ADVERTISEMENT
Senin, April 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Kemiskinan di Papua Raya di Atas Rata-rata Nasional, Sepertiga Warga Papua Tengah Hidup Miskin

“Tidak semua wilayah mengalami perbaikan. Seperti Papua Tengah, angka kemiskinan relatif stagnan di angka 29,45 persen”.

13 April 2026
0
Kemiskinan di Papua Raya di Atas Rata-rata Nasional, Sepertiga Warga Papua Tengah Hidup Miskin

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Tingkat kemiskinan di enam provinsi di Papua Raya masih tinggi dan tercatat sebesar 8,25 persen.

Presentasi ini menunjukan tingkat kemiskinan di Papua Raya, berada di atas rata-rata nasional.

ADVERTISEMENT

Hal itu diungkapkan Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin 13 April 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, dari enam provinsi Papua Raya, hanya Provinsi Papua Pegunungan, Papua Barat dan Papua Barat Daya yang mengalami trend menurun.

Baca Juga

Potret Humanis: Yon Parako 466 Pasgat Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Perkampungan Heinekombe

Prof. Dr. Nico Syukur Dister OFM Meninggal Dunia, Imam Teolog yang 40 Tahun Bermisi di Tanah Papua

“Kita melihat bahwa tingkat kemiskinan di seluruh Papua itu, itu di atas nasional. Ini bukan bagus, karena makin besar angkanya menunjukkan bahwa persentase masyarakat yang miskin besar,” ujar Tito.

Dikatakan, untuk Papua Pegunungan cenderung menurun, dari angka 32,97 persen 2024 ke 27,21 persen. “Ini membaik. Ada masyarakat yang berkurang kemiskinannya,” kata Tito.

Selain itu, Papua Barat dan Papua Barat Daya juga menunjukkan tren penurunan angka kemiskinan.

Di Papua Barat Daya, angka kemiskinan tercatat berada di kisaran 17,5 persen.

“Papua Barat juga trennya juga cenderung bagus, menurun. Artinya yang miskin berkurang di Papua Barat, yang warna oranye,” bebernya.

“Warna kuning kita melihat juga, Barat Daya itu juga cenderung menurun, yaitu 17,5 persen. Bagus, pada posisi 17,5 persen dari masyarakat yang ada itu kelompok miskin,” ungkap Tito.

Namun demikian, tidak semua wilayah mengalami perbaikan. Seperti Papua Tengah, angka kemiskinan relatif stagnan di angka 29,45 persen.

“Jadi hampir sepertiga masyarakat Papua Tengah itu adalah masuk kelompok miskin,” ucap dia.

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di Papua Selatan yang justru mengalami peningkatan angka kemiskinan dalam periode 2024 hingga 2025.

“Di Papua Selatan, kita melihat bahwa ada kecenderungan menaik malah warga yang miskin. Dari 17,44 persen ke angka 19,26 persen. Jadi malah naik 2 persen selama 2024–2025,” kata Tito.

Dia menegaskan, kondisi ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah, terutama bagi daerah yang mengalami stagnasi maupun kenaikan angka kemiskinan. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kemiskinan di Papua Raya di Atas Rata-rata Nasional, Sepertiga Warga Papua Tengah Hidup Miskin

Kemiskinan di Papua Raya di Atas Rata-rata Nasional, Sepertiga Warga Papua Tengah Hidup Miskin

13 April 2026
Potret Humanis: Yon Parako 466 Pasgat Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Perkampungan Heinekombe

Potret Humanis: Yon Parako 466 Pasgat Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Perkampungan Heinekombe

13 April 2026
Prof. Dr. Nico Syukur Dister OFM Meninggal Dunia, Imam Teolog yang 40 Tahun Bermisi di Tanah Papua

Prof. Dr. Nico Syukur Dister OFM Meninggal Dunia, Imam Teolog yang 40 Tahun Bermisi di Tanah Papua

13 April 2026
Lindungi dan Berdayakan OAP, Dinas Satpol PP Mimika Sosialisasikan Perda UMKM

Lindungi dan Berdayakan OAP, Dinas Satpol PP Mimika Sosialisasikan Perda UMKM

13 April 2026
Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

13 April 2026
OPM Kodap III Bakar Rumah di Puncak, Warga Mengungsi

OPM Kodap III Bakar Rumah di Puncak, Warga Mengungsi

13 April 2026

POPULER

  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Proyek Perpustakaan di SMPN Jila Rp950 Juta Masuk Radar Kejari Mimika, Sejumlah Saksi Diperiksa

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DBH Freeport Turun Rp800 Miliar, Mimika Terancam Defisit Anggaran

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id