ADVERTISEMENT
Kamis, Agustus 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kapolda: Mimika Sudah Menjadi Kota, Tradisi Balas Dendam Harus Dirubah, Polisi Bongkar Tenda di Kwamki Narama

Berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak-pihak terkait, termasuk MRP, DPR Provinsi, dan Pemda Puncak, disepakati bahwa dua Waimum dari masing-masing kelompok yang berkonflik harus diamankan.

16 November 2025
0
Kapolda: Mimika Sudah Menjadi Kota, Tradisi Balas Dendam Harus Dirubah, Polisi Bongkar Tenda di Kwamki Narama

Personel gabungan Polres Mimika dan Satbrimob Polda Papua saat musnahkan seng dan tripleks yang dipakai sebagai tameng di bagian belakang Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Upaya mendamaikan konflik dua kelompok warga di Distrik Kwamki Lama, Kabupaten Mimika, yang langsung dihadiri Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, Kamis 13 November 2025, sepertinya masih menemui jalan buntu.

Salah satu kelompok masih bertahan untuk tetap melakukan ‘perang’ sampai ada jatuh korban dari kelompok lawan sehingga skor menjadi 1:1.

ADVERTISEMENT

Upaya persuasif yang dilakukan kepolisian bersama MRP Papua Tengah dan DPR Papua Tengah serta Pemkab Puncak, seharusnya menjadi langkah tepat untuk mendamaikan kedua kelompok tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun karena masih adanya upaya balas dendam yang akan dilakukan salah satu kelompok, maka kepolisian terpaksa melakukan langkah tegas untuk menghentikan konflik yang sudah berlangsung sebulan lebih.

Baca Juga

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Gelar Gerakan Pangan Murah

Dinkes Mimika Edukasi GERMAS dan PHBS, Posyandu Layani Ibu dan Balita di Inauga

“Tradisi balas dendam yang masih dilestarikan oleh beberapa kelompok masyarakat harus mulai diubah,” tegas Brigjen Pol. Alfred Papare ketika memimpin apel gabungan personel Polres Mimika dan Brimob Yon B Mimika, Sabtu 15 November 2025.

Pada apel yang berlangsung di lapangan upacara Mapolres Mimika-Mile 32, Kapolda mengingatkan personel polisi untuk mengantisipasi terkait situasi Kamtibmas dan langkah antisipasi konflik di wilayah hukum Polres Mimika

Hal ini penting dilakukan mengingat Mimika telah berkembang menjadi kawasan perkotaan yang harus mengedepankan penyelesaian konflik secara damai dan beradab.

Kapolda juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak-pihak terkait, termasuk MRP, DPR Provinsi, dan Pemda Puncak, disepakati bahwa dua Waimum dari masing-masing kelompok yang berkonflik harus diamankan.

Penangkapan dua Waimun bertujuan untuk mencegah adanya instruksi lanjutan yang dapat memperluas konflik tersebut.

“Penangkapan dua Waimum ini menjadi tugas kita. Dengan kekuatan penuh, kita akan lakukan pembersihan dan pembongkaran tenda-tenda pasukan perang,” tegas Alfred.

Beliau juga menekankan agar seluruh personel tetap melaksanakan tugas secara humanis dan tidak arogan.

Setiap dokumentasi kegiatan harus diperhatikan dengan baik, serta menghindari tindakan kekerasan yang tidak perlu saat penangkapan untuk mencegah dampak negatif bagi institusi.

Polisi Musnahkan Tenda dan Sita Senjata Tajam

Setelah mendapatkan instruksi dari Kapolda, Personel gabungan Polres Mimika dan Satbrimob Polda Papua, langsung menuju Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama yang menjadi pusat pertikaian.

Polisi kemudian melakukan penyisiran dan berhasil memusnahkan tameng berupa seng dan tripleks yang digunakan dalam konflik tersebut.

Dalam operasi tersebut, polisi juga menyita berbagai senjata tajam seperti anak panah, kampak, parang, dan pisau.

Selain menyita senjata tajam, polisi juga membongkar dan membakar rangka tenda yang selama ini digunakan sebagai tempat beristirahat.

Langkah pemusnahan dilakukan untuk mencegah berlanjutnya konflik yang telah lama mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika.

Ketika dilakukan operasi penyisiran di lokasi konflik, dua kelompok warga yang selama ini bertikai langsung melarikan diri.

Untuk mengantisipasi terjadinya konflik lanjutan, polisi disiagakan pada beberapa titik di lokasi itu. (Redaksi)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Gelar Gerakan Pangan Murah

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Gelar Gerakan Pangan Murah

5 Agustus 2026
Dinkes Mimika Edukasi GERMAS dan PHBS, Posyandu Layani Ibu dan Balita di Inauga

Dinkes Mimika Edukasi GERMAS dan PHBS, Posyandu Layani Ibu dan Balita di Inauga

5 Agustus 2026
Kapolres Jayapura Turun Langsung Tangani Ratusan Korban Usai Konsumsi MBG

Kapolres Jayapura Turun Langsung Tangani Ratusan Korban Usai Konsumsi MBG

5 Agustus 2026
19 Finalis Adu Inovasi di Mimika Innovation Week 2026, BRIDA Bidik Solusi Nyata untuk Masyarakat Masyarakat

19 Finalis Adu Inovasi di Mimika Innovation Week 2026, BRIDA Bidik Solusi Nyata untuk Masyarakat Masyarakat

5 Agustus 2026
Satgas Pasgat Gelar Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga di Sugapa Intan Jaya

Satgas Pasgat Gelar Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga di Sugapa Intan Jaya

5 Agustus 2026
Edaran Bupati Terbit, Truk Pengangkut Material Tanpa Terpal Masih Bebas Melintas di Timika

Edaran Bupati Terbit, Truk Pengangkut Material Tanpa Terpal Masih Bebas Melintas di Timika

5 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    657 shares
    Bagikan 263 Tweet 164
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • 12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Taruna Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Penyebabnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Sorakan Penonton Pecahkan Suasana, Turnamen Badminton HKN 2025 di Mimika Berlangsung Meriah, Libatkan 11 Organisasi Profesi

Sorakan Penonton Pecahkan Suasana, Turnamen Badminton HKN 2025 di Mimika Berlangsung Meriah, Libatkan 11 Organisasi Profesi

Suami Merantau ke Papua, Mama Muda Nekat Jual Tiga Anaknya Seharga Rp300 Ribu

Suami Merantau ke Papua, Mama Muda Nekat Jual Tiga Anaknya Seharga Rp300 Ribu

TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Minta Diplomat dan Organisasi Sipil Lakukan Lobi ke PBB

TPNPB Kodap XV Ngalum Kupel Minta Diplomat dan Organisasi Sipil Lakukan Lobi ke PBB

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id