ADVERTISEMENT
Kamis, April 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

IPMANAPANDODE Yogyakarta Desak Usut Tuntas Peristiwa Kapiraya, Layangkan Delapan Pernyataan Sikap

Hentikan dan tolak seluruh agenda pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) di Tanah Papua, termasuk enam provinsi hasil pemekaran, karena hanya memperluas konflik.

1 Desember 2025
0
IPMANAPANDODE Yogyakarta Desak Usut Tuntas Peristiwa Kapiraya, Layangkan Delapan Pernyataan Sikap

Ikatan Pelajar Mahasiswa Nabire Paniai Dogiyai Deiyai (IPMANAPANDODE) kota Studi Yogyakarta (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Sengketa batas wilayah yang berbuntut konflik antarwarga hingga jatuhnya korban jiwa dan luka-luka di Kampung Mogodagi, perbatasan Mimika-Deiyai, Papua Tengah, hingga kini belum ada penyelesaiannya.

Terkait peristiwa yang juga mengakibatkan sejumlah rumah warga terbakar, Ikatan Pelajar Mahasiswa Nabire Paniai Dogiyai Deiyai (IPMANAPANDODE) kota Studi Yogyakarta mendesak agar peristiwa tersebut diusut tuntas.

ADVERTISEMENT

Ikut menyuarakan desakan tersebut Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Para pelajar dan mahasiswa menilai, jika persoalan itu tidak diusut tuntas, dikuatirkan akan berbuntut panjang dan sulit diselesaikan.

Baca Juga

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Dalam keterangan yang disampaikan pelajar dan mahasiswa, Sabtu 29 November 2025 sebagaimana dilansir Senin 1 Desember 2025, mereka menyatakan sangat prihatin dengan situasi terakhir yang terjadi di wilayah itu.

Menurut mereka penyerangan yang dilakukan ratusan warga di Mogodagi, Kapiraya, Senin 24 November 2025 mengakibatkan satu tewas dan lainnya luka-luka.

Beberapa korban luka-luka masih di sekitar lokasi kejadian lantaran tidak tersedia transportasi, termasuk rumah-rumah warga dibakar.

Sejumlah fasilitas umum yang dibangun pemerintah juga tidak luput dari aksi pembakaran dalam kejadian itu.

Menyikapi peristiwa tersebut, IPMANAPANDODE melayangkan delapan pernyataan sikap:

Satu: Hentikan konflik antarmasyarakat suku Mee, Kamoro, dan Kei di Distrik Kapiraya.

Dua: Segera memproses pemilik perusahaan ilegal, PT Zoomlion Indonesia Heavy Industry yang diduga kuat menjadi pemicu konflik antara suku Mee dan Kamoro di wilayah Kapiraya.

Tiga: Segera tarik seluruh pasukan gabungan TNI-Polri yang diberangkatkan ke Kapiraya, karena keberadaan aparat bersenjata justru berpotensi memperluas ketegangan dan memperburuk situasi.

Empat: Pemerintah Kabupaten Deiyai, Dogiyai, dan Mimika segera bertanggungjawab menyelesaikan konflik antara masyarakat Mee dan Kamoro.

Dan segera mengambil langkah-langkah nyata untuk meredam potensi kekerasan lanjutan pascakejadian Senin 22 November 20025.

Lima: Pemerintah wajib mengusut, mengungkap, dan memastikan keadilan atas kasus pembunuhan terhadap Pendeta Neles Peuki.

Enam: Pemerintah wajib memfasilitasi masyarakat adat untuk menetapkan dan mengesahkan tapal batas wilayah adat dan tapal batas administrasi pemerintahan secara definitif agar mencegah konflik horizontal berulang terjadi di masa mendatang.

Tujuh: Segera batalkan semua pos militer di Kapiraya, khususnya di kampung Wakiya dan Mogodagi, karena penempatan aparat bersenjata di wilayah sipil memperbesar risiko kekerasan terhadap masyarakat sipil setempat.

Delapan: Hentikan dan tolak seluruh agenda pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) di Tanah Papua, termasuk enam provinsi hasil pemekaran, karena hanya memperluas konflik, memperkuat kontrol militer, dan tidak membawa manfaat bagi masyarakat adat Papua.

“Seruan kami ini kami sampaikan sebagai bentuk keprihatinan, solidaritas, dan komitmen kami terhadap keselamatan masyarakat sipil serta penyelesaian konflik secara bermartabat,” demikian isi pernyataan sikap. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

29 April 2026
Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

29 April 2026
Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

29 April 2026
Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

29 April 2026
TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

29 April 2026
Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

29 April 2026

POPULER

  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Perbatasan Mimika-Deiyai Dalam Pengamanan Ketat Brimob Batalyon B Pelopor dan Polres Mimika

Perbatasan Mimika-Deiyai Dalam Pengamanan Ketat Brimob Batalyon B Pelopor dan Polres Mimika

Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Mile 31 Mimika

Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Mile 31 Mimika

Timika Berpesta! Harmony Award 2025 Disambut Konvoi Besar, Bupati Rettob: Kemenangan Bersama

Timika Berpesta! Harmony Award 2025 Disambut Konvoi Besar, Bupati Rettob: Kemenangan Bersama

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id