ADVERTISEMENT
Senin, Januari 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Nusantara

Buka Jalan Tani di Desa Tomberabu I, Pemkab Ende Gelontorkan Dana Rp419.383.000

Pemerintah tidak mempunyai dana untuk ganti untung kepada pemilik tanah. Pemerintah hanya menyiapkan anggaran untuk pembukaan jalan.

2 Agustus 2024
0
Buka Jalan Tani di Desa Tomberabu I, Pemkab Ende Gelontorkan Dana Rp419.383.000

Sebuah excavator milik kontraktor membuka jalan usaha tani di Kampung Mbegho menuju kampung lama Wologai yang disambut baik oleh warga setempat, Rabu 31 Juli 2024. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun anggaran 2024 menggelontorkan dana Rp419.383.000 untuk proyek pembangunan jalan tani di Desa Tomberabu I.

Dominikus Resi, Kepala Desa Tomberabu I, Kecamatan Ende menjelaskan anggaran sebesar itu untuk membiayai tiga proyek fisik terkait dengan pembukaan jalan tani.

ADVERTISEMENT

Pertama, pembukaan jalan dari Tombegeru menghubungkan Kampung Lianggere Desa Tomberabu II sebesar Rp.142.383.000.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Proyek ini didanai dari pos anggaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende dengan volumen pekerjaam 1600m3 dan dikerjakan oleh CV Fasilitas.

Baca Juga

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

Kedua, pekerjaan pembangunan rehabilitasi dan pemeliharaan jalan usaha tani dengan sumber Dana Alokasi Umum (DAU) pada Dinas Pertanian.

Jalan ini dibuka dari Kampung Mbengho menuju kampung lama Wologai.

Paket pekerjaannya ditangani oleh CV. Ariles Design dengan dana sebesar Rp135 juta dan kontraktor pelaksana CV Artha Kencana.

Domi menuturkan ada beberapa pertimbangan dibangunnya jalan dari Mbegho-Kampung lama Wologai yang panjangnya tidak sampai satu kilo meter.

Diantaranya membuka akses menghubungi kampung lama Wologai yang nantinya sebagai persiapan untuk tempat pemakaman umum Kampung Mbengho yang baru. Karena beberapa tahun kedepan lokasi pekuburan lama di sebelah kampung hampir penuh.

Tujuan lainnya dibukanya jalan tersebut karena terdapat banyak kebun warga yang ditanami tanaman pertanian.

Sehingga dengan adanya akses jalan ini akan membantu mempermudah aktivitas warga tani untuk mengangkut hasil kebun menggunakan kendaraan roda dua.

Ketiga, proyek lanjutan pembukaan jalan dari Kampung Puumbindi menuju lahan pertanian di Ndetura.

Akses jalan yang sama selama dua tahun dimasa pemerintahan desa terdahulu sudah dibuka sampai di lokasi pengambilan air minum Kezipuzu.

Pembangunan tahap ketiga ini menggunakan APBD Ende Tahun 2024 pos dana Dinas Pekerjaan Umum, mulai dari titik pengambilan air Kezipuzu menuju Ndetura sebesar Rp142.000.000.

Paket proyek ini dimenangkan oleh CV. Sela dengan volume pekerjaan 1600m3.

“Kita perkirakan kalau dapat lagi perhatian dari pemerintahan untuk tiga tahun angggaran, jalan sudah bisa sampai di lahan pertanian kopi, kunyit dan halia masyarakat di Ndetura,” jelas Domi.

Terkait berapa besar dana untuk dua tahun sebelumnya, Domi mengaku tidak diketahuinya karena pada saat itu belum menjabat sebagai kepala desa.

Dikatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran pembangunan jalan Kezipuzu-Ndetura, jalan usaha tani Mbegho-Kampung lama Wologai dan Mbotugeru-Lianggere berdasarkan hasil usulan pada Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Program-program jalan ini diinput oleh Tim Assistensi Bappeda Ende kemudian dimasukan dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

“SIPD ini yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan sebagai bahan dalam pengambilan keputusan,” jelasnya.

Domi mengakui dengan dibangunnya jalan ini sesuai dengan visi misinya pada saat dirinya maju calon sebagai kepala desa.

Dengan adanya pembukaan akses jalan tani ini, Domi mengaku hampir 80 persen disambut baik oleh masyarakat, sedangkan 20 persen warga kurang antusias dengan beberapa alasan.

