ADVERTISEMENT
Selasa, April 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Sehari Digembok Pengusaha OAP, Kantor Dinas Pendidikan Mimika Dibuka Kembali

Para pengusaha ini beralasan terpaksa menggembok pintu utama kantor, karena susah bertemu dengan Marthen Kana yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan.

13 Agustus 2024
0
Sehari Digembok Pengusaha OAP, Kantor Dinas Pendidikan Mimika Dibuka Kembali

Seorang pengusaha OAP membuka kembali gembok Kantor Dinas Pendidikan disaksikan Kapolsek Kauala Kencana Iptu Stefanus Yimsi. Gembok dibuka setelah pertemuan di Kantor Dinas Pendidikan yang dipimpin Kapolsek Kuala Kencana bersama pengusaha OAP, Selasa 13 Agustus 2024. (foto : Ist./koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Aktivitas Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Papua Tengah sempat terhenti selama satu hari.

Pasalnya kantor yang dipimpin Jenni Usmani tersebut sempat digembok menggunakan rantai pada pintu utama oleh pengusaha Orang Asli Papua (OAP) sejak Senin 12 Agustus 2024.

ADVERTISEMENT

Stanislaus Laiyan, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Mimika kepada koranpapua.id melalui teleponnya, Selasa 13 Agustus 2024 menjelaskan, amarah para pengusaha OAP sudah terjadi sejak, Jumat 9 Agustus 2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mereka datang membawa sampah yang dimasukan kedalam kresback dan meletakan di Kantor Dinas Pendidikan.

Baca Juga

Melawan Saat Ditangkap, DPO Penembak Anggota TNI Tewas Dibedil Aparat

Gibran Instruksikan Pemprov Papua Tengah Optimalkan Pelabuhan Nabire Jadi Simpul Ekonomi

Setelah ada komunikasi dan diselesaikan dengan baik, ternyata pada Senin 12 Agutus mereka kembali datang dan menggembok pintu utama kantor dinas.

“Saya juga tidak tau jelas masalahnya apa. Tetapi berdasarkan yang mereka sampaikan terkait dengan proyek-proyek di Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Kepada para pengusaha, Stanislaus sudah menyampaikan bahwa pekerjaan proyek tidak saja ada di Dinas Pendikan tetapi juga di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Stanislaus juga menyampaikan bahwa, Dinas Pendidikan lebih fokus melayani masyarakat yang datang mengurus legalisir ijazah dan surat pindah.

Termasuk melayani guru-guru yang mengurus Dapodik ke Kementerian Pendidikan dan lain-lain.

Terkait dengan banyak yang harus dikerjakan di kantor itu, maka Stanislaus sudah meminta agar pengusaha OAP tidak menggembok pintu kantor.

“Kami di kantor ini banyak yang datang mengurus legalisir ijazah, para guru yang mengurus Dapodik yang batas waktunya 31 Agustus 2024, pindah sekolah, rapor dan mengurus dana BOS serta guru yang datang mengurus kenaikan pangkat,” jelasnya.

Dikatakan apabila Dapodik ini tidak tuntas diinput pada bulan ini, otomatis data siswa-siswi mulai tingkat TK, SD, SMP dan SMA-SMK di Mimika tidak terdaftar di Dapodik secara Nasional.

Dikatakan karena mereka tetap menggembok pintu kantor, maka atas perintah Kepala Dinas Pendidikan Jenni Usmani, Stanislaus melaporkan kasus ini ke Polsek Kuala Kencana, Senin 12 Agustus 2024.

Mendapatkan laporan itu, anggota Polsek Kuala Kencana langsung turun di lokasi menemui para pengusaha OAP.

Para pengusaha ini beralasan terpaksa menggembok pintu utama kantor, karena susah bertemu dengan Marthen Kana yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan.

“Saya juga tidak tahu apa yang dibicarakan dengan pak Sekretaris. Apakah ada janji-janji mengenai proyek saya kurang tahu jelas,” katanya.

Pengusaha OAP ini berjanji baru bisa membuka kembali jika sudah bertemu dengan Marthen Kana.

