ADVERTISEMENT
Minggu, September 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Mengecek Kesehatan Calon Pengantin, Kemenkes Terapkan Aplikasi Elsimil

Pentingnya screening kesehatan calon pengantin karena berkaitan erat dengan persoalan stunting, sehingga untuk mencegahnya harus dimulai sejak pra nikah bukan pada saat hamil.

9 Agustus 2023
0
Aloysius Karubaba, S.Sos, Ketua Pokja Bina Ketahanan Remaja, Gidion Lebang, S.IP, Analisis Kependudu dan Keluarga Berencana Ahli Muda dan Drikson Auparay, S.IP, Ketua Pokja Analisis Dampak Kependudukan foto bersama. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Aloysius Karubaba, S.Sos, Ketua Pokja Bina Ketahanan Remaja, Gidion Lebang, S.IP, Analisis Kependudu dan Keluarga Berencana Ahli Muda dan Drikson Auparay, S.IP, Ketua Pokja Analisis Dampak Kependudukan foto bersama. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Untuk mengecek kesehatan calon pengantin yang hendak menikah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meluncurkan aplikasi Elekronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil).

Dengan Elsimil juga dapat digunakan untuk memantau screening calon pasangan pengantin di setiap kampung dan kelurahan di seuruh Indonesia, termasuk Kabupaten Mimika, Provinsi Papua tengah.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua Drs. Nerius Auparai, M.Si,  melalui Drikson Auparay, S.IP, Ketua Pokja Analisi Dampak Kependudukan BKKBN Papua kepada Koranpapua.id, Selasa 8 Agustus 2023.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dikatakan, pentingnya screening kesehatan calon pengantin karena berkaitan erat dengan persoalan stunting, sehingga untuk mencegahnya harus dimulai sejak pra nikah bukan pada saat hamil.

Baca Juga

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Melalui aplikasi ini setiap calon pasangan menikah mendapat pendampingan dari tim pendamping yang dibentuk pemerintah. Untuk di Provinsi Papua, BKKBN sudah membentuk 17.300 tim pendamping keluarga yang tersebar di kampung dan kelurahan di empat provinsi di Papua.

“Tugas tim pendamping keluarga terkait dengan melakukan identifikasi calon pengantin di setiap kampung atau kelurahan di masing-masing wilayah kerjanya. “ ujarnya.

Ketika mendapat calon pengantin, tim keluarga ini akan melaporkan dan membawa calon pengantin ke Puskesmas, Pustu atau fasiitas kesehatan terdekat untuk diperiksa kesehatan, ukur tinggi badan, berat badan, lingkaran lengan, kadar HB-nya dan pemeriksaan kesehatan lainnya.

Tim pendamping ini terdiri dari kader PKK, bidan dan kader KB. Ketiganya bekerja berkolaborasi membentuk satu tim untuk mengidentifikasi calon pengantin dan melayani pemeriksaan kesehatan.

Setelah kesehatannya sudah diperiksa semua hasilnya dimasukan dalam aplikasi Elsimil. Apabila salah satu indikator dari pasangan calon pengantin mengalami kekurangan yang berpotensi stunting, maka tetap mendapat pendampingan dari tim pendamping keluarga sebanyak lima kali. Namun apabila ditemukan berisiko tinggi akan dilakukan pendampingan delapan kali.

Disebutkan beberapa indikator calon pengantin melahirkan anak stunting, yakni wanita dengan HB-nya kurang dari 120 mili gram bisa mengakibatkan anemia, keterpaparan asap rokok baik laki-laki maupun perempuan, lingkaran lengan pengantin wanita yang belum mencapai standar.

“Berdasarkan data hasil riset perempuan yang mengandung terpapar asap rokok berisiko anak yang lahir stunting,” ujarnya.

Melalui pendampingan misalnya calon penganting ditemukan mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) rendah bisa diberikan edukasi makan makan gizi seimbang atau HB rendah diberikan tablet tambah darah.

“Inti dari Elsimil adalah alat pemantau screening kepada calon pengantin. Sejauh ini sudah diterapkan dan dievaluasi dan monitoring ke kabupaten/kota di empat provinsi,” katanya.

Sesuai data yang masuk diaplikasi Elsimil saat ini sudah ada 400 lebih calon penganting yang sudah dilakukan pemeriksaan. Menyukseskan program ini BKKBM bekerjasama denga Dinkes, Dinsos maupun OPD terkait untuk melakukan pencegahan dalam upaya penurunan stunting. (redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026
Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

26 September 2026
Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Puskesmas Mapurujaya Siapkan Layanan Antar-Jemput Ibu Hamil 24 Jam

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

26 September 2026
Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Dominggus Robert Mayaut, Kadis PUPR Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

1.500 Rumah di Wilayah Koperapoka Segera Menikmati Air Bersih

Bambang Wiji. W, Kepala BPBJ Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

60 ASN di Mimika Ikut Bimtek dan Uji Serifikasi Barang dan Jasa, BPBJ Anggarkan Rp2,7 Miliar

Yosef Tsenawatme, S.sos., M.Si, Sekretaris Diskop UKM. (Foto: Dokumentasi/Koranpapua.id)

214 Koperasi di Mimika Dinyatakan Tidak Aktif

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id