ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Mimika Jadi Pilot Project Perhitungan Data Nakes, Tahun Ini Papua Tengah Target Biayai 10 Dokter Spesialis

"Ketika kebutuhan tenaga kesehatan sudah dihitung secara akurat, kita bisa mengetahui kekurangan di setiap fasilitas kesehatan dan mengusulkannya secara tepat sehingga pemerataan tenaga kesehatan dapat benar-benar terwujud".

18 Juni 2026
0
Mimika Jadi Pilot Project Perhitungan Data Nakes, Tahun Ini Papua Tengah Target Biayai 10 Dokter Spesialis

Dinkes Mimika lakukan pendampingan Perhitungan Rencana Pemenuhan Tenaga Kesehatan. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kabupaten Mimika, ditunjuk menjadi pilot project perhitungan data tenaga kesehatan (Nakes) untuk wilayah Provinsi Papua Tengah.

Penunjukan ini sebagai upaya strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dalam menjawab kesenjangan sebaran Nakes di wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan.

ADVERTISEMENT

Serta mendorong Pemprov Papua Tengah yang saat ini sedang melakukan perombokan total sistem perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga medis untuk mengatasi krisis dokter, dokter spesialis hingga tenaga penunjang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penunjukan Mimika sebagai pilot project perhitungan data Nakes ini ditetapkan dalam kegiatan Pendampingan Perhitungan Rencana Pemenuhan Tenaga Kesehatan yang berlangsung di Timika, Rabu 17 Juni 2026.

Baca Juga

Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

Kabid SDM Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Kristianus Tebai yang tampil sebagai narasumber dalam kegiatan itu mengatakan, potret pelayanan kesehatan di sejumlah wilayah di Papua Tengah masih sangat memprihatinkan.

Kondisi itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya fasilitas kesehatan (faskes) masih kekurangan komoditas krusial seperti ahli gizi, dokter gigi, hingga terapis gigi.

“Dokter spesialis di Papua Tengah sangat minim. Untuk di Mimika saja baru ada dua dokter yang sedang menempuh pemantapan pendidikan spesialisasi,” ujar Kristianus.

Menurutnya, untuk menjawab krisis ketersediaan dokter spesialis, Pemprov Papua Tengah berencana melakukan pemerataan pelayanan kesehatan di delapan kabupaten yang ada di wilayah itu.

“Kebutuhan tenaga dokter dan tenaga kesehatan akan dihitung berdasarkan kebutuhan. Dengan demikian bisa diketahui di mana titik kekurangannya, dan pemerintah bisa mengambil kebijakan yang tepat,” jelasnya.

Kristianus mengatakan seluruh fasilitas kesehatan mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit harus memiliki data yang valid agar kebutuhan tenaga kesehatan dapat diketahui secara pasti dan distribusinya dilakukan secara merata.

Pemprov Papua Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas SDM kesehatan melalui program pendidikan dokter dan dokter spesialis yang digagas Gubernur Papua Tengah.

Tahun ini, Pemprov Papua Tengah menargetkan pembiayaan pendidikan bagi 35 tenaga medis yang terdiri dari 20 dokter umum dan dokter gigi, 10 dokter spesialis, serta lima dokter subspesialis.

“Ketika kebutuhan tenaga kesehatan sudah dihitung secara akurat, kita bisa mengetahui kekurangan di setiap fasilitas kesehatan dan mengusulkannya secara tepat sehingga pemerataan tenaga kesehatan dapat benar-benar terwujud,” ujar Kristianus.

Dalam laporan panitia kegiatan, disampaikan bahwa saat ini sudah saatnya tidak lagi memastikan jumlah Nakes di Faskes hanya asal tebak, tetapi harus berbasis validasi digital yang akurat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika kini mengintegrasikan seluruh basis data fasilitas kesehatan ke dalam aplikasi Rencana Kebutuhan Kementerian Kesehatan RI.

Sistem ini mengukur beban kerja riil di lapangan menggunakan metode standar nasional, yang nantinya akan menjadi landasan hukum dan kebijakan pengadaan serta distribusi SDM kesehatan ke depan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

Komandan Operasi KKB Kodap XVI Yahukimo Dilaporkan Tewas Ditembak Aparat

18 Juni 2026
Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

Ananias Faot: Kadistrik Berwenang Awasi Dana Kampung, Jangan Habis untuk Bayar Utang

18 Juni 2026
Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

Kejari Mimika Setujui Penghentian Penuntutan Perkara Penganiayaan Melalui Keadilan Restoratif

18 Juni 2026
Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

Distrik Iwaka Perkuat Pengawasan Dana Kampung Lewat Sosialisasi Pengelolaan Anggaran

18 Juni 2026
Tangani Persoalan Papua, Yan Permenas Soroti Kinerja Kementerian HAM

Tangani Persoalan Papua, Yan Permenas Soroti Kinerja Kementerian HAM

18 Juni 2026
Satgas Pasgat Amankan Tiga Teleskop Senapan di Kargo Bandara Sentani, Satu akan Diikirim ke Timika

Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin Penting Dilakukan, Pastikan Pasangan Siap Membangunan Keluarga

18 Juni 2026

POPULER

  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    587 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Beasiswa YPMAK Antarkan Fitalia Tumuka Raih Gelar Sarjana Hukum dan Kejar Mimpi Global

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    610 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • PUPR Mimika Targetkan Lima Proyek Strategis Daerah Mulai Kontrak Awal Agustus, Berikut Daftarnya

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Senyum Mama Papua dan Polwan Satgas ODC-2026 di Balik Ramainya Pasar Keyabi

Senyum Mama Papua dan Polwan Satgas ODC-2026 di Balik Ramainya Pasar Keyabi

Pemprov Papua dan BRIN Komitmen Pembangunan Bandar Antariksa di Biak Numflor

Pemprov Papua dan BRIN Komitmen Pembangunan Bandar Antariksa di Biak Numflor

Satgas Pasgat Amankan Tiga Teleskop Senapan di Kargo Bandara Sentani, Satu akan Diikirim ke Timika

Pemeriksaan Kesehatan Calon Pengantin Penting Dilakukan, Pastikan Pasangan Siap Membangunan Keluarga

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id