ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Nabire

Bupati Nabire Soal Block Wabu, Biarkan Masyarakat Menikmati Titipan Tangan Tuhan Sampai Anak Cucu

Emas di Block Wabu ‘berhamburan’ di atas tanah, tidak seperti yang ada di areal tambang emas Tembagapura yang dikelola PT Freeport Indonesia yang harus menggunakan peralatan canggih.

22 Januari 2024
0
Bupati Nabire Soal Block Wabu, Biarkan Masyarakat Menikmati Titipan Tangan Tuhan Sampai Anak Cucu

Bupati Nabire Mesak Magai. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Rencana Pemerintah Pusat melakukan eksplorasi tambang emas Block Wabu di wilayah Papua Tengah terus menuai aksi protes dari masyarakat maupun mahasiswa Papua.

Bupati Nabire Mesak Magai juga memberikan pernyataan melalui rekaman video berdurasi lima menit dua puluh delapan detik yang viral di media sosial Whatsapp, Senin 22 Januari 2024.

ADVERTISEMENT

Orang nomor satu di Kabupaten Nabire itu menegaskan Jakarta jangan melirik potensi Block Wabu maupun potensi Sumber Daya Alam (SDA) lainnya yang ada di wilayah Papua Tengah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meskipun Mesak tidak secara terang-terangan menolak, namun ia meminta pengelolaan Block Wabu diserahkan kepada masyarakat lokal untuk dikelola secara manual. Dengan demikian masyarakat dapat menikmati titipan tangan Tuhan sampai anak cucu.

Baca Juga

Gelar Unjuk Rasa di DPRK Mimika, KNPB Desak Hentikan Konflik Bersenjata di Papua

Pemprov Papua Tengah Bahas Pengendalian Inflasi, Harga Pangan di Intan Jaya Jadi Sorotan

Dikatakan, emas di Block Wabu ‘berhamburan’ di atas tanah, tidak seperti yang ada di areal tambang emas Tembagapura yang dikelola PT Freeport Indonesia yang harus menggunakan peralatan canggih.

Melalui rekaman video tersebut, Bupati Mesak ingin menyampaikan sikapnya terhadap penolakan Block Wabu di Nabire.

Mesak menjelaskan sekitar tahun 2022, dirinya bertemu dengan seseorang dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

Bahwa di Jakarta ada tiga kelompok yang sedang membidik untuk masuk beroperasi di Block Wabu. Namun Mesak tidak menyebutkan secara jelas identitasnya orang yang ia temui.

Kemudian pada September tahun 2022, dirinya pernah bertemu seorang pejabat tinggi PT Freeport Indonesia di Timika.

Meskipun tidak menyebutkan secara lengkap siapa identitas petinggi Freeport tersebut, namun Mesak mengatakan dalam pertemuan itu petinggi Freeport bercerita kepadanya tentang potensi kekayaan Block Wabu.

Bahwa antara Block Wabu dan Tembagapura ada perbedaan. Potensi kekayaan alam di Tembagapura seperti tembaga dan emas maupun nikel terdapat di bawah tanah.

Sehingga dalam operasionalnya menggunakan peralatan besar, canggih dan sebagainya. Tetapi tidak seperti Block Wabu yang emasnya berhamburan di atas tanah dan potensi kekayaannya sangat luar biasa.

“Emas yang ada di Block Wabu bisa sampai 25 tahun pun belum bisa habis,”tukasnya.

Untuk itu, Mesak menyampaikan kepada masyarakat termasuk pejabat di delapan kabupaten di Papua Tengah, bahwa Block Wabu merupakan benar-benar titipan Tuhan untuk masyarakat nikmati.

Tidak perlu menggunakan peralatan canggih dan besar untuk mengambil biji emas yang masih terlindung di dalam Block Wabu. Termasuk di wilayah Kabupaten Paniai, Intan Jaya, Puncak Jaya, Puncak, Deiyai dan Dogiai.

“Oleh sebab itu, ini titipan Tuhan untuk anak cucu kita untuk makan. Ambil potensi kekayaan itu, sehingga saya minta kita semua pejabat lindungi potensi ini. Supaya masyarakat kita ini sampai anak cucupun tidak akan habis,” pesannya.

Menurutnya, biarkanlah mereka mengambil hasil tambang itu dengan cara manual menggunakan tenaga mereka. “Tidak usah panggil, tidak usah ijinkan pengusaha dan perusahaan besar untuk datang masuk di Block Wabu,”tandasnya.

Mesak menegaskan itu titipan tangan Tuhan murni untuk masyarakat Papua. “Mari kita berpihak kepada masyarakat. Jakarta jangan lirik Block Wabu, Mapia, Dogiay, Deiyai, Nabire, Paniai dan sekitarnya di wilayah Papua Tengah. Biarkan masyarakat kelola dengan alat tradisional silakan saja kecuali Freeport silakan,” katanya.

Pemerintah kata Mesak, harus memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk menikmati. Mesak diakhir pernyataan sikapnya mengutip salah satu ayat Kitab Suci ‘siapa yang setia kepada perkara-perkara kecil ia juga setia kepada perkara-perkara besar’. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gelar Unjuk Rasa di DPRK Mimika, KNPB Desak Hentikan Konflik Bersenjata di Papua

Gelar Unjuk Rasa di DPRK Mimika, KNPB Desak Hentikan Konflik Bersenjata di Papua

1 Mei 2026
Pemprov Papua Tengah Bahas Pengendalian Inflasi, Harga Pangan di Intan Jaya Jadi Sorotan

Pemprov Papua Tengah Bahas Pengendalian Inflasi, Harga Pangan di Intan Jaya Jadi Sorotan

1 Mei 2026
Mengenang Sejarah Integrasi ke NKRI, BMP-RI Papua Tengah Gelar Apel Akbar dan Pawai 1 Mei

Mengenang Sejarah Integrasi ke NKRI, BMP-RI Papua Tengah Gelar Apel Akbar dan Pawai 1 Mei

1 Mei 2026
Ketahuan Lakukan Pelanggaran, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite ke SPBU Sempan Timika

Pertamina Masih Pertahankan Harga BBM Per 1 Mei 2026, Ini Daftar Harganya

1 Mei 2026
Momentum Hari Buruh, APELCAMI Mimika Tuntut Prioritas Tenaga Kerja Lokal dan Evaluasi Rekrutmen

Momentum Hari Buruh, APELCAMI Mimika Tuntut Prioritas Tenaga Kerja Lokal dan Evaluasi Rekrutmen

1 Mei 2026
Disdik Mimika Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Bimbel Sekolah Kedinasan, Antonius: Prioritas Pelajar Amungme-Kamoro

Disdik Mimika Usulkan Penambahan 175 Kuota Beasiswa Afirmasi ke Kemendiktisaintek

1 Mei 2026

POPULER

  • Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Polisi Tangkap Pengedar Ganja, Amankan Enam Kotak Plastik dan Sejumlah Barang Bukti

Polisi Tangkap Pengedar Ganja, Amankan Enam Kotak Plastik dan Sejumlah Barang Bukti

Honorer Dihapus Akhir 2024 dan Dilarang Angkat Pegawai Non ASN Tahun Depan  

Bupati se- Indonesia Diingatkan Tidak Boleh Lagi Rekrut Tenaga Honorer

Tiga Anggota KKB Anak Buah Yoswa Maisani Tewas Ditembak Pasukan TNI- Polri

Tiga Anggota KKB Anak Buah Yoswa Maisani Tewas Ditembak Pasukan TNI- Polri

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id