ADVERTISEMENT
Sabtu, Maret 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Jemput Program Nasional, 200 Kampung Nelayan Siap Dibangun di Papua Barat Daya

Seperti diketahui, program KNMP merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam membangun industri perikanan yang berpihak kepada rakyat.

7 Maret 2026
0
Jemput Program Nasional, 200 Kampung Nelayan Siap Dibangun di Papua Barat Daya

ilustrasi pembangunan 200 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) (foto:AI from Redaksi koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) saat ini sedang mempersiapkan lokasi serta status dan kepastian lahan untuk pembangunan 200 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah itu.

Terkait program itu, Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah bertemu dengan Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu.

ADVERTISEMENT

Seperti diketahui, program KNMP merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto dalam membangun industri perikanan yang berpihak kepada rakyat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Secara Nasional direncanakan pembangunan 1.000 kampung nelayan, dengan alokasi minimal 200 kampung untuk wilayah Papua. Program ini akan berlanjut hingga tahun 2028.

Baca Juga

Hasil Opini Publik: Pelayanan Pemerintah dan TNI-Polri di Provinsi PBD Masuk Kategori Kurang

Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi Mimika, Perkuat Sinergi dan Pastikan Program JKN Berjalan Optimal

Direktur Kepelabuhanan Perikanan KKP Dr. Ady Chandra, S.Pi., M.Si, mengapresiasi dukungan Gubernur, yang dinilai proaktif dalam membantu proses persiapan program tersebut.

Ady menegaskan, pihaknya tidak sekadar mengejar target jumlah pembangunan, melainkan memastikan kesiapan di lapangan.

Terutama terkait kepastian hukum dan status lahan, proses clearance, serta pemenuhan kriteria teknis. Dukungan pemerintah daerah, menurutnya, menjadi faktor kunci percepatan realisasi.

“Jika tahun ini banyak lokasi yang lahannya sudah clean and clear, memenuhi kriteria teknis serta mendapat dukungan Pemda, tentu akan segera kami usulkan untuk dibangun,” tegasnya.

Khusus di Raja Ampat, ia berharap kawasan tersebut dapat dikembangkan sebagai hub perikanan yang menjadi model pengembangan bagi titik-titik lainnya.

Dengan terpusatnya aktivitas perikanan, pemerintah akan lebih mudah melakukan pembinaan serta monitoring data hasil tangkapan nelayan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Absalom Solossa, S.Pi., MM, menyampaikan bahwa setiap lokasi KNMP akan didukung anggaran sekitar Rp20 miliar.

Anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembangunan tambatan perahu, pabrik es dan penyediaan coolbox, sentra kuliner, gudang beku, balai latihan, bantuan kapal dan mesin, bengkel nelayan, hingga SPBUN dengan pola sinergi swasta.

“Ini peluang emas bagi daerah. Syarat utamanya lahan harus clean, clear, dan free serta ada dukungan penuh Pemda dalam kepastian hukum. Jika itu terpenuhi, KKP siap membangun,” ujarnya, Jumat 6 Maret 2026. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hasil Opini Publik: Pelayanan Pemerintah dan TNI-Polri di Provinsi PBD Masuk Kategori Kurang

Hasil Opini Publik: Pelayanan Pemerintah dan TNI-Polri di Provinsi PBD Masuk Kategori Kurang

7 Maret 2026
Jemput Program Nasional, 200 Kampung Nelayan Siap Dibangun di Papua Barat Daya

Jemput Program Nasional, 200 Kampung Nelayan Siap Dibangun di Papua Barat Daya

7 Maret 2026
Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi Mimika, Perkuat Sinergi dan Pastikan Program JKN Berjalan Optimal

Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi Mimika, Perkuat Sinergi dan Pastikan Program JKN Berjalan Optimal

7 Maret 2026
Korpasgat Gagalkan Penyelundupan 609 Gram Ganja yang Disembunyikan dalam Tas Kartun Anak

Korpasgat Gagalkan Penyelundupan 609 Gram Ganja yang Disembunyikan dalam Tas Kartun Anak

7 Maret 2026
RS Waa Banti Menuju Akreditasi, Reynold Ubra: Ruang Bedah Beroperasi Juni 2026

Bangun Fasilitas Kesehatan di Pesisir dan Pegunungan, Dinkes Mimika Anggarkan Rp112 Miliar

7 Maret 2026
Di Tengah Keterbatasan: Satgas Yon Parako 466 Pasgat Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis di Distrik Manggelum

Di Tengah Keterbatasan: Satgas Yon Parako 466 Pasgat Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis di Distrik Manggelum

6 Maret 2026

POPULER

  • Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    717 shares
    Bagikan 287 Tweet 179
  • Tiga Personel Polres Mimika Terkena Panah

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Agustinus Tutupahar Resmi Dilantik sebagai Anggota PAW KPU Mimika Periode 2024-2029

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Awalnya Diduga Bunuh Diri, Polisi Temukan Kejanggalan pada Kasus Kematian Perempuan di Mimika

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Ini Kronologi Kontak Tembak di Tembagapura, Satu Pelaku Tewas, Enam Diamankan

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Isak Tangis Sambut Kepulangan Jenazah Korban Penembakan di Tembagapura

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Hasil Opini Publik: Pelayanan Pemerintah dan TNI-Polri di Provinsi PBD Masuk Kategori Kurang

Hasil Opini Publik: Pelayanan Pemerintah dan TNI-Polri di Provinsi PBD Masuk Kategori Kurang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id