ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Saat Ini KKB Yahukimo Diperkirakan Masih Diperkuat 200 Anggota, Awal 2026 Terjadi 23 Kasus Teror

“Motifnya hanya satu yaitu ingin menunjukan eksistensinya di dunia internasional tentang pergerakan Papua merdeka yang ingin memisahkan diri dari NKRI”.

17 Februari 2026
0
Saat Ini KKB Yahukimo Diperkirakan Masih Diperkuat 200 Anggota, Awal 2026 Terjadi 23 Kasus Teror

Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz mengungkap jumlah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ada di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Berbagai aksi teror masih terus dilakukan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Aksi teror berupa pembakaran fasilitas umum dan melakukan penembakan terhadap aparat dan warga sipil, sebagai salah satu cara KKB untuk menyampaikan ke publik bahwa kelompok ini masih eksis.

ADVERTISEMENT

Terkait dengan keberadaan KKB, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz (ODC) mengungkap bahwa jumlah anggota KKB yang masih bergerylia di wilayah Yahukimo diperkirakan sekitar 200 orang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Damai Cartenz, mengatakan bahwa keseluruhan anggota KKB Yahukimo kurang lebih 200 orang, kini tersebar di beberapa titik.

Baca Juga

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

“Di antaranya kelompok Sisibia, Semut Merah, Kanibal dan pemimpinnya adalah Elkius Kobak,” ujar Kombes Yusuf kepada wartawan di Jayapura, Senin 16 Februari 2026.

Banyaknya kelompok ini, menurut Yusuf, membuat mereka sering melakukan aksi teror secara serentak di beberapa lokasi.

“Karena jumlah kelompok ini cukup banyak, mereka bisa melakukan aksi teror secara serentak,” pungkasnya.

Ia mencontohkan, penembakan pesawat Smart Air dilakukan hari Rabu 11 Februari, kemudian sehari setelah itu, Kamis 12 Februari 2026, kelompok ini kembali melakukan penembakan terhadap sopir di jalan Logpon-Dekai.

Menurut Kombes Yusuf, jumlah anggota KKB yang cukup banyak membuat teror kejahatan semakin meningkat.

Ini bisa dilihat pada periode sejak Januari hingga saat jelang akhir Februari, sudah ada 23 kasus teror oleh KKB.

“Untuk jumlah senjata cukup banyak dan masih didalami karena masing-masing kelompok membawa senjata,” katanya sambari menuturkan bahwa motif teror KKB Yahukimo untuk menunjukan aksistensi pergerakan Papua merdeka.

“Motifnya hanya satu yaitu ingin menunjukan eksistensinya di dunia internasional tentang pergerakan Papua merdeka yang ingin memisahkan diri dari NKRI,” jelasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026
Dua Pelajar Asal Provinsi Papua Pegunungan Tampil Kibarkan Bendera di Istana Merdeka

Dua Pelajar Asal Provinsi Papua Pegunungan Tampil Kibarkan Bendera di Istana Merdeka

17 Agustus 2026
Nancy Raweyai: Keterwakilan Perempuan di Ruang Politik Perlu Diperkuat 

Nancy Raweyai: Keterwakilan Perempuan di Ruang Politik Perlu Diperkuat 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    911 shares
    Bagikan 364 Tweet 228
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Next Post
Tiga Anggota Pemberontak di Wilayah Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI, Serahkan Satu Pucuk Sejata Api

Tiga Anggota Pemberontak di Wilayah Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI, Serahkan Satu Pucuk Sejata Api

114 Satwa Endemik Papua Diselundupkan Melalui Kapal Penumpang, Terungkap di Pelabuhan Ternate

114 Satwa Endemik Papua Diselundupkan Melalui Kapal Penumpang, Terungkap di Pelabuhan Ternate

Lembaga Pendidikan SATP Timika: Fokus Kemandirian dan Karakter, Kembangkan Pembelajaran Montessori

Lembaga Pendidikan SATP Timika: Fokus Kemandirian dan Karakter, Kembangkan Pembelajaran Montessori

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id