Menindaklanjuti tuntutan mereka, para pengusaha bersama anggota Polsek Kuala Kencana berangkat menuju kediaman Marthen Kana.

Namun setiba di rumahnya tidak bertemu dengan Marthen Kana, oleh orang rumah menyampaikan bahwa yang bersangkutan sedang berada di luar daerah.

Stanislaus berharap jangan karena alasan belum bertemu dengan sekretaris, kemudian berdampak pada pelayanan publik yang mengorbankan banyak orang.

“Saya sudah sampaikan kepada mereka supaya lakukan secara humanis dan kemanusiaan. Jangan gembok karena ini mengganggu pelayanan publik di dunia pendidikan,” ujarnya.

Gembok Pintu Utama Dinas Pendidikan Dibuka

Stanis juga menjelaskan pintu Kantor Dinas Pendidikam sudah dibuka kembali oleh perwakilan pengusaha OAP.

Dibukanya gembok tersebut setelah ada kesepakatan dalam rapat bersama di Kantor Dinas Pendidikan yang dipimpin Iptu Stefanus Yimsi, Kapolsek Kuala Kencana.

Bahwa Dinas Pendidikan merupakan fasilitas umum tidak boleh dihalangi.

Dalam rapat tersebut, kata Stanis disepakati tuntutan pengusaha OAP akan tetap dipantau oleh pihak Polsek Kuala Kencana.

Sementara Marthen Kana, Sekretaris Dinas Pendidikan yang dihubungi koranpapua.id untuk mengkonfirmasi terkait masalah ini melalui teleponnya pada Selasa 13 Agustus 2024 nomornya tidak aktif.

Denis Wandikbo, warga Mimika yang datang mengurus legalizir ijazahnya pada Selasa 13 Agustus di Kantor Dinas Pendidikan terpaksa pulang kembali.

“Saya sampai di kantor, sekuriti bilang kantor disegel. Dan saya lihat dipintu ditulis disegel,” kata Denis kepada media ini melalui pesan whatsapnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PSSI dan Freeport Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini lewat FGT 2026 di Papua

PSSI dan Freeport Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini lewat FGT 2026 di Papua

21 April 2026
Melawan Saat Ditangkap, DPO Penembak Anggota TNI Tewas Dibedil Aparat

Melawan Saat Ditangkap, DPO Penembak Anggota TNI Tewas Dibedil Aparat

21 April 2026
Gibran Instruksikan Pemprov Papua Tengah Optimalkan Pelabuhan Nabire Jadi Simpul Ekonomi

Gibran Instruksikan Pemprov Papua Tengah Optimalkan Pelabuhan Nabire Jadi Simpul Ekonomi

21 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Kementerian HAM: Baku Tembak di Puncak Tewaskan 15 Warga Sipil

21 April 2026
Pengabdian Tulus: Pakai Roda Tiga Polisi Layani Antar Jemput Murid SDN Uta 2 Kapiraya

Pengabdian Tulus: Pakai Roda Tiga Polisi Layani Antar Jemput Murid SDN Uta 2 Kapiraya

21 April 2026
Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Bandara Nabire: Dari ATR ke Boeing untuk Konektivitas Papua Tengah

Wapres Gibran Tinjau Pengembangan Bandara Nabire: Dari ATR ke Boeing untuk Konektivitas Papua Tengah

21 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    598 shares
    Bagikan 239 Tweet 150
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kode Wanita Berjaket Loreng Terekam CCTV Sebelum Gedung RSUD Paniai Terbakar

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Frambusia, Penyakit Kulit Menular Terabaikan  

Frambusia, Penyakit Kulit Menular Terabaikan  

650 OAP dan LABETI Ikut Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Pencaker

650 OAP dan LABETI Ikut Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Pencaker

Polres Puncak Selidiki Kasus Kebakaran Bangunan Perpustakaan Sekolah Alkitab

Polres Puncak Selidiki Kasus Kebakaran Bangunan Perpustakaan Sekolah Alkitab

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id