ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Mimika Jadi Pilot Project Perhitungan Data Nakes, Tahun Ini Papua Tengah Target Biayai 10 Dokter Spesialis

"Ketika kebutuhan tenaga kesehatan sudah dihitung secara akurat, kita bisa mengetahui kekurangan di setiap fasilitas kesehatan dan mengusulkannya secara tepat sehingga pemerataan tenaga kesehatan dapat benar-benar terwujud".

18 Juni 2026
0
Mimika Jadi Pilot Project Perhitungan Data Nakes, Tahun Ini Papua Tengah Target Biayai 10 Dokter Spesialis

Dinkes Mimika lakukan pendampingan Perhitungan Rencana Pemenuhan Tenaga Kesehatan. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kabupaten Mimika, ditunjuk menjadi pilot project perhitungan data tenaga kesehatan (Nakes) untuk wilayah Provinsi Papua Tengah.

Penunjukan ini sebagai upaya strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dalam menjawab kesenjangan sebaran Nakes di wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan.

ADVERTISEMENT

Serta mendorong Pemprov Papua Tengah yang saat ini sedang melakukan perombokan total sistem perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga medis untuk mengatasi krisis dokter, dokter spesialis hingga tenaga penunjang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penunjukan Mimika sebagai pilot project perhitungan data Nakes ini ditetapkan dalam kegiatan Pendampingan Perhitungan Rencana Pemenuhan Tenaga Kesehatan yang berlangsung di Timika, Rabu 17 Juni 2026.

Baca Juga

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

Kabid SDM Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Kristianus Tebai yang tampil sebagai narasumber dalam kegiatan itu mengatakan, potret pelayanan kesehatan di sejumlah wilayah di Papua Tengah masih sangat memprihatinkan.

Kondisi itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya fasilitas kesehatan (faskes) masih kekurangan komoditas krusial seperti ahli gizi, dokter gigi, hingga terapis gigi.

“Dokter spesialis di Papua Tengah sangat minim. Untuk di Mimika saja baru ada dua dokter yang sedang menempuh pemantapan pendidikan spesialisasi,” ujar Kristianus.

Menurutnya, untuk menjawab krisis ketersediaan dokter spesialis, Pemprov Papua Tengah berencana melakukan pemerataan pelayanan kesehatan di delapan kabupaten yang ada di wilayah itu.

“Kebutuhan tenaga dokter dan tenaga kesehatan akan dihitung berdasarkan kebutuhan. Dengan demikian bisa diketahui di mana titik kekurangannya, dan pemerintah bisa mengambil kebijakan yang tepat,” jelasnya.

Kristianus mengatakan seluruh fasilitas kesehatan mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit harus memiliki data yang valid agar kebutuhan tenaga kesehatan dapat diketahui secara pasti dan distribusinya dilakukan secara merata.

Pemprov Papua Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas SDM kesehatan melalui program pendidikan dokter dan dokter spesialis yang digagas Gubernur Papua Tengah.

Tahun ini, Pemprov Papua Tengah menargetkan pembiayaan pendidikan bagi 35 tenaga medis yang terdiri dari 20 dokter umum dan dokter gigi, 10 dokter spesialis, serta lima dokter subspesialis.

“Ketika kebutuhan tenaga kesehatan sudah dihitung secara akurat, kita bisa mengetahui kekurangan di setiap fasilitas kesehatan dan mengusulkannya secara tepat sehingga pemerataan tenaga kesehatan dapat benar-benar terwujud,” ujar Kristianus.

Dalam laporan panitia kegiatan, disampaikan bahwa saat ini sudah saatnya tidak lagi memastikan jumlah Nakes di Faskes hanya asal tebak, tetapi harus berbasis validasi digital yang akurat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika kini mengintegrasikan seluruh basis data fasilitas kesehatan ke dalam aplikasi Rencana Kebutuhan Kementerian Kesehatan RI.

Sistem ini mengukur beban kerja riil di lapangan menggunakan metode standar nasional, yang nantinya akan menjadi landasan hukum dan kebijakan pengadaan serta distribusi SDM kesehatan ke depan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil 33 Minggu dari Sinak Menuju RSUD Mimika 

22 Agustus 2026
Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

22 Agustus 2026
Pasutri asal China Dideportasi dari Indonesia, Diduga Lakukan Pemburuan Hewan Dilindungi di Papua 

Pasutri asal China Dideportasi dari Indonesia, Diduga Lakukan Pemburuan Hewan Dilindungi di Papua 

22 Agustus 2026
60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

22 Agustus 2026
Kabupaten di Papua Tengah Wajib Usulkan 10 Program Prioritas untuk Program 2027

Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan: Pemprov Kerahkan Armada Gabungan, Kabut Asap Terlihat Nyata di Nabire

22 Agustus 2026
23 Bandara Tersebar di Papua Tengah: Terbanyak di Indonesia, Mozes Kilangin yang Terbesar

23 Bandara Tersebar di Papua Tengah: Terbanyak di Indonesia, Mozes Kilangin yang Terbesar

22 Agustus 2026

POPULER

  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    725 shares
    Bagikan 290 Tweet 181
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    608 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Kontraktor OAP Palang Kantor BPBJ Mimika, Desak Bupati Turun Tangan

    588 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pelarian Berakhir, Terduga Pelaku Pembunuhan di KM 10 Mimika Ditangkap Polisi di Makassar

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Polres Mimika Minta Bantuan Brimob

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Senyum Mama Papua dan Polwan Satgas ODC-2026 di Balik Ramainya Pasar Keyabi

Senyum Mama Papua dan Polwan Satgas ODC-2026 di Balik Ramainya Pasar Keyabi

Pemprov Papua dan BRIN Komitmen Pembangunan Bandar Antariksa di Biak Numflor

Pemprov Papua dan BRIN Komitmen Pembangunan Bandar Antariksa di Biak Numflor

Satgas Pasgat Amankan Tiga Teleskop Senapan di Kargo Bandara Sentani, Satu akan Diikirim ke Timika

Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin Penting Dilakukan, Pastikan Pasangan Siap Membangunan Keluarga

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id