ADVERTISEMENT
Rabu, Maret 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Pasar Murah di Mimika Bantu Warga Hadapi Tekanan Inflasi Jelang Nataru

“Lebih murah di sini daripada di pasar. Harapannya kalau bisa, menjelang hari raya harga diturunkan lagi supaya masyarakat makin terbantu”.

18 Desember 2025
0
Ribuan Umat Katolik Papua Nugini Rayakan Petrus To Rot sebagai Santo Pertama Pribumi

Warga Mimika serbu pasar murah yang digelar di peletaran Emeneme Yauware. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menggelar pasar murah berharga distributor.

Kegiatan positif ini guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

ADVERTISEMENT

Kegiatan ini dilaksanakan melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam menekan dampak inflasi yang kian dirasakan warga.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pasar murah tersebut berlangsung selama dua hari, pada 18–19 Desember 2025, bertempat di pelataran Gedung Eme Neme Yauware, Timika.

Baca Juga

Isak Tangis Sambut Kepulangan Jenazah Korban Penembakan di Tembagapura

Seorang Warga Tewas dalam Operasi di Mile 69 Tembagapura, Keluarga Bantah Terlibat TPNPB-OPM

Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran, sehingga meringankan beban masyarakat, khususnya rumah tangga berpenghasilan rendah, dalam menyambut Nataru.

Tekanan inflasi yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Oleh karena itu, pasar murah diharapkan dapat menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan kebutuhan pokok tetap terjangkau menjelang hari besar keagamaan.

Salah satu lapak yang diminati warga adalah milik Pertamina Patra Niaga Papua, yang menyediakan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dengan harga distributor.

LPG ukuran 5,5 kilogram plus isi dijual seharga Rp500.000, sementara ukuran 12 kilogram plus isi Rp700.000.

Adapun harga isi ulang LPG 5,5 kilogram sebesar Rp175.000 dan ukuran 12 kilogram Rp320.000.

Ibu Elis, salah seorang warga yang berbelanja, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut, terlebih menjelang Natal.

“Ini sangat membantu sekali bagi kami ibu-ibu, apalagi mau Natal. Harga di sini lebih ringan dibandingkan di toko,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ibu Erni Menurutnya, pasar murah ini sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga menjelang hari raya, meski ia berharap pengaturan antrean dapat lebih diperhatikan.

“Secara umum sudah bagus dan sangat membantu jelang Natal, hanya saja antreannya perlu ditata lebih rapi supaya adil,” sarannya.

Sementara itu, seorang warga lainya menilai harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga pasar karena barang didatangkan langsung dari distributor.

“Lebih murah di sini daripada di pasar. Harapannya kalau bisa, menjelang hari raya harga diturunkan lagi supaya masyarakat makin terbantu,” ungkapnya.

Melalui pasar murah ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menyambut Natal dengan lebih tenang, tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Isak Tangis Sambut Kepulangan Jenazah Korban Penembakan di Tembagapura

Isak Tangis Sambut Kepulangan Jenazah Korban Penembakan di Tembagapura

3 Maret 2026
Seorang Warga Tewas dalam Operasi di Mile 69 Tembagapura, Keluarga Bantah Terlibat TPNPB-OPM

Seorang Warga Tewas dalam Operasi di Mile 69 Tembagapura, Keluarga Bantah Terlibat TPNPB-OPM

3 Maret 2026
Agustinus Tutupahar Resmi Dilantik sebagai Anggota PAW KPU Mimika Periode 2024-2029

Agustinus Tutupahar Resmi Dilantik sebagai Anggota PAW KPU Mimika Periode 2024-2029

3 Maret 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Kawal Kunjungan Pangkogabwilhan III dan Pangkodau III di Distrik Maggelum

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Kawal Kunjungan Pangkogabwilhan III dan Pangkodau III di Distrik Maggelum

3 Maret 2026
Ganja 7.968 Gram Disita di KM Dobonsolo saat Berlayar dari Jayapura – Manokwari

Ganja 7.968 Gram Disita di KM Dobonsolo saat Berlayar dari Jayapura – Manokwari

3 Maret 2026
Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Pengejaran KKB Aibon Kogoya Dilanjutkan

Wakapolda Papua Tengah Tegaskan Pengejaran KKB Aibon Kogoya Dilanjutkan

3 Maret 2026

POPULER

  • Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    689 shares
    Bagikan 276 Tweet 172
  • Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Agustinus Tutupahar Resmi Dilantik sebagai Anggota PAW KPU Mimika Periode 2024-2029

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Garuda Buka Rute Timika-Jakarta Via Denpasar, Penerbangan Dimulai Minggu 29 Februari 2026

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Ribuan Umat Katolik Papua Nugini Rayakan Petrus To Rot sebagai Santo Pertama Pribumi

Satgas Korpasgat Perkuat Keamanan dan Layanan Bandara Sinak Menjelang Natal dan Tahun Baru

Program Christmas Flight & Boat, 1.700 Karyawan Freeport dan Keluarga Mudik ke Kampung Halaman

Sedih! 700.000 Anak Papua Putus Sekolah, Alaram Keras Kegagalan Sistemik yang Selama ini Terabaikan

Sedih! 700.000 Anak Papua Putus Sekolah, Alaram Keras Kegagalan Sistemik yang Selama ini Terabaikan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id