ADVERTISEMENT
Selasa, Desember 9, 2025
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

IPMANAPANDODE Yogyakarta Desak Usut Tuntas Peristiwa Kapiraya, Layangkan Delapan Pernyataan Sikap

Hentikan dan tolak seluruh agenda pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) di Tanah Papua, termasuk enam provinsi hasil pemekaran, karena hanya memperluas konflik.

1 Desember 2025
0
IPMANAPANDODE Yogyakarta Desak Usut Tuntas Peristiwa Kapiraya, Layangkan Delapan Pernyataan Sikap

Ikatan Pelajar Mahasiswa Nabire Paniai Dogiyai Deiyai (IPMANAPANDODE) kota Studi Yogyakarta (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Sengketa batas wilayah yang berbuntut konflik antarwarga hingga jatuhnya korban jiwa dan luka-luka di Kampung Mogodagi, perbatasan Mimika-Deiyai, Papua Tengah, hingga kini belum ada penyelesaiannya.

Terkait peristiwa yang juga mengakibatkan sejumlah rumah warga terbakar, Ikatan Pelajar Mahasiswa Nabire Paniai Dogiyai Deiyai (IPMANAPANDODE) kota Studi Yogyakarta mendesak agar peristiwa tersebut diusut tuntas.

ADVERTISEMENT

Ikut menyuarakan desakan tersebut Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Para pelajar dan mahasiswa menilai, jika persoalan itu tidak diusut tuntas, dikuatirkan akan berbuntut panjang dan sulit diselesaikan.

Baca Juga

Dari Benang ke Harapan: Perjalanan Inspiratif Mama Paustina Menjaga Budaya Papua

Pendapatan BLUD Puskesmas Tembus Rp14 Miliar, Reynold Ubra: Dinkes Mimika Perkuat Tata Kelola dan Audit

Dalam keterangan yang disampaikan pelajar dan mahasiswa, Sabtu 29 November 2025 sebagaimana dilansir Senin 1 Desember 2025, mereka menyatakan sangat prihatin dengan situasi terakhir yang terjadi di wilayah itu.

Menurut mereka penyerangan yang dilakukan ratusan warga di Mogodagi, Kapiraya, Senin 24 November 2025 mengakibatkan satu tewas dan lainnya luka-luka.

Beberapa korban luka-luka masih di sekitar lokasi kejadian lantaran tidak tersedia transportasi, termasuk rumah-rumah warga dibakar.

Sejumlah fasilitas umum yang dibangun pemerintah juga tidak luput dari aksi pembakaran dalam kejadian itu.

Menyikapi peristiwa tersebut, IPMANAPANDODE melayangkan delapan pernyataan sikap:

Satu: Hentikan konflik antarmasyarakat suku Mee, Kamoro, dan Kei di Distrik Kapiraya.

Dua: Segera memproses pemilik perusahaan ilegal, PT Zoomlion Indonesia Heavy Industry yang diduga kuat menjadi pemicu konflik antara suku Mee dan Kamoro di wilayah Kapiraya.

Tiga: Segera tarik seluruh pasukan gabungan TNI-Polri yang diberangkatkan ke Kapiraya, karena keberadaan aparat bersenjata justru berpotensi memperluas ketegangan dan memperburuk situasi.

Empat: Pemerintah Kabupaten Deiyai, Dogiyai, dan Mimika segera bertanggungjawab menyelesaikan konflik antara masyarakat Mee dan Kamoro.

Dan segera mengambil langkah-langkah nyata untuk meredam potensi kekerasan lanjutan pascakejadian Senin 22 November 20025.

Lima: Pemerintah wajib mengusut, mengungkap, dan memastikan keadilan atas kasus pembunuhan terhadap Pendeta Neles Peuki.

Enam: Pemerintah wajib memfasilitasi masyarakat adat untuk menetapkan dan mengesahkan tapal batas wilayah adat dan tapal batas administrasi pemerintahan secara definitif agar mencegah konflik horizontal berulang terjadi di masa mendatang.

Tujuh: Segera batalkan semua pos militer di Kapiraya, khususnya di kampung Wakiya dan Mogodagi, karena penempatan aparat bersenjata di wilayah sipil memperbesar risiko kekerasan terhadap masyarakat sipil setempat.

