TIMIKA, Koranpapua.id – Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia (PW PMI) Papua Tengah mendorong masjid di Kabupaten Mimika menjadi ruang pengembangan pemuda Muslim, tidak hanya sebagai tempat ibadah.
Dorongan itu disampaikan setelah PMI Papua Tengah mengunjungi sekitar 30 masjid dari kawasan KM 9 hingga SP 7, Rabu 16 September 2026.
Ketua PW PMI Papua Tengah, Rahadian Rizky Putra, mengatakan masjid memiliki potensi besar untuk menjadi tempat pengembangan pendidikan, kepemimpinan, organisasi, kegiatan sosial, kewirausahaan, dan kreativitas pemuda.
“Sejauh ini kebanyakan masjid hanya menjadi tempat salat dan kegiatan agama bagi pemuda. Padahal, masjid bisa dijadikan tempat yang lebih produktif bagi anak muda Muslim di Mimika,” kata Rizky.
Menurutnya, pengembangan remaja masjid tidak bisa diseragamkan karena setiap lingkungan memiliki kondisi dan kebutuhan berbeda.
“Ada yang sudah punya struktur tetapi kulturnya belum hidup, ada juga yang kulturnya sudah berjalan tetapi belum memiliki struktur,” ujarnya.
PW PMI Papua Tengah lanjut dia telah menyiapkan sejumlah program kepemudaan yang akan dikolaborasikan dengan remaja masjid.
“Beberapa program sudah kami susun, tinggal disosialisasikan ke masjid-masjid untuk dikerjakan bersama-sama,” kata Rizky.
Ia juga menekankan pentingnya memberikan ruang kepada pemuda untuk terlibat dalam kegiatan masjid dan masyarakat.
“Pemuda tidak cukup hanya dibicarakan. Mereka harus diberikan ruang untuk belajar, berkembang, berorganisasi, dan mengambil peran di tengah masyarakat,” tegas Risky. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru










