ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Mengecek Kesehatan Calon Pengantin, Kemenkes Terapkan Aplikasi Elsimil

Pentingnya screening kesehatan calon pengantin karena berkaitan erat dengan persoalan stunting, sehingga untuk mencegahnya harus dimulai sejak pra nikah bukan pada saat hamil.

9 Agustus 2023
0
Aloysius Karubaba, S.Sos, Ketua Pokja Bina Ketahanan Remaja, Gidion Lebang, S.IP, Analisis Kependudu dan Keluarga Berencana Ahli Muda dan Drikson Auparay, S.IP, Ketua Pokja Analisis Dampak Kependudukan foto bersama. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Aloysius Karubaba, S.Sos, Ketua Pokja Bina Ketahanan Remaja, Gidion Lebang, S.IP, Analisis Kependudu dan Keluarga Berencana Ahli Muda dan Drikson Auparay, S.IP, Ketua Pokja Analisis Dampak Kependudukan foto bersama. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Untuk mengecek kesehatan calon pengantin yang hendak menikah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meluncurkan aplikasi Elekronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil).

Dengan Elsimil juga dapat digunakan untuk memantau screening calon pasangan pengantin di setiap kampung dan kelurahan di seuruh Indonesia, termasuk Kabupaten Mimika, Provinsi Papua tengah.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua Drs. Nerius Auparai, M.Si,  melalui Drikson Auparay, S.IP, Ketua Pokja Analisi Dampak Kependudukan BKKBN Papua kepada Koranpapua.id, Selasa 8 Agustus 2023.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dikatakan, pentingnya screening kesehatan calon pengantin karena berkaitan erat dengan persoalan stunting, sehingga untuk mencegahnya harus dimulai sejak pra nikah bukan pada saat hamil.

Baca Juga

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Melalui aplikasi ini setiap calon pasangan menikah mendapat pendampingan dari tim pendamping yang dibentuk pemerintah. Untuk di Provinsi Papua, BKKBN sudah membentuk 17.300 tim pendamping keluarga yang tersebar di kampung dan kelurahan di empat provinsi di Papua.

“Tugas tim pendamping keluarga terkait dengan melakukan identifikasi calon pengantin di setiap kampung atau kelurahan di masing-masing wilayah kerjanya. “ ujarnya.

Ketika mendapat calon pengantin, tim keluarga ini akan melaporkan dan membawa calon pengantin ke Puskesmas, Pustu atau fasiitas kesehatan terdekat untuk diperiksa kesehatan, ukur tinggi badan, berat badan, lingkaran lengan, kadar HB-nya dan pemeriksaan kesehatan lainnya.

Tim pendamping ini terdiri dari kader PKK, bidan dan kader KB. Ketiganya bekerja berkolaborasi membentuk satu tim untuk mengidentifikasi calon pengantin dan melayani pemeriksaan kesehatan.

Setelah kesehatannya sudah diperiksa semua hasilnya dimasukan dalam aplikasi Elsimil. Apabila salah satu indikator dari pasangan calon pengantin mengalami kekurangan yang berpotensi stunting, maka tetap mendapat pendampingan dari tim pendamping keluarga sebanyak lima kali. Namun apabila ditemukan berisiko tinggi akan dilakukan pendampingan delapan kali.

Disebutkan beberapa indikator calon pengantin melahirkan anak stunting, yakni wanita dengan HB-nya kurang dari 120 mili gram bisa mengakibatkan anemia, keterpaparan asap rokok baik laki-laki maupun perempuan, lingkaran lengan pengantin wanita yang belum mencapai standar.

“Berdasarkan data hasil riset perempuan yang mengandung terpapar asap rokok berisiko anak yang lahir stunting,” ujarnya.

Melalui pendampingan misalnya calon penganting ditemukan mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) rendah bisa diberikan edukasi makan makan gizi seimbang atau HB rendah diberikan tablet tambah darah.

“Inti dari Elsimil adalah alat pemantau screening kepada calon pengantin. Sejauh ini sudah diterapkan dan dievaluasi dan monitoring ke kabupaten/kota di empat provinsi,” katanya.

Sesuai data yang masuk diaplikasi Elsimil saat ini sudah ada 400 lebih calon penganting yang sudah dilakukan pemeriksaan. Menyukseskan program ini BKKBM bekerjasama denga Dinkes, Dinsos maupun OPD terkait untuk melakukan pencegahan dalam upaya penurunan stunting. (redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

14 Mei 2026
Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

14 Mei 2026
Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

14 Mei 2026
Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

14 Mei 2026
Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

14 Mei 2026
Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

14 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    954 shares
    Bagikan 382 Tweet 239
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    684 shares
    Bagikan 274 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Dominggus Robert Mayaut, Kadis PUPR Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

1.500 Rumah di Wilayah Koperapoka Segera Menikmati Air Bersih

Bambang Wiji. W, Kepala BPBJ Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

60 ASN di Mimika Ikut Bimtek dan Uji Serifikasi Barang dan Jasa, BPBJ Anggarkan Rp2,7 Miliar

Yosef Tsenawatme, S.sos., M.Si, Sekretaris Diskop UKM. (Foto: Dokumentasi/Koranpapua.id)

214 Koperasi di Mimika Dinyatakan Tidak Aktif

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id