Delapan: Hentikan dan tolak seluruh agenda pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) di Tanah Papua, termasuk enam provinsi hasil pemekaran, karena hanya memperluas konflik, memperkuat kontrol militer, dan tidak membawa manfaat bagi masyarakat adat Papua.

“Seruan kami ini kami sampaikan sebagai bentuk keprihatinan, solidaritas, dan komitmen kami terhadap keselamatan masyarakat sipil serta penyelesaian konflik secara bermartabat,” demikian isi pernyataan sikap. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

WVI Bekerjasama Freeport dan Dinkes Mimika Gelar Diseminasi Hasil Penilaian Strata Kader Kesehatan, 27 Kader Dinyatakan Lulus

Dari Benang ke Harapan: Perjalanan Inspiratif Mama Paustina Menjaga Budaya Papua

9 Desember 2025
WVI Bekerjasama Freeport dan Dinkes Mimika Gelar Diseminasi Hasil Penilaian Strata Kader Kesehatan, 27 Kader Dinyatakan Lulus

Pendapatan BLUD Puskesmas Tembus Rp14 Miliar, Reynold Ubra: Dinkes Mimika Perkuat Tata Kelola dan Audit

9 Desember 2025
WVI Bekerjasama Freeport dan Dinkes Mimika Gelar Diseminasi Hasil Penilaian Strata Kader Kesehatan, 27 Kader Dinyatakan Lulus

Polisi Ringkus Pemuda Pembawa Sabu di Jalan Ahmad Yani Timika

9 Desember 2025
WVI Bekerjasama Freeport dan Dinkes Mimika Gelar Diseminasi Hasil Penilaian Strata Kader Kesehatan, 27 Kader Dinyatakan Lulus

Kronologi Tragis di SP12: Ariani Tabuni Terjatuh dari Motor dan Tewas Terlindas Mobil

9 Desember 2025
WVI Bekerjasama Freeport dan Dinkes Mimika Gelar Diseminasi Hasil Penilaian Strata Kader Kesehatan, 27 Kader Dinyatakan Lulus

WVI Bekerjasama Freeport dan Dinkes Mimika Gelar Diseminasi Hasil Penilaian Strata Kader Kesehatan, 27 Kader Dinyatakan Lulus

9 Desember 2025
Wamendagri Ribka Haluk Dinobatkan sebagai Tokoh Percepatan Pembangunan Papua

Wamendagri Ribka Haluk Dinobatkan sebagai Tokoh Percepatan Pembangunan Papua

9 Desember 2025

POPULER

  • Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    2184 shares
    Bagikan 874 Tweet 546
  • Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

    823 shares
    Bagikan 329 Tweet 206
  • Lemasko Desak Pemkab Mimika Tunda Proses Pembentukan LMA, Gery: Seharusnya melibatkan Struktur Adat Asli Kamoro

    717 shares
    Bagikan 287 Tweet 179
  • Unggul 24 Suara, Musyawarah Adat Kamoro Tetapkan Yohanes Yance Boyau sebagai Ketua LMHA Periode 2025–2030

    607 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Jejak Sadis Terulang, Identitas Korban Pembunuhan di Jalan Irigasi Mimika Terungkap

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Warning! ASN di Papua Tengah Ketahuan Kawin Lebih dari Satu Diganjar Sanksi Berat

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Kabar Malam Ini dari Kwamki Narama, Dua Korban Bentrok Meninggal Dunia

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
Next Post
Perbatasan Mimika-Deiyai Dalam Pengamanan Ketat Brimob Batalyon B Pelopor dan Polres Mimika

Perbatasan Mimika-Deiyai Dalam Pengamanan Ketat Brimob Batalyon B Pelopor dan Polres Mimika

Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Mile 31 Mimika

Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Mile 31 Mimika

Timika Berpesta! Harmony Award 2025 Disambut Konvoi Besar, Bupati Rettob: Kemenangan Bersama

Timika Berpesta! Harmony Award 2025 Disambut Konvoi Besar, Bupati Rettob: Kemenangan Bersama

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id