ADVERTISEMENT
Jumat, April 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Masyarakat Sampaikan 15 Tuntutan Terkait Kasus Tewasnya Tiga Warga Puncak Jaya

Masyarakat Puncak Jaya hidup berdampingan dengan Polres Puncak Jaya dan Kodim 1714 dengan damai dan aman.

20 Juli 2024
0
Masyarakat Sampaikan 15 Tuntutan Terkait Kasus Tewasnya Tiga Warga Puncak Jaya

Masyarakat Puncak Jaya menyampaikan tuntutan buntut kasus tewasnya tiga warga Puncak Jaya. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PUNCAK JAYA, Koranpapua.id– Masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah meminta klarifikasi dan sejumlah tuntutan terkait penembakan tiga warga Puncak Jaya oleh aparat keamanan.

Permintaan klarifikasi ini seiring dengan beredarnya informasi di media mainstream dan TV terkait tewasnya tiga warga yang ditembak mati oleh Satgas Yonif 753 di Kampung Karubate, Distrik Muara, Puncak Jaya, Rabu 17 Juli 2024.

ADVERTISEMENT

Klarifikasi yang bersifat segera itu ditujukan kepada Komandan Yonif 753, Kapendam 17 Cenderawasih, BIN/BAIS, dan Tim Elang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tuntutan yang disampaikan masyarakat, karena pihak keamanan mengklaim bahwa tiga korban tewas tersebut yakni, Dominus Enumbi, Pemerintah Murib, dan Tonda Wanimbo terlibat sebagai anggota TPNPB/OPM kelompok Terianus.

Baca Juga

Anggaran 2026 Terbatas: Tidak Semua Program Terakomodir, Gubernur Apolo: Bina Marga Hanya Tiga Kegiatan

Sentuhan Bermakna: Brigpol Nixon Sambangi Warga yang Rumahnya Roboh di Kampung Hangaitji

Berikut 15 Tuntutan Masyarakat Puncak Jaya:

  1. Meminta klarifikasi dari Danyon 753 dan pihak terkait, termasuk Kapendam 17 Cenderawasih, BIN/BAIS, dan Tim Elang segera melakukan klarifikasi terkait insiden tersebut.
  2. Oknum Satgas Yonif 753 diharapkan mengakui bahwa telah terjadi kesalahan dalam penegakan hukum.
  3. Jika korban benar-benar simpatisan atau anggota Terianus Enumbi, masyarakat Puncak Jaya tidak akan melakukan perlawanan dengan cara membakar mobil dan menyerang masyarakat yang tidak bersalah.
  4. Tindakan penegakan hukum yang salah sasaran oleh personil Satgas telah merusak situasi keamanan di Puncak Jaya, yang sebelumnya sudah aman.
  5. Demi menegakkan keadilan, diharapkan LBH diizinkan untuk turun melakukan investigasi di Puncak Jaya.
  6. Kapendam Cenderawasih dan Satgas 753 dituduh menyebarkan berita hoax berupa foto Bintang Kejora dan senjata api yang telah diedit di media massa untuk menutupi kesalahan oknum Satgas yang menembak mati warga sipil.
  7. Jika tindakan Satgas 753 seperti ini terus berlanjut, seluruh personil Satgas Yonif 753 diharapkan segera ditarik dari wilayah Puncak Jaya.
  8. Personil satuan organik Polres Puncak Jaya dan Kodim 1714 dianggap jauh lebih bermartabat dibandingkan dengan Satgas TNI.
    Keberadaan Satgas TNI di Puncak Jaya dinilai hanya menambah masalah dan tidak menyelesaikan masalah. Kebenaran akan selalu menemukan jalannya sendiri.
  1. Masyarakat turut berduka cita atas kematian warga sipil yang tidak bersalah, baik warga asli Papua maupun pendatang.
  2. Masyarakat prihatin terhadap pembakaran kendaraan yang dilakukan oleh warga yang marah terhadap perlakuan oknum Satgas 753.
  3. Insiden ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi Satgas TNI dalam tindakan penegakan hukum.
  4. Masyarakat mengutuk keras oknum Satgas 753 yang menembak mati warga sipil dan menuduh mereka sebagai OPM. Ingatlah bahwa pada akhirnya semua manusia akan mempertanggungjawabkan dosa di hadapan Tuhan.
  5. Masyarakat mengutuk oknum Satgas TNI dan satuan intelijen militer yang menuduh semua masyarakat Puncak Jaya sebagai OPM atau simpatisan OPM.
  6. Tugas TNI adalah sebagai pelindung rakyat dan penjaga keutuhan wilayah NKRI, bukan sebagai pembunuh masyarakat sipil.
  7. Masyarakat mengutuk keras oknum prajurit yang suka mendiskriminasi dan menghakimi semua orang asli Puncak Jaya sebagai OPM.
  8. Masyarakat Puncak Jaya hidup berdampingan dengan Polres Puncak Jaya dan Kodim 1714 dengan damai dan aman.
  9. Meminta seluruh Satgas TNI dan segala macam intelijen negara sebaiknya meninggalkan Puncak Jaya dan dikembalikan ke satuan masing-masing, karena Puncak Jaya sudah lama aman dan damai. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gubernur Apolo: Dana Otsus Diibaratkan Ular Dilepas Kepala Namun Ekornya Dipegang

Anggaran 2026 Terbatas: Tidak Semua Program Terakomodir, Gubernur Apolo: Bina Marga Hanya Tiga Kegiatan

24 April 2026
Sentuhan Bermakna: Brigpol Nixon Sambangi Warga yang Rumahnya Roboh di Kampung Hangaitji

Sentuhan Bermakna: Brigpol Nixon Sambangi Warga yang Rumahnya Roboh di Kampung Hangaitji

24 April 2026
Wujud Solidaritas untuk Papua Damai, Pemuda Katolik Papua Tengah Nyalakan 1.000 Lilin

Wujud Solidaritas untuk Papua Damai, Pemuda Katolik Papua Tengah Nyalakan 1.000 Lilin

24 April 2026
Peningkatan Mutu Layanan, Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pertemuan CQI Bahas Program Malaria

Peningkatan Mutu Layanan, Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pertemuan CQI Bahas Program Malaria

24 April 2026
Lakalantas di Mimika Awal 2026: 11 Tewas dan  97 Luka Berat, Kerugian Capai Rp227 Juta

Lakalantas di Mimika Awal 2026: 11 Tewas dan  97 Luka Berat, Kerugian Capai Rp227 Juta

24 April 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Mimika Intensifkan Edukasi ke Kalangan Pelajar

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Mimika Intensifkan Edukasi ke Kalangan Pelajar

24 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Selesaikan Konflik, Ribka Haluk Kirim Tim Perdamaian ke Puncak Jaya

Selesaikan Konflik, Ribka Haluk Kirim Tim Perdamaian ke Puncak Jaya

Jokowi Hadiri Perayaan HAN 2024, Situasi Kamtibmas Kota Jayapura Kondusif

Jokowi Hadiri Perayaan HAN 2024, Situasi Kamtibmas Kota Jayapura Kondusif

Jalan Trans Jayapura-Sarmi Dipalang, Warga Tuntut Sisa Pembayaran Aset Pemda Sarmi

Jalan Trans Jayapura-Sarmi Dipalang, Warga Tuntut Sisa Pembayaran Aset Pemda Sarmi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id