ADVERTISEMENT
Jumat, Januari 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Bangun Pagar Keliling, RSUD Mimika Alokasikan Rp3,5 Milliar

Berkunjung ke rumah sakit adalah hak semua warga Mimika untuk mendapat pelayanan kesehatan. Karenanya RSUD harus memastikan jalur aman dan nyaman yang bisa diakses oleh masyarakat yang akan menuju ruang rawat darurat.

29 Juli 2023
0
Tukang sementara mengerjakan pembangunan pagar tembok pengaman area jalur emergency RSUD Mimika setinggi tiga meter. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Tukang sementara mengerjakan pembangunan pagar tembok pengaman area jalur emergency RSUD Mimika setinggi tiga meter. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika mengalokasikan Rp3,5 miliar untuk membangun pagar permanen keliling kompleks rumah sakit.

Besaran dana yang diambil dari DPA RSUD melalui pagu APBD Mimika Tahun 2023, akan dimanfaatkan untuk mendanai pengerjaan pagar sepanjang 658 meter dengan tinggi tiga meter.

ADVERTISEMENT

“ Pagar ini bertujuan untuk memenuhi standar pelayanan dan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat yang datang berobat,” ujar Direktur RSUD Mimika dr. Anton Pasulu kepada Koranpapua.id melalui sambungan telepon, Sabtu 29  Juli 2023.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dikatakan, setiap tahun, RSUD menjadi catatan dari Kementerian Kesehatan, karena area rumah sakit sangat bebas dilewati warga yang tidak kepentingan dengan pelayanan kesehatan.

Baca Juga

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

“Minimal RSUD harus mempunyai jalur keluar masuk satu pintu untuk memudahkan pengawasan,” tandas Anton. Menurutnya, proyek pembangunan pagar sudah melewati pelelangan secara elektronik.

Untuk pembangunan pagar bagian samping awalnya mendapat keberatan dari warga RT 02 Kampung Mawokauw Jaya, yang rumahnya berhadapan dengan RSUD. Keberatan tersebut dikarenakan pembangunan pagar menutup akses jalan warga yang sudah dipakai belasan tahun.

Meski demikian persoalan tersebut sudah dibahas bersama Ketua RT 02 dan Kepala Kampung Mawokauw Jaya, Edison Rafra. Anton tidak menjelaskan secara rinci hasil pertemuan itu, namun dipastikan proyek pengerjaan pagar bisa dilanjutkan.

“ Tadi pagi kita pertemuan di ruang pertemuan Edelweis. Kita sudah sepakati bersama dan sudah clear dan sudah aman,” jelas Anton.

Dalam pertemuan itu, warga minta untuk mengijinkan memberikan akses jalan kecil. Namun permintaan itu tidak bisa diterima, dikarenakan sesuai aturan jalan menuju area emergency untuk pasien harus bebas hambatan.

“Kalau kita buat pintu untuk akses keluar masuk nantinya punya potensi orang melintas, kendaraan juga melintas dan sangat mengganggu standar pelayanan area emergency,” tandas Anton.

Ia memastikan dengan membuka akses jalan di wilayah itu, akan memberikan peluang menimbulkan kecelakaan. Karena selain warga, jalan tersebut bisa menjadi jalur keluar masuk ternak anjing dan ayam, sehingga dapat mengganggu lalulintas kendaran yang mengangkut pasien menuju kamar emergency.

Anton menuturkan, keberadaan jalan itu sudah ada sejak RSUD beroperasi 12 November 2008. Jalan tersebut dibuka mengingat saat itu belum mempunyai pilihan akses lain untuk menuju jalan raya.

Namun karena keberadaan jalan dapat mengganggu aktivitas pelayanan rumah sakit, maka tahun 2020 pihak RSUD meminta kepada Bupati Mimika Nonaktif Eltinus Omaleng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membangun akses jalan dan jembatan untuk kebutuhan lalulintas warga yang hendak ke jalan raya.

“Jadi mereka sudah punya akses keluar masuk ke jalan raya. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk melewati area emergency rumah sakit. Jalannya juga sudah diaspal,” papar Anton.

Berkunjung ke rumah sakit adalah hak semua warga Mimika untuk mendapat pelayanan kesehatan. Karenanya RSUD harus betul-betul memastikan jalur aman dan nyaman yang bisa diakses oleh masyarakat yang akan menuju ruang rawat darurat. (redaksi)

 

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

16 Januari 2026
Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

16 Januari 2026
Fondasi Afirmasi Kebijakan, Pemprov PBD Luncurkan Data Agregat Orang Asli Papua

Fondasi Afirmasi Kebijakan, Pemprov PBD Luncurkan Data Agregat Orang Asli Papua

16 Januari 2026
Pemprov Papua Peringati Hari Desa Tahun 2026, Gubernur Ingatkan Manfaatkan Dana Desa Sesuai Ketentuan

Pemprov Papua Peringati Hari Desa Tahun 2026, Gubernur Ingatkan Manfaatkan Dana Desa Sesuai Ketentuan

16 Januari 2026
Dua Hari Hilang, Penumpang Perahu Ketinting di Kali Asue Ditemukan Tidak Bernyawa

Angin Kencang di Mimika Diprediksi Bertahan Tiga Hari, BMKG Imbau Warga Waspada

15 Januari 2026
Dua Hari Hilang, Penumpang Perahu Ketinting di Kali Asue Ditemukan Tidak Bernyawa

Soalnya Ambruknya Jembatan Gantung Jagamin-Tembagapura, Kadis PUPR Mimika: Bukan Akibat Kegagalan Konstruksi

15 Januari 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    841 shares
    Bagikan 336 Tweet 210
  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2459 shares
    Bagikan 984 Tweet 615
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    639 shares
    Bagikan 256 Tweet 160
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Keributan di Lokalisasi KM 10 Timika Berujung Maut, Satu Pengunjung Tewas Ditikam

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Next Post
Endang Letsoin, Ketua DPC WKRI Katedral Tiga Raja, RD. Amandus Rahadet, Pr bersama pengurus WKRI, para senior menyanyikan lagu selamat ulang tahun sebelum memotong kue HUT ke 99, Minggu 30 Juli 2023. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Mengenakan Kebaya Berbalut Selendang Biru, WKRI Katedral Tiga Raja Rayakan HUT ke 99

Hellois M. Kemong, Ketua IPMT menyerahkan aspirasi kepada Willem Naa, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika di halaman Kantor Dinas Pendidikan, Senin 31 Juli 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

IPMT Demo Damai Desak Dinas Pendidikan Mimika Klarifikasi Hasil Seleksi Beasiswa ADik

Dr. Willem Naa, Plt Kepala Dinas Pendidikan didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Fransiskus Bokeyau, S.Pd menerima aspirasi IPMT di kantor Dinas Pendidikan, Senin 31 Juli 2023. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Status Guru Honor di Lima Sekolah Yayasan Diubah Menjadi Guru Kontrak, Gaji Dibayar Melalui APBD

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id