ADVERTISEMENT
Jumat, Juli 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Potensi Timbulan Sampah di Mimika Mencapai 157 Ton Per Hari

Sampah terbanyak di wilayah Distrik Kuala Kencana dihasilkan oleh Developer Perumahan Pondok Amor.

15 Juni 2024
0
Potensi Timbulan Sampah di Mimika Mencapai 157 Ton Per Hari

Frans Kambu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika foto bersama peserta sosialisasi penanganan dan pengelolaan sampah untuk Distrik Kuala Kencana, Sabtu 15 Juni 2024. (foto: redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Jumlah penduduk Kabupaten Mimika terus bertumbuh setiap tahunnya.

Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispencapil) Mimika, Provinsi Papua Tengah tahun 2023 terdapat 314.658 jiwa yang mendiami kabupaten ini.

ADVERTISEMENT

Jumlah ini terdiri dari 166.291 laki-laki dan 148.367 perempuan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan jumlah jiwa yang ada memposisikan Mimika masuk kategori kota sedang, sehingga berdampak terhadap potensi timbulan sampah setiap harinya yang mencapai 157,3 ton.

Baca Juga

Pemeriksaan Hb dan Edukasi Gizi Warnai Kampanye Aksi Bergizi di Poumako

Dinkes Mimika Jadikan Remaja Garda Depan Pencegahan Stunting

Angka ini diperoleh berdasarkan hasil perhitungan jumlah penduduk dikalikan dengan 0,5 kilogram sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) tahun 1994.

Demikian disampaikan Ramli Le, staf Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika ketika menyampaikan materi dalam sosialisasi pengelolaan dan penanganan sampah adopsi Banyumas untuk semua stakeholder Distrik Kuala Kencana, Sabtu 15 Juni 2024.

Harga sampah yang dibeli dari pengumpul untuk karton dan kertas Rp500 perkilo, botol aqua, botol oli bekas Rp2.000 perkilo.

Dikatakan, perhitungan ini dilakukan berdasarkan pada goaching clinik Penyusunan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jastrada) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga tahun 2008 di Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Jakarta.

Frans Kambu, Kepala DLH Mimika dalam kesempatan yang mengatakan, semakin banyak bermunculan pemukiman baru di Mimika juga  berdampak terhadap bertambahnya potensi sampah.

Karenanya kepada pengelola Perumahan Pondok Amor yang berada di wilayah Distrik Kuala Kencana diwajibkan untuk menyiapkan bank sampah sendiri.

Selanjutnya pihak pengelola mensosialisasikan kepada penghuni perumahan, untuk letakan sampah di bank sampah, bukan dibuang di jalan.

Frans mengatakan setelah sosialisasi ini, DLH akan menurunkan tim ke Distrik Mimika Baru, Distrik Wania dan Distrik Kuala Kencana untuk melihat langsung kondisi bank sampah.

Alfrida Isir, Sekretaris Kelurahan Karang Senang menyampaikan saat ini kelurahan sudah membangun bank sampah berukuran 4×6 meter persegi di lapangan.

Namun yang menjadi persoalan, sampah rumah tangga dan pelaku usaha masih menaruh sampah di trotoar atau pinggir jalan.

Alfrida menyebutkan sampah terbanyak di wilayah Distrik Kuala Kencana dihasilkan Developer Pondok Amor.

Seharusnya sesuai aturan, sampah dengan volume diatas satu kubik bisa dikelola sendiri untuk dibuang ke TPA, bukan mengumpulkan di bak sampah yang disiapkan kelurahan.

Kesempatan itu, Alfrida meminta perhatian DLH untuk membantu motor tiga roda sebagai sarana pengangkut sampah untuk dibuang ke bank sampah.

Harga sampah kaleng aluminium Rp10.000 perkilo, kaleng biasa dan seng bekas Rp1.000 perkilo, tutup galon dan tutupan botol Rp2.000 perkilo.

Dolfie Koloay, perwakilan PT Lintas Papua Mandiri, pengelola bank sampah menuturkan, dalam sehari mampu mengumpulkan sampah plastik dan karton 3-5 ton.

