ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

“Kami Rindu UNCEN, Tapi Rektor Tolak Kami, Kembalikan Uang Saya Rp400 Ribu”

Peserta aksi juga menyatakan akan terus menyuarakan tuntutannya hingga mendapat respons dari pihak kampus.

25 Juni 2026
0
“Kami Rindu UNCEN, Tapi Rektor Tolak Kami, Kembalikan Uang Saya Rp400 Ribu”

Univesitas Cenderawasih. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Batasan kuota penerimaan calon mahasiswa baru di Universitas Cenderawasih (UNCEN) Jayapura, Provinsi Papua membuat kecewa ratusan putra dan Putra Papua yang ingin melanjutkan kuliah di kampus tersebut.

Kekecewaan mereka disampaikan melalui aksi unjuk rasa yang digelar di depan gapura UNCEN pada Rabu 24 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

Para calon mahasiswa yang itu, mendesak pihak rektorat menambah kuota penerimaan mahasiswa baru serta menerima kembali calon mahasiswa Papua yang dinyatakan tidak lulus seleksi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam aksi yang mengusung tema “Orang Papua Merdeka dari Kebodohan, Kemiskinan, dan Ketertinggalan”, mereka menyampaikan secara jujur rasa kekecewaan terhadap pembatasan kuota oleh pihak universitas.

Baca Juga

SIRIOS Perkuat Data Orang Asli Papua di Papua Selatan

Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG Hadir Sebagai Sahabat Anak‑Anak Perbatasan, Ajari Menjaga Kesehatan Sejak Dini

Berikut sejumlah ungkapan hati yang disampaikan melalui tulisan di poster yang dibawah dalam aksi demo tersebut.

“Kami Rindu UNCEN, Tetapi Rektor Tolak Kami”, “Saya Mahasiswa Baru Korban Lembaga UNCEN”, “Sudah Tes, Tetapi Nama Tidak Keluar”, “Kembalikan Uang Saya 400 Ribu.”

Salah satu mahasiswa UNCEN yang ikut dalam aksi demo tersebut mengatakan, dirinya bersama teman-teman mahasiswa lainnya terpaksa ikut dalam aksi demi tersebut.

Menurutnya, dalam aksi itu mereka bersama-sama calon mahasiswa menyuarakan hak-hak putra-putri Papua yang belum mendapatkan kesempatan berkuliah di kampus tersebut.

“Kami berdiri disini (Gapura UNCEN-Red) karena ada masalah yang harus diperjuangkan. Kami menuntut hak-hak kami sebagai mahasiswa,” ujarnya.

Menurutnya, UNCEN didirikan untuk melayani kebutuhan pendidikan masyarakat Papua. Karena itu, kesempatan bagi orang asli Papua untuk menempuh pendidikan di kampus tersebut harus diperluas.

“Tuntutan ini tidak salah, karena UNCEN hadir untuk orang Papua. Jadi, orang Papua yang ingin kuliah di UNCEN harus diterima seratus persen,” ujar Nando.

Calon mahasiswa baru menilai tujuan awal kehadiran UNCEN adalah untuk membantu masyarakat Papua keluar dari kemiskinan, ketidaktahuan, dan ketertinggalan melalui pendidikan.

Tetapi mereka menganggap kebijakan penerimaan mahasiswa baru saat ini belum sepenuhnya menjawab tujuan tersebut.

“Kami meminta mahasiswa baru yang dinyatakan tidak lulus segera diterima di UNCEN sesuai dengan jurusan yang mereka pilih,” ujarnya.

Peserta aksi juga menyatakan akan terus menyuarakan tuntutannya hingga mendapat respons dari pihak kampus.

Mereka bahkan mengancam akan melakukan pemalangan terhadap aktivitas kampus bila aspirasi tersebut tak ditindaklanjuti pimpinan universitas. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

SIRIOS Perkuat Data Orang Asli Papua di Papua Selatan

SIRIOS Perkuat Data Orang Asli Papua di Papua Selatan

25 Juni 2026
Konsep Otomatis

Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG Hadir Sebagai Sahabat Anak‑Anak Perbatasan, Ajari Menjaga Kesehatan Sejak Dini

25 Juni 2026
641 CASN di Puncak Jaya Terima SK Pengangkatan, Bupati Yuni: Siap Bertugas di Pelosok Daerah

641 CASN di Puncak Jaya Terima SK Pengangkatan, Bupati Yuni: Siap Bertugas di Pelosok Daerah

25 Juni 2026
Pesan Gubernur Meki untuk Pelajar SMA/SMK: Gunakan Gadget untuk Perkenalkan Budaya Papua Tengah

Pesan Gubernur Meki untuk Pelajar SMA/SMK: Gunakan Gadget untuk Perkenalkan Budaya Papua Tengah

25 Juni 2026
Provinsi Tersulit Akses Air Minum Layak: Papua Pegunungan Peringkat Satu, Papua Tengah ke-10

Provinsi Tersulit Akses Air Minum Layak: Papua Pegunungan Peringkat Satu, Papua Tengah ke-10

25 Juni 2026
“Kami Rindu UNCEN, Tapi Rektor Tolak Kami, Kembalikan Uang Saya Rp400 Ribu”

“Kami Rindu UNCEN, Tapi Rektor Tolak Kami, Kembalikan Uang Saya Rp400 Ribu”

25 Juni 2026

POPULER

  • SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    SLB-SMP-SMA/SMK di Papua Tengah Gratis, Hubungi 0812-4154-7765 Jika Ada yang Pungut Biaya

    679 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kasus Dugaan Korupsi Beras Rp8,9 Miliar, Kejati Papua Tahan Empat Tersangka

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ledakan yang Tewaskan Tiga Warga Sipil, Koops TNI Habema Tegaskan Tidak Ada Patroli di Danggoa

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 160 ASN Pensiun di Tahun 2026, Pemkab Mimika Usulkan 274 Formasi CPNS

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • Patah Panah di Kwamki Narama, Dang dan Newegalen Akhiri Konflik Berdarah Setelah Korbankan 17 Jiwa

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Provinsi Tersulit Akses Air Minum Layak: Papua Pegunungan Peringkat Satu, Papua Tengah ke-10

Provinsi Tersulit Akses Air Minum Layak: Papua Pegunungan Peringkat Satu, Papua Tengah ke-10

Pesan Gubernur Meki untuk Pelajar SMA/SMK: Gunakan Gadget untuk Perkenalkan Budaya Papua Tengah

Pesan Gubernur Meki untuk Pelajar SMA/SMK: Gunakan Gadget untuk Perkenalkan Budaya Papua Tengah

641 CASN di Puncak Jaya Terima SK Pengangkatan, Bupati Yuni: Siap Bertugas di Pelosok Daerah

641 CASN di Puncak Jaya Terima SK Pengangkatan, Bupati Yuni: Siap Bertugas di Pelosok Daerah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id