ADVERTISEMENT
Jumat, Agustus 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

Aksi tersebut menjadi bentuk desakan kepada DPRK dan Pemerintah Kabupaten Mimika agar segera menghadirkan aturan yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja lokal.

7 Agustus 2026
0
Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

Aksi Gerakan Seribu Rupiah yang digelar Asosiasi Pencari Kerja Lokal Carstensz Mimika Papua (APELCAMI) di Jalan Cenderawasih (foto: rill/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Puluhan pencari kerja lokal di Mimika melakukan aksi simbolik dengan menggalang uang seribu rupiah dari masyarakat, Jumat 7 Agustus 2026.

Aksi tersebut menjadi bentuk desakan kepada DPRK dan Pemerintah Kabupaten Mimika agar segera menghadirkan aturan yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja lokal.

ADVERTISEMENT

Aksi Gerakan Seribu Rupiah yang digelar Asosiasi Pencari Kerja Lokal Carstensz Mimika Papua (APELCAMI) di Jalan Cenderawasih, dekat lampu merah SP2 itu mengusung pesan “Modal Bikin Perda/Perdasus Perlindungan dan Pemberdayaan Pencaker Lokal”.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Koordinator Lapangan APELCAMI, Geelvin Kafiar, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan karena persoalan pencari kerja lokal hingga kini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Baca Juga

Ganja 735 Gram Disembunyikan di Dalam Sepatu, Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman ke Sorong

Hampir 30 Tahun Menjahit Sepatu di Timika, Pa Kumis Bertahan di Tengah Penertiban

“Pemerintah jangan terus tidur. Jangan hanya memberikan retorika dan janji manis. Sudah saatnya bekerja nyata dengan menghadirkan Perda yang melindungi pencari kerja lokal,” tegas Geelvink.

Ia menyebut, banyak masyarakat lokal masih kesulitan mendapatkan pekerjaan meski aktivitas investasi di Mimika terus berkembang.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kebijakan khusus agar masyarakat setempat mendapat kesempatan yang lebih besar.

“Kami bukan mencari panggung. Kami mencari solusi. Kalau pencari kerja lokal diberi kesempatan bekerja, ekonomi Mimika ikut bergerak dan angka kriminalitas bisa ditekan,” ujarnya.

Sementara itu, anggota APELCAMI, Uly Rumbararar, mengatakan uang yang terkumpul dari aksi tersebut akan digunakan untuk membantu penyusunan draf Peraturan Daerah (Perda) bersama akademisi dari Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura.

“Kami sedang membangun kerja sama dengan akademisi untuk menyusun draf Perda. Setelah itu kami akan mendorong agar DPRK segera membahas dan mengesahkannya,” katanya.

Uly mengungkapkan, berdasarkan data APELCAMI, jumlah pencari kerja lokal di Mimika diperkirakan mencapai sekitar 14 ribu orang. Padahal, Mimika merupakan salah satu daerah dengan investasi terbesar di Papua.

“Kami merasa seperti orang asing di tanah sendiri. Investasi terus masuk, tetapi keadilan dan transparansi dalam perekrutan tenaga kerja lokal belum kami rasakan,” ungkapnya.

APELCAMI berharap DPRK Mimika dan Pemkab Mimika segera mengambil langkah nyata melalui regulasi yang dapat menjamin keterlibatan tenaga kerja lokal dalam berbagai sektor pekerjaan.

Pantauan Koranpapua.id, aksi tersebut mendapat perhatian dari masyarakat. Sejumlah warga yang melintas turut memberikan dukungan dengan menyumbangkan uang dalam aksi penggalangan tersebut.

Melalui aksi sederhana mengumpulkan seribu rupiah, APELCAMI ingin menyampaikan pesan bahwa persoalan tenaga kerja lokal membutuhkan keberpihakan dan langkah nyata dari pemerintah. (*)

Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

7 Agustus 2026
Ganja 735 Gram Disembunyikan di Dalam Sepatu, Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman ke Sorong

Ganja 735 Gram Disembunyikan di Dalam Sepatu, Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman ke Sorong

7 Agustus 2026
Hampir 30 Tahun Menjahit Sepatu di Timika, Pa Kumis Bertahan di Tengah Penertiban

Hampir 30 Tahun Menjahit Sepatu di Timika, Pa Kumis Bertahan di Tengah Penertiban

7 Agustus 2026
Lima Kali Tak Berangkat, 22 Calon Jemaah Haji Mimika Terancam Dihapus dari Sistem

Lima Kali Tak Berangkat, 22 Calon Jemaah Haji Mimika Terancam Dihapus dari Sistem

7 Agustus 2026
PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

7 Agustus 2026
DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

DLH Sibuk Sosialisasi AMDALnet, Sampah Timika Tak Kunjung Teratasi: Kepala Dinas Akui Belum Ada Solusi

7 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    662 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Taruna Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Penyebabnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id