TIMIKA, Koranpapua.id– Sebanyak 19 finalis Mimika Innovation Week (MIW) 2026 mulai mempresentasikan gagasan inovatif mereka untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Mimika.
Tahap presentasi MIW 2026 berlangsung selama tiga hari, 5–7 Agustus 2026, di Ruang Rapat Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika.
Para finalis berasal dari perangkat daerah, puskesmas, sekolah, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BRIDA Kabupaten Mimika, Darius Sabon Rain, mengatakan ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari upaya membangun budaya inovasi di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.
“Melalui Mimika Innovation Week, kami ingin membangun ekosistem inovasi yang kuat di Kabupaten Mimika. Inovasi tidak boleh berhenti sebagai dokumen atau hanya untuk memenangkan kompetisi, tetapi harus mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Darius.
Ia menjelaskan, setiap inovasi dinilai berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari kebaruan ide, manfaat bagi masyarakat, dampak terhadap pelayanan publik, keberlanjutan program, peluang diterapkan di tempat lain, hingga kolaborasi dalam pelaksanaannya.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang melibatkan perwakilan kementerian, akademisi, serta Pemerintah Kabupaten Mimika.
Mereka di antaranya berasal dari Kementerian PANRB, Kementerian Dalam Negeri, Setda Mimika, dan Institut Jambatan Bulan Timika.
Menurut Darius, tingginya keterlibatan berbagai sektor menunjukkan semangat inovasi di Mimika terus berkembang. Ia berharap inovasi yang lahir dari MIW 2026 dapat diterapkan secara berkelanjutan dan menjadi contoh praktik terbaik dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Semangat berinovasi ini menjadi modal penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, mudah diakses, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Presentasi MIW 2026 dibagi dalam tiga kategori. Pada 5 Agustus menampilkan inovasi dari perangkat daerah, puskesmas, dan organisasi kemasyarakatan.
Selanjutnya 6 Agustus untuk kategori sekolah, instansi vertikal, dan BUMD, sementara 7 Agustus menjadi giliran kategori pelayanan publik lainnya.
Melalui tema “Inovasi Melaju, Mimika Maju”, BRIDA berharap ajang tersebut dapat melahirkan berbagai inovasi unggulan yang memperkuat pembangunan daerah serta meningkatkan daya saing Kabupaten Mimika. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru










