogolamum, Ketua Gapensi, Sekretaris Gapensi Ronald Kambu yang juga asesor TUK Gatensi Mimika Membangun dan Petronela Ramandey (Asesor) foto bersama tiga peserta pelatihan SKK di Kantor Gapensi, Jumat 16 Agustus 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Mimika, Papua Tengah selaku mitra pemerintah dalam bidang konstruksi, kini memiliki Tempat Uji Kompetensi (TUK) Gabungan Tenaga Ahli Konstruksi (Gatensi) Mimika Membangun.

Dengan keberadaan TUK akan membantu memproses pencetakan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) dan pembuatan Sertifikat Badan Usaha (SBU).

ADVERTISEMENT

Demikian disampaikan Ronald Kambu, Sekretaris Gapensi Mimika kepada koranpapua.id di ruang kerjanya, Jumat 16 Agustus 2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ronald yang pada saat itu bersama Donbosko Dogolamum, Ketua Gapensi Mimika menjelaskan, TUK Gatensi Mimika Membangun didukung dua tenaga asesor yakni dirinya dan Petronela Ramandey, ST.

Baca Juga

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

“Saat ini telah dan sedang memberikan pelatihan dan uji kompetensi bagi para pekerja dengan latar belakang disiplin ilmu konstruksi sipil,” katanya.

Ronald menuturkan, semua syarat untuk TUK sudah terpenuhi, baik untuk melayani Sertifikat Badan Usaha (SBU), Sertifikat Kompetensi  Kerja (SKK) dan termasuk untuk konstruksi umum bagi tenaga tamatan SMK Sipil, SI Sipil dan K3.

Disampaikan dengan dibukanya TUK di Mimika, selain mendekatkan pelayanan bagi kontraktor mengirim tenaganya ikut pelatihan untuk memiliki SKK, juga dapat menjawab kebutuhan akan kekurangan tenaga teknis sipil yang memiliki SKK.

“Karena syarat kontraktor ikut tender di Timika harus punya SKK, K3 ini termasuk kelengkapan syarat lainnya. Sehingga dengan adanya TUK bisa menjawab kebutuhan kontraktor di Mimika,” jelas Ronald.

Pengusaha muda ini menegaskan Kabupaten Mimika pada tahun anggaran 2024 terdapat 7.000 paket pekerjaan.

Dengan jumlah ribuan paket tersebut, jelas tenaga-tenaga tersebut tidak mungkin harus semua didatangkan dari luar Papua.

Karena satu orang hanya berlaku untuk satu perusahaan dan tidak bisa dipakai di tempat lain.

Apabila ada praktek kecurangan satu orang dipakai di beberapa kabupaten akan dicoret. Dampaknya kontraktor tersebut tidak bisa lagi mengikuti tender.

Ia berharap kedepan Gapensi dapat bekerjasama dengan PT Freeport Indonesia.

Gapensi siap membantu mensuppor tenaga-tenaga terampil yang memiliki K3 dan memenuhi persyaratan kerja untuk disuplay ke perusahaan.

“Daripada Freeport mendatangkan tenaga dari luar. Karena adik-adik calon tenaga kerja Mimika tidak lolos di perusahaan hanya alasan belum punya K3,” paparnya.

Dikatakan, tujuan kehadiran TUK selain membantu memperpendek jarak uji kompetensi yang dilakukan oleh kontraktor dari delapan kabupaten di Papua Tengah, juga bermanfaat untuk memproteksi tenaga kerja lokal dengan kemampuan skiil yang berkualitas.

“Yang ada selama ini sudah banyak terkena penipuan, ada yang bayar hampir jutaan,” pungkasnya.

Selain itu dengan keberadaan TUK di Mimika juga dapat membantu menghemat biaya perjalanan dan akomodasi karena selama ini  harus mengurus ke Jayapura.

Lebih jauh Ronald menuturkan, kesulitan yang dialami para kontraktor di Mimika dalam memproses pengurusan SBU yakni, minimnya tenaga yang memiliki SKK.

Dengan TUK ini Gapensi Mimika bisa memberikan pelatihan dan mencetak SKK sesuai jenis SBU, mulai jenjang sub bidang dari 1 sampai 9 dalam jangka waktu tidak terlalu lama. Misalnya jenjang jalan, jembatan, bangunan air dan lain-lain.

“Jadi kita cetak SKK di sini untuk memenuhi kebutuhan SBU yang selama ini pengusaha Orang Asli Papua (OAP) kesulitan mengurusnya,” timpal Ronald.

Pembukaan penerimaan pendaftaran pelatihan bagi tenaga konstruksi dibuka setiap hari kerja tanpa ada batasan jumlah.

Kepada pengusaha yang belum mempunyai tenaga dengan SKK bisa datang mendaftar. Gapensi akan memprioritaskan bagi anggotanya.

Syarat untuk bisa mendapat SBU, kontraktor harus mempunyai Kartu Tanda Anggota (KTA). Dengan dasar ini selanjutnya akan diproses SKKnya.

“Jadi kontraktor hanya datang membawa SBUnya ke Gapensi bersama dokumen akta notaris dan ijin-ijin lainnya. Apabila semua sudah lengkap tinggal diproses,” katanya.

Ronald menyebut pekan depan peserta yang sedang mengikuti pelatihan sudah dicetak SKKnya dan dilanjutkan dengan pelatihan kepada 20 orang pendaftar baru.

“Peserta yang mengikuti pelatihan langsung diuji di Gapensi. Untuk kerahasiaan data kami jamin aman tidak akan diambil oleh siapapun untuk kepentingan oknum tertentu,” katanya.

TUK Gatensi Mimika Membangun sudah melewati proses dan lolos validasi data. Berharap semua yang membutuhkan SKK, SBU untuk di wilayah Papua Tengah bisa memanfaatkan fasilitas ini.

Karena pelayanan ofline hanya di Mimika mulai jenjang 1-5. Sedangkan untuk online jenjang 6-9 bisa dilakukan namun harus menunggu jumlah pesertanya banyak.

Ia berharap di momentum HUT Kemerdekaan RI ke 79, hadirnya TUK Mimika Membangun dapat membantu pengusaha OAP agar merasakan esensi dari nilai kemerdekaan itu sendiri dalam berusaha. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

30 Mei 2026
SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

30 Mei 2026
Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

30 Mei 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

30 Mei 2026
Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

30 Mei 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    721 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Polisi Dalami Dugaan Pengrusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika, Kapolres: Anggota Terlibat Ditindak Tegas

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Pemuda Katolik Apresiasi Pj Gubernur Ribka Haluk Kenakan Rajutan Mama Papua di HUT RI ke 79

Pemuda Katolik Apresiasi Pj Gubernur Ribka Haluk Kenakan Rajutan Mama Papua di HUT RI ke 79

Johannes Rettob Pimpin Upacara HUT RI ke-79 di Masa Akhir Jabatan OMTOB

Johannes Rettob Pimpin Upacara HUT RI ke-79 di Masa Akhir Jabatan OMTOB

HUT RI ke-79, 163 Warga Binaan Lapas II B Timika Terima Remisi, Satunya Langsung Bebas

HUT RI ke-79, 163 Warga Binaan Lapas II B Timika Terima Remisi, Satunya Langsung Bebas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id