ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Masyarakat Sampaikan 15 Tuntutan Terkait Kasus Tewasnya Tiga Warga Puncak Jaya

Masyarakat Puncak Jaya hidup berdampingan dengan Polres Puncak Jaya dan Kodim 1714 dengan damai dan aman.

20 Juli 2024
0
Masyarakat Sampaikan 15 Tuntutan Terkait Kasus Tewasnya Tiga Warga Puncak Jaya

Masyarakat Puncak Jaya menyampaikan tuntutan buntut kasus tewasnya tiga warga Puncak Jaya. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PUNCAK JAYA, Koranpapua.id– Masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah meminta klarifikasi dan sejumlah tuntutan terkait penembakan tiga warga Puncak Jaya oleh aparat keamanan.

Permintaan klarifikasi ini seiring dengan beredarnya informasi di media mainstream dan TV terkait tewasnya tiga warga yang ditembak mati oleh Satgas Yonif 753 di Kampung Karubate, Distrik Muara, Puncak Jaya, Rabu 17 Juli 2024.

ADVERTISEMENT

Klarifikasi yang bersifat segera itu ditujukan kepada Komandan Yonif 753, Kapendam 17 Cenderawasih, BIN/BAIS, dan Tim Elang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tuntutan yang disampaikan masyarakat, karena pihak keamanan mengklaim bahwa tiga korban tewas tersebut yakni, Dominus Enumbi, Pemerintah Murib, dan Tonda Wanimbo terlibat sebagai anggota TPNPB/OPM kelompok Terianus.

Baca Juga

Di Ujung Perbatasan, Satgas Pasgat Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Sekitar Bandara Oksibil

Seluruh Toko dan Rumah Pasang CCTV, Kapolres Mimika: Jangan Tunggu Jadi Korban Kejahatan

Berikut 15 Tuntutan Masyarakat Puncak Jaya:

  1. Meminta klarifikasi dari Danyon 753 dan pihak terkait, termasuk Kapendam 17 Cenderawasih, BIN/BAIS, dan Tim Elang segera melakukan klarifikasi terkait insiden tersebut.
  2. Oknum Satgas Yonif 753 diharapkan mengakui bahwa telah terjadi kesalahan dalam penegakan hukum.
  3. Jika korban benar-benar simpatisan atau anggota Terianus Enumbi, masyarakat Puncak Jaya tidak akan melakukan perlawanan dengan cara membakar mobil dan menyerang masyarakat yang tidak bersalah.
  4. Tindakan penegakan hukum yang salah sasaran oleh personil Satgas telah merusak situasi keamanan di Puncak Jaya, yang sebelumnya sudah aman.
  5. Demi menegakkan keadilan, diharapkan LBH diizinkan untuk turun melakukan investigasi di Puncak Jaya.
  6. Kapendam Cenderawasih dan Satgas 753 dituduh menyebarkan berita hoax berupa foto Bintang Kejora dan senjata api yang telah diedit di media massa untuk menutupi kesalahan oknum Satgas yang menembak mati warga sipil.
  7. Jika tindakan Satgas 753 seperti ini terus berlanjut, seluruh personil Satgas Yonif 753 diharapkan segera ditarik dari wilayah Puncak Jaya.
  8. Personil satuan organik Polres Puncak Jaya dan Kodim 1714 dianggap jauh lebih bermartabat dibandingkan dengan Satgas TNI.
    Keberadaan Satgas TNI di Puncak Jaya dinilai hanya menambah masalah dan tidak menyelesaikan masalah. Kebenaran akan selalu menemukan jalannya sendiri.
  1. Masyarakat turut berduka cita atas kematian warga sipil yang tidak bersalah, baik warga asli Papua maupun pendatang.
  2. Masyarakat prihatin terhadap pembakaran kendaraan yang dilakukan oleh warga yang marah terhadap perlakuan oknum Satgas 753.
  3. Insiden ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi Satgas TNI dalam tindakan penegakan hukum.
  4. Masyarakat mengutuk keras oknum Satgas 753 yang menembak mati warga sipil dan menuduh mereka sebagai OPM. Ingatlah bahwa pada akhirnya semua manusia akan mempertanggungjawabkan dosa di hadapan Tuhan.
  5. Masyarakat mengutuk oknum Satgas TNI dan satuan intelijen militer yang menuduh semua masyarakat Puncak Jaya sebagai OPM atau simpatisan OPM.
  6. Tugas TNI adalah sebagai pelindung rakyat dan penjaga keutuhan wilayah NKRI, bukan sebagai pembunuh masyarakat sipil.
  7. Masyarakat mengutuk keras oknum prajurit yang suka mendiskriminasi dan menghakimi semua orang asli Puncak Jaya sebagai OPM.
  8. Masyarakat Puncak Jaya hidup berdampingan dengan Polres Puncak Jaya dan Kodim 1714 dengan damai dan aman.
  9. Meminta seluruh Satgas TNI dan segala macam intelijen negara sebaiknya meninggalkan Puncak Jaya dan dikembalikan ke satuan masing-masing, karena Puncak Jaya sudah lama aman dan damai. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Di Ujung Perbatasan, Satgas Pasgat Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Sekitar Bandara Oksibil

