ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

1.500 Rumah di Wilayah Koperapoka Segera Menikmati Air Bersih

Apa yang ditanyakan DPRD terkait belum tersalurnya air bersih ke rumah warga merupakan hal yang wajar, jikalau anggaran yang diusulkan sebesar Rp375 direaliasikan. Padahal mereka tahu dari anggaran yang diusulkan hanya diakomodir Rp40 miliar lebih.

9 Agustus 2023
0
Dominggus Robert Mayaut, Kadis PUPR Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Dominggus Robert Mayaut, Kadis PUPR Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Dominggus Robert Mayaut memastikan 1.500 rumah warga di wilayah Kelurahan Koperapoka, Distrik Mimika Baru segera menikmati air bersih.

Secara resmi masuknya air bersih ke 1.500 sambungan rumah (SR) tersebut akan ditandai dengan pencanangan oleh Pj. Bupati Mimika Valentinus S. Sumito yang diagendakan tanggal 14 Agustus 2023 mendatang.

ADVERTISEMENT

Robert Mayaut kepada awak media Rabu 9 Agustus 2023 mengatakan, air yang dipakai untuk dialirkan ke rumah warga masyarakat diambil dari sumur bor yang ada di Koperapoka.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sumur bor di Koperapoka sudah dinyatakan layak dikonsumsi. Ini setelah dilakukan uji kelayakan dan memenuhi standar air baku oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

Baca Juga

Persiapkan LKPJ Bersama DPRK: Wakil Bupati Mimika Tegaskan Kepala OPD Dilarang ke Luar Daerah

Operasi Pencarian Berakhir Duka, Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway Ditemukan Tidak Bernyawa

Untuk jaringan pipa sudah dibangun beberapa tahun lalu dengan menghabiskan dana Rp23 miliar. “Jadi teman-teman DPRD ini kan lihat 10 tahun seratusan miliar. Harusnya tahu kebutuhan kita secara teknis Engeneering Estimate berapa,” jelas Robert.

Kebutuhan pada tahun 2014 untuk memasang seluruh jaringan air bersih di Kota Timika sebesar Rp375 miliar. Besaran dana tersebut rencanakan akan membiayai pemasangan jaringan kepada 50 ribu SR.

Namun dana yang direaliasikan sampai dengan tahun 2022 hanya Rp110 miliar. Waktu berjalan sudah 10 tahun jelas sangat berdampak terhadap perhitungan biaya yag dibutuhkan.

Sehingga dikalkulasi ulang pada tahun 2022 untuk pemasangan 50 SR membutuhkan dana sebesar Rp511 miliar. Meningkatnya nilai estimasi tersebut disesuaikan dengan harga saat ini.

“Pada tahun 2022 lalu Plt Bupati nonaktif Johanes Rettob bertanya kepada saya sekarang kebutuhan anggaran air saat ini berapa? Itu baru pertanyaan teknis. Inikan barang teknis bukan barang politis. Maka pertanyaannya harus teknis begitu,” tandas Robert.

Robert mencontohkan, mengapa taksi harus parkir di terminal menunggu penumpang penuh baru jalan, meskipun sudah ada satu orang penumpang tujuan ke Pomako.

Satu orang bisa jalan menuju Pomako tetapi dari sisi operasionalnya rugi, karena biaya yang dikeluarkan sama dengan penumpang penuh kecuali carter. Begitupun dengan air bersih.

Untuk saat ini 1.000 SR bisa saja dialirkan, namun biaya yang dikeluarkan sangat besar, karena biaya yang dibutuhkan sama dengan untuk 50 ribu SR. “ Kalau mengalami kerugian nanti siapa yang tanggung,” Tanya Rpbert.

Baginya apa yang ditanyakan DPRD terkait belum tersalurnya air bersih ke rumah warga merupakan hal yang wajar, jikalau anggaran yang diusulkan sebesar Rp375 direaliasikan. Padahal mereka tahu dari anggaran yang diusulkan hanya diakomodir Rp40 miliar lebih.

Masuk tahun 2017, Robert mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Mimika yang diketuai Hadi Wiyono. Namun kebijakan anggarannya tetap saja tidak sesuai yang diusulkan.

