ADVERTISEMENT
Selasa, September 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Kemiskinan di Papua Raya di Atas Rata-rata Nasional, Sepertiga Warga Papua Tengah Hidup Miskin

“Tidak semua wilayah mengalami perbaikan. Seperti Papua Tengah, angka kemiskinan relatif stagnan di angka 29,45 persen”.

13 April 2026
0
Kemiskinan di Papua Raya di Atas Rata-rata Nasional, Sepertiga Warga Papua Tengah Hidup Miskin

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Tingkat kemiskinan di enam provinsi di Papua Raya masih tinggi dan tercatat sebesar 8,25 persen.

Presentasi ini menunjukan tingkat kemiskinan di Papua Raya, berada di atas rata-rata nasional.

ADVERTISEMENT

Hal itu diungkapkan Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin 13 April 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, dari enam provinsi Papua Raya, hanya Provinsi Papua Pegunungan, Papua Barat dan Papua Barat Daya yang mengalami trend menurun.

Baca Juga

Posyandu TSM Karya Kencana Dipuji Aktif Jemput Bola Layani Warga

2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

“Kita melihat bahwa tingkat kemiskinan di seluruh Papua itu, itu di atas nasional. Ini bukan bagus, karena makin besar angkanya menunjukkan bahwa persentase masyarakat yang miskin besar,” ujar Tito.

Dikatakan, untuk Papua Pegunungan cenderung menurun, dari angka 32,97 persen 2024 ke 27,21 persen. “Ini membaik. Ada masyarakat yang berkurang kemiskinannya,” kata Tito.

Selain itu, Papua Barat dan Papua Barat Daya juga menunjukkan tren penurunan angka kemiskinan.

Di Papua Barat Daya, angka kemiskinan tercatat berada di kisaran 17,5 persen.

“Papua Barat juga trennya juga cenderung bagus, menurun. Artinya yang miskin berkurang di Papua Barat, yang warna oranye,” bebernya.

“Warna kuning kita melihat juga, Barat Daya itu juga cenderung menurun, yaitu 17,5 persen. Bagus, pada posisi 17,5 persen dari masyarakat yang ada itu kelompok miskin,” ungkap Tito.

Namun demikian, tidak semua wilayah mengalami perbaikan. Seperti Papua Tengah, angka kemiskinan relatif stagnan di angka 29,45 persen.

“Jadi hampir sepertiga masyarakat Papua Tengah itu adalah masuk kelompok miskin,” ucap dia.

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di Papua Selatan yang justru mengalami peningkatan angka kemiskinan dalam periode 2024 hingga 2025.

“Di Papua Selatan, kita melihat bahwa ada kecenderungan menaik malah warga yang miskin. Dari 17,44 persen ke angka 19,26 persen. Jadi malah naik 2 persen selama 2024–2025,” kata Tito.

Dia menegaskan, kondisi ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah, terutama bagi daerah yang mengalami stagnasi maupun kenaikan angka kemiskinan. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

Solidaritas untuk Flores, IPSU Papua Barat Daya Galang Rp20,2 Juta

1 September 2026
2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

Posyandu TSM Karya Kencana Dipuji Aktif Jemput Bola Layani Warga

1 September 2026
2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

1 September 2026
Realisasi Anggaran Mimika Baru 37 Persen, Bupati Rettob Ancam Pangkas Kegiatan OPD

Realisasi Anggaran Mimika Baru 37 Persen, Bupati Rettob Ancam Pangkas Kegiatan OPD

31 Agustus 2026
Dinilai Tim Kabupaten, Posyandu Anggrek Timika Jaya Unggulkan Pelayanan Kader

Dinilai Tim Kabupaten, Posyandu Anggrek Timika Jaya Unggulkan Pelayanan Kader

31 Agustus 2026
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Pembunuhan Tukang Ojek Inisial SK di Mimika

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Pembunuhan Tukang Ojek Inisial SK di Mimika

31 Agustus 2026

POPULER

  • Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Tindak Lanjuti Edaran Bupati, Dishub Mimika Tertibkan Truk Pengangkut Material

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Tanah Merah Baru, 75 Personel Dikerahkan

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Nakes Dievakuasi, Layanan Kesehatan Warga Jila Terancam Terganggu

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Papua Darurat Ganja: Aparat Gabungan Temukan 226 Batang Ganja Siap Panen

Papua Darurat Ganja: Aparat Gabungan Temukan 226 Batang Ganja Siap Panen

Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

Satpol PP Mimika Diingatkan Pelajari Secara Utuh Isi Perda Nomor 4 Tahun 2024 Sebelum Lakukan Penertiban

Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id