Di Ujung Perbatasan, Satgas Pasgat Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Sekitar Bandara Oksibil

24 Juli 2026
Seluruh Toko dan Rumah Pasang CCTV, Kapolres Mimika: Jangan Tunggu Jadi Korban Kejahatan

Seluruh Toko dan Rumah Pasang CCTV, Kapolres Mimika: Jangan Tunggu Jadi Korban Kejahatan

24 Juli 2026
Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Mimika Rp28 Miliar Mengendap Setahun di Kepolisian, Kapolda: Masih Tunggu Audit BPKP

Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Mimika Rp28 Miliar Mengendap Setahun di Kepolisian, Kapolda: Masih Tunggu Audit BPKP

24 Juli 2026
Komisi III DPR RI Tinjau Mimika, Kapolda Jermias Desak Pembangunan Mako Polda dan Penguatan Penegakan Hukum

Komisi III DPR RI Tinjau Mimika, Kapolda Jermias Desak Pembangunan Mako Polda dan Penguatan Penegakan Hukum

24 Juli 2026
46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

Pemkab Mimika Perkuat Transformasi Perpustakaan Berbasis Digital, Bupati: Bukan Tempat Menyimpan Koleksi Buku

24 Juli 2026
46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

20 Anak Putus Sekolah Asal Mimika Dikirim Ikuti Pelatihan Keterampilan di Bogor dan Jakarta

24 Juli 2026

POPULER

  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    691 shares
    Bagikan 276 Tweet 173
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    904 shares
    Bagikan 362 Tweet 226
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Teror di Jalan Kwamki Narama, Mobil Maxim Dilempari Batu hingga Kaca Pecah Saat Jemput Dokter

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Kasus Rudapaksa Anak 12 Tahun: Polres Mimika Tetapkan Tersangka, Korban Diancam Dibunuh

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Selesaikan Konflik, Ribka Haluk Kirim Tim Perdamaian ke Puncak Jaya

Selesaikan Konflik, Ribka Haluk Kirim Tim Perdamaian ke Puncak Jaya

Jokowi Hadiri Perayaan HAN 2024, Situasi Kamtibmas Kota Jayapura Kondusif

Jokowi Hadiri Perayaan HAN 2024, Situasi Kamtibmas Kota Jayapura Kondusif

Jalan Trans Jayapura-Sarmi Dipalang, Warga Tuntut Sisa Pembayaran Aset Pemda Sarmi

Jalan Trans Jayapura-Sarmi Dipalang, Warga Tuntut Sisa Pembayaran Aset Pemda Sarmi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id