“Jangan kita lihat uang 110 miliar sudah besar sekali. Besarnya dari mana? Biar ratusan tahun kalau kebijakan anggarannya tidak memihak untuk air maka pekerjaan ini tidak akan habis-habis,” tandasnya.

Ia berharap tim anggaran merasa bahwa ini kebutuhan dasar masyarakat maka kebijakan dananya harus memihak kepada masyarakat. “Sekarang bertanya mengapa dari 375 naik jadi 511 miliar. Karena lama kelamaan harga barang terus naik,” jelas Robert.

Dikatakan pada APBD Perubahan 2023 hanya diusulkan Rp20 miliar sehingga totalnya menjadi Rp80 miliar. Pada tahun anggaran 2024 baru diusulkan kembali sebesar Rp511 miliar. “Kita harap direalisasikan supaya bisa tuntaskan proyek air bersih ini untuk 50.000 SR,” pinta Robert. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Perjalanan Dinas ASN Mimika Dinilai Berlebihan, Wabup Emanuel: Pelayanan Publik Terabaikan

Persiapkan LKPJ Bersama DPRK: Wakil Bupati Mimika Tegaskan Kepala OPD Dilarang ke Luar Daerah

27 Juli 2026
Operasi Pencarian Berakhir Duka, Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway Ditemukan Tidak Bernyawa

Operasi Pencarian Berakhir Duka, Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway Ditemukan Tidak Bernyawa

27 Juli 2026
Perangi Malaria di Kampung Mware, Puskesmas Mapurujaya Lakukan Pemeriksaan Massal dan Pembagian Kelambu

Setelah Empat Tahun Menanti, Warga Limau Asri Timur Segera Menikmati Air Bersih

27 Juli 2026
Jalan Anggrek Kembali Dibangun Tahun Ini: Alokasikan Rp2,8 Miliar, Pemkab Mimika Masih Tunggu Pembebasan Lahan

Jalan Anggrek Kembali Dibangun Tahun Ini: Alokasikan Rp2,8 Miliar, Pemkab Mimika Masih Tunggu Pembebasan Lahan

27 Juli 2026
Satgas Pamtas Pos Nabire Dorong Pendidikan Anak Papua Lewat Program Generasi Papua Cerdas

Satgas Pamtas Pos Nabire Dorong Pendidikan Anak Papua Lewat Program Generasi Papua Cerdas

27 Juli 2026
Pemancing Hilang Kontak di Perairan Tanjung Bicari, Tim SAR Gabungan Sisir Laut Kaimana

Pemancing Hilang Kontak di Perairan Tanjung Bicari, Tim SAR Gabungan Sisir Laut Kaimana

27 Juli 2026

POPULER

  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    708 shares
    Bagikan 283 Tweet 177
  • TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    670 shares
    Bagikan 268 Tweet 168
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Misteri Pria Tewas dengan Empat Anak Panah di Mimika Terungkap, Korban Diketahui Tukang Ojek yang Hilang Tiga Hari

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kunker ke Timika: Komisi III DPR RI Soroti Pertambangan Ilegal, Dugaan Korupsi hingga Dana Otsus di Papua Tengah

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Gelombang Laut di Perairan Kokonau-Mimika Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Tunda Melaut Jika Cuaca Memburuk

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Bambang Wiji. W, Kepala BPBJ Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

60 ASN di Mimika Ikut Bimtek dan Uji Serifikasi Barang dan Jasa, BPBJ Anggarkan Rp2,7 Miliar

Yosef Tsenawatme, S.sos., M.Si, Sekretaris Diskop UKM. (Foto: Dokumentasi/Koranpapua.id)

214 Koperasi di Mimika Dinyatakan Tidak Aktif

lokasi dari Bundaran Petrosea yang akan dibuka jalan menuju Jalan Baru Terminal Bandara Mozes Kilangin sisi Selatan, Kamis 10 Agustus 2023. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Jalan Petrosea Tembus Bandara Mozes Kilangin Mulai Dikerjakan, Dinas PUPR Alokasikan Rp13 Miliar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id