ADVERTISEMENT
Kamis, Juli 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Proyek Dibawah Rp1 Miliar Tidak Diberikan ke Kontraktor OAP, APPAK Mimika Palang Ruangan BPBJ

Anggapan dan penilaian bahwa orang Papua tidak menikmati dana Otsus itu wajar. Persoalan ini sudah disampaikan langsung ke Pj Bupati Mimika untuk mencari solusi penyelesaiannya.

21 Agustus 2023
0
Yohanes Kemong, Penasehat APPAK. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Yohanes Kemong, Penasehat APPAK. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Aliansi Pengusaha Putra Papua Amungme Kamoro (APPAK) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah melakukan aksi pemalangan ruang kerja Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Mimika, Senin 21 Agustus 2023.

Aksi pemalangan dilakukan karena merasa kecewa terhadap kebijakan BPBJ yang tetap melakukan proses pelelangan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) terhadap proyek pemerintah dibawah Rp1 miliar.

ADVERTISEMENT

Padahal sesuai ketentuan proyek dengan nilai Rp1 miliar kebawah bisa dilakukan melalui penunjukan langsung kepada Pengusaha Orang Asli Papua (OAP).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Yohanes Kemong, Penasehat APPAK kepada Koranpapua.id menjelaskan, pemalangan dilakukan karena APPAK merasa tidak puas dengan kebijakan yang tidak langsung menunjuk pengusaha OAP untuk mengerjakan proyek dibawah Rp1 miliar.

Baca Juga

Satgas Pamtas dan Warga Bersihkan Landasan Bandara Luban demi Kelancaran Penerbangan

Agustinus Anggaibak: Saatnya Pemerintah Bentuk Kementerian Khusus Tangani Otsus

Pengusaha OAP yang ikut pelelangan dinyatakan tidak memenuhi syarat, sehingga semua proyek dikerjakan oleh pengusaha lain.

“Ini yang membuat kami marah. Anggaran besar. Dana Otsus ini kemana, siapa yang menikmati APBD besar ini. Kalau semuanya begini lalu pembinaan kepada pengusaha OAP bagaimana, ” tanya Kemong.

Mantan Ketua KPU Mimika yang biasa dipanggil YK mengharapkan pemerintah memberikan kebijakan kepada pengusaha lokal. Pekerjaan tetap diberikan kepada kontraktor OAP, dinas terkait melakukan kontrol dan mengawasi pekerjaan.

YK sangat menyayangkan paket pekerjaan 800 juta malah dilelang terbuka. Meski tidak menyebut proyek dimaksud, namun ada juga proyek Rp300 juta dilelang dan dimenangkan satu kontraktor, untuk selanjutnya dibagi ke sub-sub kontraktor dengan nilai pekerjaan Rp15 juta.

“Bagaimana mungkin kerja sub kontraktor dengan dana 15 juta untuk 50 meter. Inikan tidak masuk diakal. Rp15 juta itu baru untuk beli semen sudah habis,” tandas YK.

Dana untuk sub kontraktor Rp15 juta, menurut YK bukan untuk pembinaan anak-anak Papua melainkan sebuah penghinaan.

“Dengan sistem kerja semacam ini kita tolak. Dan meminta orang-orang yang bekerja di LPSE harus diganti,” tandasnya.

Mereka yang bekerja di LPSE sebaiknya dipercayakan kepada orang yang mampu dan bisa memihak untuk membina pengusaha Papua.

LPSE harus mengetahui proyek yang harus dilelang umum dan dilelang khusus. APPAK mempunyai dokumen perusahaan lengkap dan jelas.

Pemerintah harus hilangkan stigma menunjuk orang lain karena alasan OAP tidak mampu bekerja.

“Jangan sekarang Pemerintah Pusat bilang Dana Otsus gagal. Kita balik bertanya lalu siapa yang kelola,” tegas YK.

Dikatakan, dana Otsus tidak diberikan kepada satu lembaga yang mengelola, tetapi dibagikan melalui OPD untuk selanjutnya diberikan kepada OAP melalui pekerjaan proyek.

