TIMIKA, Koranpapua.id– Pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin sangat penting dilakukan, untuk memastikan pasangan tersebut dinyatakan siap membangun keluarga baru.
Melalui pemeriksaan kesehatan pranikah juga untuk memastikan pasangan dalam kondisi sehat serta mendeteksi penyakit menular atau kelainan genetik lebih awal.
Langkah ini juga untuk memastikan status kesehatan reproduksi yang aman, memungkinkan penangana medis sebelum terjadi kehamilan, mencegah penularan penyakit serta resiko cacat bawaan pada keturunan.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Godfried Maturbongs melalui Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Berbasis Gereja yang digelar di Timika, Rabu 17 Juni 2026.
Terkait dengan pentingnya pemeriksaan kesehatan itu, Dinkes Mimika mulai memperkuat kerja sama dengan lembaga gereja untuk mendorong pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin sebelum menikah
Menurut Neli, kerja sama Dinkes dan lembaga gereja, karena sebagian besar pasangan di Mimika menikah melalui gereja.
Karena itu, gereja memiliki peran strategis untuk membantu memastikan calon pengantin mendapatkan pemeriksaan kesehatan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
“Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan calon pengantin berbasis gereja selama ini belum berjalan maksimal, karena koordinasi antara sektor kesehatan dan gereja masih terbatas,” ujarnya.
Melalui pertemuan tersebut, Dinkes Mimika bersama Klasis GKI Mimika mulai menyusun mekanisme kerja sama agar pemeriksaan kesehatan menjadi bagian dari pembinaan pranikah.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika, Dr. Sisma HL, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan bukanlah beban tambahan bagi calon pengantin, melainkan langkah perlindungan untuk menyiapkan keluarga yang sehat.
“Pemeriksaan ini dilakukan agar calon pengantin benar-benar siap secara kesehatan sebelum membangun keluarga,” katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Dinkes dan gereja sangat penting karena kedua pihak memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendampingi pasangan menuju pernikahan.
Pertemuan ini juga menjadi langkah awal menuju penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna mendukung implementasi pemeriksaan kesehatan calon pengantin secara berkelanjutan di Kabupaten Mimika. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










