ADVERTISEMENT
Jumat, November 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Frambusia, Penyakit Kulit Menular Terabaikan  

Penyakit menular menahun yang kambuhan dan dapat menular langsung antar manusia.

13 Agustus 2024
0
Frambusia, Penyakit Kulit Menular Terabaikan  

dr. Vinny Erna Stefani Sompotan (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Oleh: dr. Vinny Erna Stefani Sompotan (Praktisi kesehatan)

Bekerja di Puskesmas Mapurujaya, Klinik Aisah Care dan Klinik Narwastu Kabupaten Mimika, Papua Tengah

 

FRAMBUSIA adalah merupakan penyakit kronis dan menular serta ,masuk dalam penyakit kulit terabaikan (neglected tropical desease /NTDs).

Baca Juga

Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

BRIDA Mimika Usung Dua Inovasi di IGA 2026, Ini Manfaatnya

Frambusia ini merupakan penyakit menular menahun yang kambuhan dan dapat menular langsung antar manusia yang disebabkan oleh infeksi kronis bakteri.

Penyebabnya adalah oleh karena bakteri treponemapertenue. Penyakit ini banyak menyerang anak-anak usia kurang dari 15 tahun, frambusia sangat menular terutama pada fase awal.

Bakteri pada frambusia tidak dapat menembus kulit utuh, tetapi masuk melalui luka, goresan, lecet atau luka infeksi lainnya.

Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penularan dari frambusia adalah:

  1. Lingkungan tidak bersih, hangat, lembab dan penularan paling tinggi adalah di saat musim hujan.
  2. Bergantian menggunakan pakaian yang sama dengan penderita frambusia.
  3. Jarang mandi.
  4. Adanya luka terbuka atau penyakit kudis, bisul, atau luka lainnya yang bisa menjadi tempat masuknya baksteri frambusia.

Tanda dan gejala penyakit Frambusia antara lain, muncul benjolan atau papiloma serta disertai kulit kadang terasa gatal, bisul atau ulkus.

Frambusia terdapat krusta (luka terbuka) yang tidak sakit, adanya penebalan kulit /hyperkeratosis di telapak tangan atau di bagian kaki, nyeri sendi dan tulang serta sering terjadi perubahan pada bentuk tulang dan sendi.

Cara mencegah penyakit frambusia yaitu dengan beberapa hal seperti, berperilaku hidup bersih dan sehat, mandi menggunakan sabun dan air bersih.

Mencuci tangan menggunakan sabun dan di air yang mengalir, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, tidak menggunakan pakaian, selimut, handuk yang sama dengan penderita frambusia atau orang lain.

Hindari kontak langsung dengan luka penderita serta memeriksakan diri bagi penderita yang memiliki gejala mirip frambusia agar bisa segera dan cepat tertangani.

Pada daerah endemis frambusia terdapat kegiatan POPM frambusia atau pemberian obat pencegahan secara massal frambusia.

Pemberian obat yang dilakukan untuk mematikan bakteri Treponema pertenue dan memutus mata rantai penularan secara serentak kepada penduduk sasaran di daerah endemis frambusia.

Mengingat kerugian serta pentingnya penyakit ini untuk dieleminisai dan disembuhkan bagi penderita yang mengidap frambusia, oleh karena itu adanya Eradikasi frambusia.

Yaitu, misi mengingatkan penyakit frambusia merupakan penyakit menular yang bisa mengakibatkan cacat pada tulang sehingga menimbulkan kelumpuhan. (*)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

Satgas Pasgat Kenyam Beli Hasil Kebun Warga, Pererat Hubungan dengan Masyarakat Nduga

5 November 2026
BRIDA Mimika Usung Dua Inovasi di IGA 2026, Ini Manfaatnya

BRIDA Mimika Usung Dua Inovasi di IGA 2026, Ini Manfaatnya

5 November 2026
Mimika Usung SA ANTAR KO dan AMOLE Dinsos di IGA 2026

Mimika Usung SA ANTAR KO dan AMOLE Dinsos di IGA 2026

5 November 2026
Anggaran KKT II Mimika Melebihi Pagu, Wabup Minta Evaluasi

Anggaran KKT II Mimika Melebihi Pagu, Wabup Minta Evaluasi

5 November 2026
Kejari Mimika Limpahkan Kasus Korupsi Gerai Maritim ke Pengadilan Tipikor Jayapura

Kejari Mimika Limpahkan Kasus Korupsi Gerai Maritim ke Pengadilan Tipikor Jayapura

5 November 2026
Pemkab Mimika Presentasikan Dua Inovasi Pelayanan Publik di Kemendagri dalam IGA 2026

Pemkab Mimika Presentasikan Dua Inovasi Pelayanan Publik di Kemendagri dalam IGA 2026

5 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Sehari Setelah Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
650 OAP dan LABETI Ikut Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Pencaker

650 OAP dan LABETI Ikut Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Pencaker

Polres Puncak Selidiki Kasus Kebakaran Bangunan Perpustakaan Sekolah Alkitab

Polres Puncak Selidiki Kasus Kebakaran Bangunan Perpustakaan Sekolah Alkitab

Satu Lagi Warga Sipil, Raimon Gustam asal Makassar Tewas Diterjang Peluru KKB

Satu Lagi Warga Sipil, Raimon Gustam asal Makassar Tewas Diterjang Peluru KKB

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id