ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Upaya penyelamatan rumah ibadah tersebut menemui jalan buntu lantaran terkendala kondisi air laut yang sedang surut sehingga akses pengambilan air sangat terbatas.

29 Mei 2026
0
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran yang menghanguskan gedung Gereja Katolik Stasi Fransiskus di Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah (foto ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Peristiwa kebakaran yang menghanguskan gedung Gereja Katolik Stasi Fransiskus di Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diduga disebabkan oleh lilin yang lupa dipadamkan.

Pada insiden yang terjadi pada Rabu 27 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 WIT, mengakibatkan seluruh bangunan yang sebagian besar bermaterial kayu dan papan ludes terbakar hingga rata dengan tanah.

ADVERTISEMENT

Kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Tidak ada satu pun barang berharga di dalam gereja yang berhasil diselamatkan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Seluruh fasilitas penting penunjang ibadah umat Katolik hangus tak tersisa. Mulai dari meja altar, kursi jemaat, buku lagu rohani, buku doa, hingga berbagai perlengkapan liturgi suci hangus menjadi debu.

Baca Juga

Dinkes Mimika Klaim 50.171 Anak Ikut POPM Kecacingan, Capaian Masih Tertahan di 81 Persen, Apa Kendalanya?

Serapan APBD Mimika Naik 26 Persen, Pemkab Evaluasi Proyek Fisik yang Tertinggal

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Poumako, Iptu Fits Gerald Marselino Nanlohy, megatakan pihaknya telah mendapatkan informasi dari sejumlah saksi terkait peristiwa kebakaran itu.

Menurutnya, api diduga berasal dari lilin yang lupa dipadamkan sebelum pengurus dan jemaat meninggalkan gereja setelah melaksanakan ibadah.

“Sebelum kebakaran ada ibadah gereja memakai lilin. Setelah itu, seluruh jemaat dan pengurus gereja pulang dan lupa memadamkan lilin dan akhirnya meleleh sehingga terjadi kebakaran,” ujar Fits seperti dilansir, Jumat 29 Mei 2029.

Iptu Fits menegaskan, setelah mendalami peristiwa tersebut dan hasil penyelidikan sementara, kebakaran ini murni disebabkan oleh faktor kelalaian dan bukan karena unsur kesengajaan pihak tertentu.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, juga mengatakan hal yang sama terkait penyebab kebakaran tersebut.

Menurut Hempy, saksi mata di lapangan menyebutkan kepulan asap tebal mulai terlihat keluar dari dalam gereja sekitar pukul 18.58 WIT.

Kondisi cuaca yang gelap dan tiupan angin kencang membuat kobaran api cepat menyebar dan menyebar ke seluruh bangunan gereja.

Melihat kobaran api yang mulai membesar dari bagian atap dan dinding samping, saksi mata langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Warga pun berbondong-bondong datang membawa ember berisi air untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya secara manual.

Namun, upaya penyelamatan rumah ibadah tersebut menemui jalan buntu lantaran terkendala kondisi air laut yang sedang surut sehingga akses pengambilan air sangat terbatas.

Meski bangunan beserta isinya hangus tidak tersisa, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Mobil Damkar Dilempari dan Diusir Massa

Masyarakat yang merasa kecewa karena mobil Kebakaran (Damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika terlambat tiba di lokasi, sempat tersulut emosi sehingga melakukan aksi penghadangan dan pelemparan batu.

Jarak yang terlampau jauh antara pos pemadam dengan lokasi kebakaran mengakibatkan gedung gereja tidak sempat diselamatkan.

Kepala BPBD Mimika, Agustina Rehaded, membenarkan adanya insiden penghadangan tersebut yang menyebabkan salah satu unit mobil pemadam mengalami kerusakan.

“Kami terima laporan pukul 19.14 WIT dan langsungkerahkan tiga armada. Namun karena jaraknya cukup jauh jadi saat saat armada tiba, gerejanya sudah hangus,” ungkap Agustina.

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Serapan APBD Mimika Naik 26 Persen, Pemkab Evaluasi Proyek Fisik yang Tertinggal

Dinkes Mimika Klaim 50.171 Anak Ikut POPM Kecacingan, Capaian Masih Tertahan di 81 Persen, Apa Kendalanya?

13 Juli 2026
Serapan APBD Mimika Naik 26 Persen, Pemkab Evaluasi Proyek Fisik yang Tertinggal

Serapan APBD Mimika Naik 26 Persen, Pemkab Evaluasi Proyek Fisik yang Tertinggal

13 Juli 2026
Pemkab Mimika Siapkan Pembangunan 353 Rumah Layak Huni, Fisik Dimulai Usai Perencanaan Rampung

Pemkab Mimika Siapkan Pembangunan 353 Rumah Layak Huni, Fisik Dimulai Usai Perencanaan Rampung

13 Juli 2026
Dinkes Mimika Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kejar Target 95 Persen POPM Kecacingan untuk Cegah Stunting

Dinkes Mimika Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kejar Target 95 Persen POPM Kecacingan untuk Cegah Stunting

13 Juli 2026
Sertijab Tiga Pejabat Pemkab Mimika, Emanuel Kemong Ingatkan Dorong Penguatan Kinerja dan Inovasi

Sertijab Tiga Pejabat Pemkab Mimika, Emanuel Kemong Ingatkan Dorong Penguatan Kinerja dan Inovasi

13 Juli 2026
Percepat Eliminasi Kusta dan Penyakit Prioritas, Kadinkes Papua Selatan Siapkan Komitmen Lintas Sektor

Percepat Eliminasi Kusta dan Penyakit Prioritas, Kadinkes Papua Selatan Siapkan Komitmen Lintas Sektor

13 Juli 2026

POPULER

  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    686 shares
    Bagikan 274 Tweet 172
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Markas Kodal Drone TNI untuk Perkuat Operasi di Papua Berdudukan di Timika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • RDP DPRK Mimika Ungkap Persoalan Pelayanan RSUD, Direktur Beberkan Solusi Atasi Kepadatan Pasien

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id