Mereka kurang antusias karena jalan yang dilalui melewati lahan yang sudah dipenuhi tanaman pertanian umur panjang (kopi, cengkeh, kemiri) yang selama ini sudah memberikan hasil sebagai penopang ekonomi keluarga.

Walaupun demikian, lanjut Domi sebelum dilakukan pembukaan lahan sudah didahului dengan tahapan sosialisasi dan survei lapangan guna mengetahui lahan siapa saja yang nantinya dilewati alat berat pada saat jalan dibuka.

Tahap selanjutnya mendatangi pemilik lahan meminta persetujuan. Setelah disetujui pemilik lahan wajib menandatangani berita acara pembebasan lahan sebagai dasar hukumnya.

Langkah yang diambil ini sesuai dengan permintaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas PU dan Dinas Pertanian. Bahwa sebelum anggaran turun pemerintah desa harus memasukan proposal dan berita acara persetujuan pembebasan lahan.

“Tujuannya supaya pada saat kontraktor masuk buka jalan tidak ada lagi muncul aksi protes dari pemilik kebun karena alasan tanamannya rusak,” pungkasnya.

Kepada warga, Domi menjelaskan pemerintah tidak mempunyai dana untuk ganti untung kepada pemilik tanah. Pemerintah hanya menyiapkan anggaran untuk pembukaan jalan.

Terkait pembangunan jalan, Domi sudah berkoordinasi dengan ketiga kontraktor pemenang tender agar hanya menggunakan satu excavator saja.

Tujuannya supaya menyelamatkan badan jalan yang sudah dirabat semen supaya tidak mengalami kerusakan.

“Jadi alat setelah buka jalan Mbotugeru-Lianggere saya minta lanjut buka Jalan Mbegho-Wologai dan Kezipuzu-Ndetura. Sehingga hanya dua kali lewat saja. Pada saat naik dan turun atau pulang,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

Paroki Komopa Dekenat Paniai Gelar Diskusi dan Makan Bersama Jelang Muspasme ke-VIII

26 Januari 2026
Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

Sekda Mimika Ingatkan Penyusunan RKPD 2027 Harus Partisipatif dan Berbasis Data

26 Januari 2026
Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

Pemkab Mimika Targetkan Pembagian DPA 2026 Pekan Depan

26 Januari 2026
Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

Pastor Goklian Ingatkan Wartawan Papua Wartakan Berita yang Benar dan Bermakna

26 Januari 2026
Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

Aksi Bisu di Halaman Katedral, 11 Warga Merauke Ditangkap, Koalisi HAM Papua Desak Polisi Bebaskan Mereka

26 Januari 2026
Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

Tindak Lanjut Temuan BPK, BPKAD Mimika Minta OPD Perketat Pengawasan Proyek Fisik

26 Januari 2026

POPULER

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Bahlil Pastikan Divestasi 10 Persen Saham Freeport Kuartal I Rampung Dalam Waktu Dekat

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Brigjen Alfred Papare Bergeser ke Papua Barat, Kombes Jeremias Rontini di Papua Tengah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jabat Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini ‘Pecah Bintang’, Berikut Sekilas Perjalanan Karirnya

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Oknum Pejabat Bea Cukai Papua Diduga Lakukan Pelecehan Anak di Bawah Umur, Korban Anak Rekan Kerja

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Pemkab Mimika Pastikan Buka Penerimaan CPNS 2026, Kuota 274 Formasi

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Awali Tugas sebagai Kapolres Supiori, Kompol Frits Erari Hadiri Ibadah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Tembak Mati Beberapa Anggota Separatis, Koops Habema Rebut Dua Markas Utama OPM Kodap XVI Yahukimo

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Januari- Juli 2024 Terdapat 116 Pasangan Suami Istri di Timika yang Ajukan Perceraian

Januari- Juli 2024 Terdapat 116 Pasangan Suami Istri di Timika yang Ajukan Perceraian

Ucapkan Selamat, Empat yang Terpilih Menjadi Pejabat Utama YPMAK Adalah Terbaik

Ucapkan Selamat, Empat yang Terpilih Menjadi Pejabat Utama YPMAK Adalah Terbaik

Raimondus Kelanangame Mundur dari Seleksi Wadir Pengawasan dan Evaluasi Program YPMAK

Raimondus Kelanangame Mundur dari Seleksi Wadir Pengawasan dan Evaluasi Program YPMAK

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id