ADVERTISEMENT
Selasa, April 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

YLBH Papua Tengah Kecam Dugaan Penembakan Brutal Tiga Warga Sipil di Gorong-Gorong-Timika

“YLBH Papua Tengah juga meminta tokoh emas berani terbuka dan menyampaikan ke publik, apa benar tokoh emas tidak ada uang atau ada sesuatu yang disembunyikan,” tegasnya.

25 Februari 2026
0
YLBH Papua Tengah Kecam Dugaan Penembakan Brutal Tiga Warga Sipil di Gorong-Gorong-Timika

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah, Yoseph Temorubun. (foto: Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Bentrok aparat keamanan dan warga sipil imbas dari penutupan toko emas di Gorong-Gorong-Jalan Ahmad Yani Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berbuntut panjang.

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah, merilis bahwa dalam peristiwa bentrok yang terjadi pada Senin 23 Februari 2026 malam, telah mengakibatkan tiga warga sipil terluka, yang diduga akibat penembakan.

ADVERTISEMENT

Dalam keterangannya, Yoseph Temorubun, Ketua YLBH Papua Tengah, mengatakan tiga korban penembakan tersebut, saat ini sedang menjalani operasi di RSUD Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mereka atas nama Antonia Theresia Matakohi, Goffrin Waramori dan Deky Gobay.

Baca Juga

Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

“Kami YLBH Papua Tengah mengecam penggunaan kekuatan berlebihan oleh Polres Mimika berupa pengejaran dan penembakan secara tidak profesional dalam aksi massa malam itu,” ujar Yoseph.

Terkait dengan peristiwa ini, YLBH Papua Tengah menyarankan kepada keluarga korban untuk mengambil langkah hukum, dengan melaporkan kasus penembakan tersebut ke Polres Mimika.

“Keluarga sebaiknya laporkan ke Propam Polres Mimika, jika memang mengalami kendala YLBH Papua Tengah siap mendampingi keluarga korban penembakan,” kata Yoseph.

Ia juga meminta kepada pemilik toko emas untuk menyampaikan secara terbuka bahwa usahanya saat ini kehabisan modal untuk membeli emas hasil dulangan warga.

“YLBH Papua Tengah juga meminta tokoh emas berani terbuka dan menyampaikan ke publik, apa benar tokoh emas tidak ada uang atau ada sesuatu yang disembunyikan,” tegasnya.

Dikatakan, berdasarkan analisasi selama ini pemilik toko emas tidak pernah menyampaikan kepada publik bahwa telah kehabisan dana untuk pembelian emas.

“Tetapi kenapa tiba-tiba menutupi tokoh emas dengan alasan yang tidak masuk akal. Padahal salah satu pertumbuhan ekonomi di Mimika bersumber dari pendulangan tradisional,” tandasnya.

Untuk memastikan agar kedepan toko emas tidak lagi menutup usahanya dengan alasan yang tidak jelas, YLBH Papua Tengah meminta dibentuk tim independent untuk mengusut tuntas kasus tersebut. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyunan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

14 April 2026
MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

MRP Merasa Tidak Dilibatkan Pemerintah dalam Pengambilan Kebijakan Strategis Daerah

14 April 2026
Pemilik Ladang Ganja di Hutan Pegunungan Bintang Diduga Pemain Lama

Pemilik Ladang Ganja di Hutan Pegunungan Bintang Diduga Pemain Lama

14 April 2026
Polisi di Timika Kembali Ringkus Dua Pelaku Curanmor, Motor Curian Berhasil Diamankan

Polisi di Timika Kembali Ringkus Dua Pelaku Curanmor, Motor Curian Berhasil Diamankan

14 April 2026
Kombes Gatot: Polisi Telah Bentuk Tim Tangani Dua Kasus Pembunuhan di Timika

Kombes Gatot: Polisi Telah Bentuk Tim Tangani Dua Kasus Pembunuhan di Timika

14 April 2026
Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

14 April 2026

POPULER

  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • DBH Freeport Turun Rp800 Miliar, Mimika Terancam Defisit Anggaran

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Pemkab Mimika Hibah Mobil dan Rumah Senilai Rp1,5 Miliar Lebih ke Kejari Mimika

Pemkab Mimika Hibah Mobil dan Rumah Senilai Rp1,5 Miliar Lebih ke Kejari Mimika

Kabupaten Mimika Miliki 19 SPPG, Terbanyak di Papua Tengah, Berikut Lokasinya

Ikan Tuna Papua Tembus Pasar Amerika Serikat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id