“Dana Otsus itukan lewat dinas terkait, tapi yang terjadi selama ini orang lain yang kepala dinas, jadi sama saja orang lain yang pakai,” papar YK.

Dengan demikian ada anggapan dan penilaian bahwa orang Papua tidak menikmati dana Otsus itu wajar. Persoalan ini sudah disampaikan langsung ke Pj Bupati Mimika untuk mencari solusi penyelesaiannya.

Sementara Bambang Wiji W, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Mimika saat dikonfirmasi melalui ponselnya belum memberikan tanggapan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sosialisasi dan Pelatihan Google Form Tingkatkan Literasi Digital Aparatur dan Masyarakat Desa Pujerbaru

Sosialisasi dan Pelatihan Google Form Tingkatkan Literasi Digital Aparatur dan Masyarakat Desa Pujerbaru

29 Juli 2026
Satgas Pamtas dan Warga Bersihkan Landasan Bandara Luban demi Kelancaran Penerbangan

Satgas Pamtas dan Warga Bersihkan Landasan Bandara Luban demi Kelancaran Penerbangan

29 Juli 2026
Agustinus Anggaibak: Saatnya Pemerintah Bentuk Kementerian Khusus Tangani Otsus

Agustinus Anggaibak: Saatnya Pemerintah Bentuk Kementerian Khusus Tangani Otsus

29 Juli 2026
DLH Mimika Perketat Pengawasan Limbah Medis B3 untuk Cegah Pencemaran

Milad Ke-51, MUI Mimika Dorong Kolaborasi Ulama, Pemerintah, dan Masyarakat

29 Juli 2026
DLH Mimika Perketat Pengawasan Limbah Medis B3 untuk Cegah Pencemaran

DLH Mimika Perketat Pengawasan Limbah Medis B3 untuk Cegah Pencemaran

29 Juli 2026
Fraksi Golkar Soroti Layanan Air Bersih di Mimika Belum Optimal Meski Anggaran Besar

Fraksi Golkar Soroti Layanan Air Bersih di Mimika Belum Optimal Meski Anggaran Besar

29 Juli 2026

POPULER

  • TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    709 shares
    Bagikan 284 Tweet 177
  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    713 shares
    Bagikan 285 Tweet 178
  • Tiga Tahun Harumkan Nama Papua di Panggung Reggae Dunia: Dave Baransano Masih Berjuang Sendiri, Butuh Dukungan

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Misteri Pria Tewas dengan Empat Anak Panah di Mimika Terungkap, Korban Diketahui Tukang Ojek yang Hilang Tiga Hari

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Gelombang Laut di Perairan Kokonau-Mimika Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Tunda Melaut Jika Cuaca Memburuk

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kunker ke Timika: Komisi III DPR RI Soroti Pertambangan Ilegal, Dugaan Korupsi hingga Dana Otsus di Papua Tengah

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Ketua Umum Pimpinan Pusat SP KEP SPSI Jakarta R. Abdullah, Deni Magai, Perwakilan PTFI, Lukas Saleo, Ketua SP KEP SPSI PTFI dan Sirhan Salilama, Ketua Exco Buruh Mimika foto bersama peserta pembaruan dan workshop Negosiasi PKB-PHI PTFI, Senin 21 Agustus 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

SP KEP SPSI Lakukan Pembekalan dan Workshop Negosiasi Pembaruan PKB-PHI PTFI

Komandan Pos Satgas Yonif 726/TML, Letda (inf) Laode Ruslan menyerahkan bantuan Alkitab untuk GKI Kijine, Kampung Baidup, Distrik Ulilin, Merauke, Senin 21 Agustus 2023. (foto Ist/koranpapua.id)

Satgas Yonif 726/TML Serahkan Bantuan Alkitab ke GKI Kijine

Kantor Distrik Mimika Timur Dibangun Dua Lantai, Penantian Selama Enam Tahun

Kantor Distrik Mimika Timur Dibangun Dua Lantai, Penantian Selama Enam Tahun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id