ADVERTISEMENT
Minggu, Maret 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Dinkes Mimika Akreditasi Puskesmas Mapar dan Amar, Dorong Peningkatan Mutu Layanan Hingga ke Wilayah Terpencil

14 Oktober 2025
0
Dinkes Mimika Akreditasi Puskesmas Mapar dan Amar, Dorong Peningkatan Mutu Layanan Hingga ke Wilayah Terpencil

Tenaga Kesehatan Puskesmas Mapar foto bersama tim survey akreditasi. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Pekan depan penilaian akan berlanjut untuk tiga Puskesmas lainnya lainnya yaitu, Tapormai, Potowaiburu, dan Jita, yang masing-masing dinilai oleh Lembaga Akreditasi AKP dan Lembaga Akreditasi LAKSI.

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika terus berupaya meningkatkan mutu layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah survei akreditasi perdana terhadap Puskesmas Mapar dan Puskesmas Amar oleh Tim Surveyor LPA-LPK Kementerian Kesehatan RI.

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang berlangsung di salah hotel di Timika itu, dilaksanakan sejak Senin 13 Oktober hingga Rabu 15 Oktober 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Martina Siska Magai, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Mimika, menjelaskan bahwa kegiatan akreditasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan dan tata kelola fasilitas kesehatan di daerah.

Baca Juga

Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

Romario Moromako Ditikam di Pelabuhan Poumako, Polisi Buruh Pelaku

“Penilaian ini dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Tahun ini, ada lima Puskesmas yang masuk dalam proses akreditasi, yaitu Amar, Mapar, Tapormai, Potowaiburu, dan Jita,” jelas Martina, Selasa 14 Oktober 2025.

Martina menambahkan, proses penilaian dilakukan oleh tim dari Lembaga Penyelenggara Akreditasi (LPA) dan Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer, dengan mengacu pada lima instrumen utama, yaitu:

  1. Manajemen Puskesmas.
  2. Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).
  3. Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP).
  4. Laboratorium dan Kefarmasian.
  5. Program Prioritas dan Peningkatan Mutu Puskesmas.

“Idealnya penilaian dilakukan di lokasi, tetapi karena medannya sulit dijangkau, maka kami menyiapkan video lengkap sebagai bahan penilaian,” terang Martina.

Hasil akreditasi akan diumumkan oleh Kementerian Kesehatan dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

Martina berharap proses ini berjalan lancar dan hasilnya dapat mencerminkan kondisi riil setiap Puskesmas di lapangan.

“Kami berharap hasil penilaian ini menjadi dorongan bagi seluruh Puskesmas untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya, pekan depan penilaian akan berlanjut untuk tiga Puskesmas lainnya lainnya yaitu, Tapormai, Potowaiburu, dan Jita, yang masing-masing dinilai oleh Lembaga Akreditasi AKP dan Lembaga Akreditasi LAKSI.

Hasil akreditasi nantinya akan dibagi dalam empat kategori, yaitu Dasar, Madya, Utama, dan Paripurna.

Aucsilia Takati, Kepala Puskesmas Mapar, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan mengikuti proses akreditasi perdana tersebut.

“Puji Tuhan, kami mendapat kesempatan untuk akreditasi. Tim surveyor sudah menunjuk kami sejak tiga bulan lalu. Ada lima Puskesmas baru yang disiapkan, termasuk kami,” ujarnya.

Menurut Aucsilia, selama tiga bulan terakhir pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyusunan dokumen manajemen, pembenahan administrasi, hingga peningkatan mutu pelayanan dasar.

“Walaupun kami Puskesmas baru hasil pemekaran, semangat kami tetap tinggi untuk bisa mencapai hasil terbaik. Dinas Kesehatan juga memberikan dukungan penuh,” tambahnya.

Aucsilia menyebutkan, Puskesmas Mapar saat ini memiliki 26 tenaga kesehatan, terdiri dari dokter, perawat, dan bidan.

Meski dengan sumber daya terbatas, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Kami tetap semangat melayani masyarakat sesuai kemampuan yang ada. Harapan kami, hasil akreditasi ini bisa mendorong peningkatan kualitas pelayanan menjadi lebih baik dan paripurna,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

Tabrak Median Jalan di Pertigan Diana Mall Timika, Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian

28 Februari 2026
Area Bandara Merauke dalam Pengamanan Ketat Satgas Yon Parako 466 Pasgat

Area Bandara Merauke dalam Pengamanan Ketat Satgas Yon Parako 466 Pasgat

28 Februari 2026
Romario Moromako Ditikam di Pelabuhan Poumako, Polisi Buruh Pelaku

Romario Moromako Ditikam di Pelabuhan Poumako, Polisi Buruh Pelaku

28 Februari 2026
Percepatan Implementasi Program Nasional, Seluruh Pimpinan Daerah se- Indonesia Berkumpul di Bogor

Percepatan Implementasi Program Nasional, Seluruh Pimpinan Daerah se- Indonesia Berkumpul di Bogor

28 Februari 2026
Ilustrasi Beras SPPH dan Minyakkita (Foto:ist/Koranpapua.id)

Tekan Lajunya Harga Pangan Strategis di Papua Raya, Beras SPHP dan Minyakita Jadi Instrumen Penting

28 Februari 2026
Dampak Pemotongan Transfer Pusat, Pemprov Papua Tengah Hentikan Menerima Proposal Bantuan

Dampak Pemotongan Transfer Pusat, Pemprov Papua Tengah Hentikan Menerima Proposal Bantuan

28 Februari 2026

POPULER

  • Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    Tidak Terima Anak Ditegur, Orang Tua Murid Aniaya Guru di SMPN 5 Mimika

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • YLBH Papua Tengah Kecam Dugaan Penembakan Brutal Tiga Warga Sipil di Gorong-Gorong-Timika

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Bupati Merauke Kecewa, Banyak yang Dibiayai Pemerintah, Setelah Jadi Dokter Memilih Bekerja di Luar Papua

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Ini Identitas Prajurit TNI yang Tewas Diserang KKB di Nabire

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pantau dari Udara hingga Dialog, Pemkab Mimika Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga Kapiraya

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • DPA Kabupaten Mimika 2026 Resmi Diserahkan, Bupati Johannes: Melalui Proses Panjang, Ini Suatu Prestasi

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Seorang Wanita Ditemukan Tewas dalam Kios, Polisi Amankan Tali Rafia di TKP

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Tingkatkan Pelayanan Transportasi Udara, Satgas Korpasgat Supadio Dukung Operasional Bandara Ilaga

Tingkatkan Pelayanan Transportasi Udara, Satgas Korpasgat Supadio Dukung Operasional Bandara Ilaga

Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Ibukota Provinsi Papua Tengah Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 3,2

PT Freeport Indonesia Raih Penghargaan Satya JKN Award 2025

PT Freeport Indonesia Raih Penghargaan Satya JKN Award 2025

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id