Selanjutnya sampah plastik yang sudah dicacah dan karton dikirim ke Surabaya. Dalam sebulan pihaknya mampu mengirim hingga 60 ton.

“Sampah kita ambil dari TPA Iwaka dan di tempat-tempat bank sampah yang ada di Kota Timika. Untuk sampah yang sudah terkumpul satu ton keatas kita jemput,” jelasnya.

Ia menyebutkan harga sampah yang dibeli dari pengumpul untuk karton dan kertas Rp500 perkilo, botol aqua, botol oli bekas Rp2.000 perkilo.

Sedangkan kaleng aluminium Rp10.000 perkilo, kaleng biasa dan seng bekas Rp1.000 perkilo, tutup galon dan tutupan botol Rp2.000 perkilo.

Mengumpul sampah ini terlepas dari mempunyai nilai ekonomis, tetapi tujuan utamanya membantu pemerintah mengurangi sampah agar lingkungan bersih, sehat.

Termasuk mengajarkan kepada anak cucu sebagai generasi masa depan untuk selalu menjaga bumi bebas sampah.

Ia mengakui untuk menjalankan pekerjaan penanganan sampah, pihaknya masih kekurangan kendaraan pengangkut dan tenaga kerja.

Kepada masyarakat Mimika yang belum mempunyai pekerjaan dipersilahkan melamar sebagai tenaga kerja.

Syaratnya mudah hanya membawa foto copy KTP yang nantinya akan dipakai untuk mengurus kartu BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemeriksaan Hb dan Edukasi Gizi Warnai Kampanye Aksi Bergizi di Poumako

Pemeriksaan Hb dan Edukasi Gizi Warnai Kampanye Aksi Bergizi di Poumako

30 Juli 2026
Dinkes Mimika Jadikan Remaja Garda Depan Pencegahan Stunting

Dinkes Mimika Jadikan Remaja Garda Depan Pencegahan Stunting

30 Juli 2026
Johannes Rettob Kritik Pemotongan TKDD, Sebut Ruang Fiskal Daerah Kian Menyempit

Johannes Rettob Kritik Pemotongan TKDD, Sebut Ruang Fiskal Daerah Kian Menyempit

30 Juli 2026
12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

30 Juli 2026
Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Donorkan Darah, Bantu Penuhi Stok PMI Merauke

Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Donorkan Darah, Bantu Penuhi Stok PMI Merauke

30 Juli 2026
Berlayar dari Timika Menuju Kaimana, Penumpang KM Sabuk Nusantara 75 Hilang Diduga Jatuh ke Laut

Berlayar dari Timika Menuju Kaimana, Penumpang KM Sabuk Nusantara 75 Hilang Diduga Jatuh ke Laut

30 Juli 2026

POPULER

  • TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    715 shares
    Bagikan 286 Tweet 179
  • Tiga Tahun Harumkan Nama Papua di Panggung Reggae Dunia: Dave Baransano Masih Berjuang Sendiri, Butuh Dukungan

    598 shares
    Bagikan 239 Tweet 150
  • “Babi Saja Naik Pesawat,” Bupati Nabire Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Papua

    587 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Misteri Pria Tewas dengan Empat Anak Panah di Mimika Terungkap, Korban Diketahui Tukang Ojek yang Hilang Tiga Hari

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Wamen PPN Ingatkan Kepala Daerah, Jangan Kelola Dana Otsus di Luar Perencanaan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Gallery Foto DLH Mimika Sosialisasi Pengelolaan Sampah Adopsi Banyumas Bagi Stakeholder Distrik Kuala Kencana

Gallery Foto DLH Mimika Sosialisasi Pengelolaan Sampah Adopsi Banyumas Bagi Stakeholder Distrik Kuala Kencana

Praka Hendrik Fonataba, Anggota Koramil 1717-02 Gugur Ditembak KKB

Praka Hendrik Fonataba, Anggota Koramil 1717-02 Gugur Ditembak KKB

Mimika Miliki SDA Melimpah, Wajar Masyarakat Minta Pemekaran

Mimika Miliki SDA Melimpah, Wajar Masyarakat Minta Pemekaran

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id