TIMIKA, Koranpapua.id– Jabatan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Timika resmi berganti dari Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso kepada Letkol Laut (P) Dodit Yunata Kristian.
Pergantian tersebut ditandai dengan acara pisah sambut yang berlangsung di salah satu Hotel di Timika, Kabupaten Mimika, Selasa 8 September 2026 malam.
Acara itu dihadiri Bupati Mimika Johannes Rettob, unsur TNI-Polri, pejabat Kodaeral XI Merauke, personel Lanal Timika, serta Forkopimda Mimika.
Bekti menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama berbagai pihak selama menjalankan tugas di Timika. Menurut dia, pengabdian di Bumi Amungsa menjadi pengalaman berharga dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Ia juga meminta maaf apabila selama bertugas terdapat kekurangan serta berharap hal-hal positif yang telah dibangun dapat dilanjutkan oleh pejabat baru.
Sementara itu, Dodit menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program dan berbagai kebaikan yang telah dirintis pendahulunya. Ia berharap sinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat Mimika semakin kuat.
“Kami mohon bimbingan dan arahan agar kami dapat melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Dodit.
Dankodaeral XI Laksda TNI Joko Andriyanto mengapresiasi dedikasi dan loyalitas Bekti selama memimpin Lanal Timika.
Kepada Dodit, Joko berpesan agar segera memahami karakteristik wilayah, memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta menerapkan kepemimpinan yang humanis namun tetap tegas.
“Pastikan setiap tugas dilaksanakan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” tegas Joko.
Bupati Mimika Johannes Rettob turut mengapresiasi pengabdian Bekti. Ia berharap kepemimpinan baru dapat meneruskan berbagai capaian yang telah dibangun.
Menurut Rettob, pergantian Danlanal bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat hubungan antara Lanal Timika, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru, Lanal Timika diharapkan semakin profesional dan humanis dalam menjalankan tugas serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Mimika. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru










